Teks Editorial dan Contohnya

Posted on

Rollingstone.co.id – Saat membuka surat kabar atau portal berita pasti muncul kolom khusus yang memuat teks editorial. Teks ini juga dikenal sebagai teks opini. Bentuk teks ini sedikit berbeda dari kebanyakan berita yang dimuat. Teks opini tidak harus ditulis berdasarkan berita terhangat atau terbaru tetapi berdasarkan pendalaman penulis.

Menulis teks editorial adalah gaya menulis yang sedikit sulit untuk dijelaskan karena biasanya isinya merupakan campuran fakta dan pendapat yang unik. Melihat contoh teks editorial adalah salah satu cara yang paling bermanfaat untuk mempelajari seperti apa bentuknya. Untuk penjelasan lebih detail mengenai teks ini simak lanjutan ulasan di bawah ini.

Pengertian Teks Editorial

Pengertian-Teks-Editorial

Teks editorial adalah artikel yang menyajikan opini surat kabar atau artikel online tentang suatu masalah. Isi dari teks editorial biasanya mencerminkan suara mayoritas pemilik surat kabar yang terdiri dari editor dan manajer bisnis dan juga penulis itu sendiri. Penulis teks editorial mengembangkan pendapat atau argumen serta mencoba mempengaruhi masyarakat agar sepaham dengan argumen yang telah ditulis dalam surat kabar atau artikel online.

Teks editorial ditulis untuk memengaruhi opini masyarakat luas, mempengaruhi masyarakat untuk melakukan tindakan tertentu seperti protes kepada pemerintah, serta menyebarluaskan pendapat oposisi atau kritik. Intinya, teks editorial adalah bentuk ungkapan pendapat seseorang atau kelompok dalam menanggapi suatu kasus. Subjek teks editorial umumnya menyangkut masalah yang terjadi saat ini.

Tidak seperti bagian lain dari publikasi berita, teks editorial dimaksudkan untuk menjadi bias, agak berwawasan luas, dan sering kali mencakup teknik menulis yang persuasif. Penerbit memanfaatkan bagian teks editorial publikasi mereka sebagai forum untuk mengekspresikan pandangan mereka dan mencoba untuk mempengaruhi pendapat pembaca.

Halaman teks editorial modern telah mengembangkan tekniknya sendiri. Biasanya topik-topiknya berhubungan dengan ilmu-ilmu sosial yang didasarkan pada laporan survei, analisis keuangan publik, dan bahan referensi. Dengan berbekal sumber-sumber relevan, penulis memberikan analisis yang cerdas dan komprehensif untuk menanggapi situasi permasalahan.

Pengertian Teks Editorial Menurut Para Ahli

Pengertian-Teks-Editorial-Menurut-Para-Ahli

Teks editorial yang baik selalu menarik. Isinya penuh dengan kehidupan dan menarik perhatian masyarakat. Artikel atau teks editorial terkemuka biasanya dianggap memprovokasi dan bukan menjadi opini biasa. Isi artikel harus independen dan penuh inspirasi untuk semua pembaca. Bahkan, teks editorial yang baik adalah artikel yang menumbuhkan minat baca.

Teks editorial sudah ada sejak beberapa waktu yang lalu dan fungsinya semakin berkembang hingga kini. Agar semakin memahami apa itu teks editorial, berikut beberapa pendapat para ahli mengenai teks ini:

  • Penulis Jurnalisme Modern Carl Miller

Teks editorial adalah esai yang ditulis dalam beberapa masalah mendesak yang tujuannya adalah untuk membawa kesesuaian antara pendapat pembaca dan pendapat editor.

  • Menurut G.M. Naqqash

Teks editorial bukan hanya esai tentang beberapa masalah penting dengan beberapa baris kritik atau komentar di akhir. Artikel atau teks editorial yang baik adalah esai analitis yang dibangun dengan hati-hati di mana penulis menjelaskan dan menafsirkan suatu peristiwa atau masalah publik.

  • Definisi ortodoks lama yang telah disepakati oleh para ahli

Teks editorial adalah teks yang berisi komentar oleh surat kabar tentang isu-isu nasional dan internasional terkini yang diterbitkan di bawah pimpinan surat kabar atau majalah.

  • Menurut Max Learner

Teks editorial adalah komentar pada tren yang merupakan inti dari kejadian sehari-hari.

Fungsi Teks Editorial

Fungsi-Teks-Editorial

Teks editorial atau opini memiliki beberapa fungsi. Fungsi-fungsi ini bisa dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi-informasi yang dibutuhkan masyarakat. Beberapa fungsi teks editorial adalah:

  • Mengajak masyarakat atau pembaca untuk mengikuti pendapat atau argumen penulis.
  • Mengajak masyakarat untuk melihat suatu permasalahan dari sisi yang berbeda.
  • Memberikan informasi yang tidak banyak dipublikasikan lembaga pemerintah.
  • Teks ini juga bisa digunakan untuk menyuarakan isi hati atau pendapat seseorang atas suatu permasalahan atau kasus.
  • Bisa digunakan untuk menyebarkan informasi penting dan faktual terkait suatu masalah dengan penyampaian yang menarik dan lugas.

Tujuan Teks Editorial

Tujuan-Teks-Editorial

Teks editorial ditulis untuk menyampaikan pendapat atau opini kepada seseorang, lembaga, atau pemerintah agar pendapatnya didengarkan. Selain itu, teks editorial bisa membawa kembali kasus-kasus lama untuk dibahas. Kasus-kasus yang diangkat kembali adalah kasus-kasus yang masih belum menemukan titik temu penyelesaiannya.

Teks ini juga bisa membuka pandangan masyarakat mengenai suatu permasalahan agar bisa mengambil kesimpulan yang tepat. Penyebaran informasi jika hanya dari satu pihak saja kemungkinan besar akan timpang karena tidak seimbang. Untuk menyeimbangkan ketimpangan ini, biasanya penulis atau wartawan akan menulis opini di kolom surat kabar atau portal online.

Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

Kaidah kebahasaan merupakan hal yang perlu dipelajari saat menulis teks editorial. Beberapa kaidah kebahasaan untuk teks editorial selengkapnya ada di bawah ini:

  • Adverbia:  Adverbia merupakan kata yang merujuk pada pemberian keterangan terhadap kata yang lain. Adverbia yang digunakan pada teks editorial adalah adverbia frekuentatif atau kata keterangan. Kosa kata untuk adverbia frekuentatif meliputi: sebagian besar waktu, biasanya, jarang, kadang-kadang,  sering, selalu, dan masih banyak lagi.
  • Konjungsi: Ini bisa disebut dengan penghubung yang ada disebuah teks. Kata yang sering digunakan adalah dengan, serta, tetapi, namun, sedangkan.
  • Verba Material: verba ini merupakan verba yang merujuk untuk tindakan fisik seseorang atau keadaan tertentu. Contoh katanya adalah mengecek, meringankan, meyidang, meringkus, dan masih banyak lagi.
  • Verba Relasional:  Ini merupakan kata kerja yang tugasnya menghubungkan antara subjek dengan informasi lainnya.
  • Verba Mental: Ini merupakan kata yang mendefinisikan sudut pandang atau persepsi, afeksi, dan kognisi. Contohnya adalah melihat, merasakan, mendengar, mengerti, khawatir, dan masih banyak lagi.

Manfaat Teks Editorial

Manfaat-Teks-Editorial

Saat ini masyarakat bisa bebas menyampaikan opini mereka. Penyampaiannya bisa dilakukan secara langsung dan juga tertulis. Salah satu penyampaian tertulis adalah dengan menulis teks editorial atau opini. Beberapa manfaat teks ini adalah:

  • Bisa membuka pandangan baru untuk pemerintah, orang, atau lembaga yang bersangkutan.
  • Informasi yang tersebar melalui opini yang ditulis bisa memangkas dominasi propaganda yang disebar pemerintah.
  • Bisa menampung aspirasi masyarakat mengenai suatu hal yang terjadi di negara.
  • Bisa digunakan untuk mengkritik seseorang, lembaga, atau pemerintah dengan jalan yang legal. Teks editorial tidak ditulis berdasarkan emosi sesaat tetapi harus mencantumkan fakta di dalam artikel.

Ciri-Ciri Penulisan Teks Editorial

Ciri-Ciri-Penulisan-Teks-Editorial

Teks editorial memiliki beberapa karakteristik penulisan. Karateristiknya sedikit berbeda dengan jenis teks atau artikel yang lainnya. Karakteristik teks ini adalah sebagai berikut:

  • Pendahuluan, isi, dan kesimpulan seperti kisah berita lainnya.
  • Penjelasan obyektif tentang masalah tertentu, terutama masalah yang kompleks.
  • Sudut berita tepat waktu.
  • Pendapat bisa dari sudut pandang yang berseberangan yang menyangkal langsung masalah yang sama yang dialamatkan penulis.
  • Pendapat penulis disampaikan secara profesional. Teks editorial yang baik melibatkan masalah bukan kepribadian dan menahan diri dari panggilan nama atau taktik persuasi kecil lainnya.
  • Solusi alternatif untuk masalah atau masalah yang sedang dikritik. Siapa pun dapat mengeluh tentang suatu masalah. Tetapi teks editorial yang baik harus mengambil pendekatan proaktif untuk membuat situasi lebih baik dengan menggunakan kritik konstruktif dan memberikan solusi.
  • Kesimpulan yang solid dan ringkas yang kuat saat merangkum opini penulis. Beberapa penulis biasanya memberikan beberapa kesimpulan yang jitu.

4 Jenis Teks Editorial

Jenis-Teks-Editorial

Teks editorial memiliki empat jenis teks bacaan. Berikut penjelasan jenis teks editorial.

  • Penjelasan atau penafsiran: Penulis sering menggunakan artikel atau teks editorial untuk menjelaskan sebuah subjek atau objek yang sensitif atau kontroversial. Contohnya seperti seorang penulis menjelaskan mengenai demo mahasiswa menurut sudut pandang mereka.
  • Mengkritik: Teks editorial ini secara konstruktif mengkritik tindakan, keputusan, atau situasi sambil memberikan solusi untuk masalah yang diidentifikasi. Tujuan langsungnya adalah membuat pembaca melihat masalahnya, bukan solusinya.
  • Membujuk: Teks editorial persuasi bertujuan untuk segera melihat solusinya, bukan masalahnya. Dari paragraf pertama, pembaca akan didorong untuk mengambil tindakan positif dan spesifik. Dukungan politik adalah contoh editorial persuasi yang bagus.
  • Pujian: Teks editorial ini memuji orang dan organisasi atas sesuatu yang dilakukan dengan baik. Jenis yang keempat ini sedikit jarang digunakan.

Struktur Teks Editorial

Struktur-Teks-Editorial

Terlepas dari sudut pandang atau definise teks editorial, ada struktur yang disukai untuk menulis sebuah opini atau  teks editorial.

  • Pendahuluan

Pendahuluan berisi pembukaan topik permasalahan yang akan dibahas. Saat menulis pendahuluan jelaskan sejarahnya. Tegaskan mengapa itu relevan dan siapa yang terpengaruh oleh topik tersebut. Tulis dengan jelas pendapat penulis dan alasan utama penulis mengangkat tema atau topik tersebut.

  • Isi

Isi adalah inti dari permasalahan yang sedang dibahas. Berikan penjelasan yang logis untuk menguatkan argumen penulis. Tidak masalah jika harus mengakui argumen dan opini yang berlawanan dari seseorang atau lembaga. Sajikan fakta dan statistik yang relevan dan sertakan alasan etis atau moral untuk menguatkan pendirian penulis.

Berikan contoh yang relevan dengan situasi tersebut. Selain contoh juga bisa memasukkan solusi atas permasalahan yang sedang terjadi. Solusi yang ditulis secara tidak langsung akan menggiring opisi pembaca untuk membenarkan pendapat penulis.

  • Kesimpulan

Kesimpulan berisi penyataan akhir dan rangkuman dari teks yang dibuat. Buat pernyataan emosional atau penuh semangat tentang mengapa pendapat penulis perlu dipertimbangkan atau solusi yang diusulkan lebih baik daripada yang lain. Kesimpulan yang bagus akan membuat teks opini jadi semakin menarik.

Bagaimana Cara Menulis Opini atau Editorial?

Cara-Menulis-Opini-atau-Editorial

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menulis opini pada surat kabar atau artikel online. Berikut tips menulis teks opini yang baik dan menarik:

  • Pilih topik penting yang memiliki sudut pandang berita saat ini dan akan menarik minat pembaca.
  • Kumpulkan informasi dan fakta. Termasuk pelaporan objektif dan melakukan penelitian.
  • Nyatakan pendapat penulis secara jelas dengan cara menyajikan penjelasan yang menarik.
  • Jelaskan masalah ini secara objektif seperti yang dilakukan oleh seorang reporter dan katakan mengapa situasi ini penting.
  • Berikan sudut pandang yang berlawanan dengan kutipan seseorang dan argumen seseorang yang belum jelas kebenarannya.
  • Sanggah (tolak) pihak lain dan kembangkan kasus yang ditulis menggunakan fakta, detail, angka, dan kutipan.
  • Memberikan poin oposisi. Penulis harus memiliki beberapa poin bagus yang dapat  diakui agar artikel yang sedang ditulis terlihat rasional.
  • Ulangi frase kunci untuk memperkuat ide ke dalam pikiran pembaca.
  • Berikan solusi yang realistis untuk masalah yang melampaui pengetahuan umum. Dorong pemikiran kritis dan reaksi proaktif.
  • Bungkus dengan penutup yang menyatakan kembali mengenai pendapat penulis.

Konten Teks Editorial

Isi-teks-editorial

Isi teks editorial yang tersebar dimasyarakat banyak memuat berbagai topik. Biasanya topik yang diangkat adalah topik yang sedang hangat. Tetapi tidak semuanya seperti itu. Ada juga penulis yang mengangkat kasus lama atau kasus yang belum terselesaikan. Untuk kasus-kasus lama biasanya diangkat kembali setelah penulis menemukan fakta baru.

  • Membahas masalah terkini atau masalah masa lampau yang memengaruhi banyak pembaca. Masalah yang diangkat berupaya memengaruhi dengan memberi para pembaca semua fakta dan menjawab kekhawatiran.
  • Masalah terkini yang sering dibahas adalah perihal politik, kesehatan, bisnis, dan pendidikan. Saat membahas masalah tersebut penulis menawarkan saran dan menyampaikan beberapa kritik.
  • Masalah masa lampau yang sering dibahas adalah mengenai sejarah masa lampau, pemerintahan masa lampau, budaya, serta adat. Mengangkat kembali masalah lama tidak akan menjadi pandangan yang ekstrem jika disiapkan dan diinformasikan dengan baik. Dengan mempertimbangkan banyak aspek dari kedua sisi yang bersangkutan.

Tips Menulis Teks Editorial

Tips-Menulis-Editorial

Menulis teks editorial bisa jadi menantang dan menakutkan. Teks editorial dapat memiliki dampak luar biasa pada isu-isu lokal dan kampanye politik. Mereka dapat ditulis dengan nada serius, penuh dengan sarkasme, atau diisi dengan humor. Memahami dasar-dasar penulisan teks editorial dapat membantu membuat karya yang cerdas dan terarah. Berikut langkah-langkah menulis teks editorial.

  • Untuk memastikan karya tetap profesional dan kuat, ingatlah beberapa pedoman saat menulis.
  • Kutip sebuah kutipan dari komunitas, bisnis, atau pemimpin politik untuk menyajikan argumen yang relevan.
  • Hindari penggunaan sintaks orang pertama. Menggunakan kata ‘Saya’ dapat melemahkan dampak pernyataan penulis.
  • Bahas topik yang dengan jelas dan menghindari bertele-tele.
  • Gunakan kata-kata yang jelas dan ringkas. Bebas dari istilah emotif.
  • Pastikan pandangan yang diungkapkan adalah milik penulis dan bukan ‘pinjaman’ dari contoh yang digunakan untuk inspirasi.
  • Periksa pedoman mengenai batasan konten dan jumlah kata untuk memastikan pengiriman tidak ditolak karena alasan teknis.
  • Tetapi di sisi lain, tidak ada kesepakatan tentang skala nilai yang menyeluruh yang memungkinkan menavigasi kontroversi ketika masalah. Jadi penulis harus peka terhadap segala masalah yang ada disekitar.

Kiat Tambahan Untuk Menyusun Teks Opini atau Teks Editorial

Kiat Tambahan Untuk Menyusun Teks Opini atau Editorial

  • Awali dengan penjelasan objektif tentang isu / kontroversi. Sertakan 5W1H dan masukkan fakta dan kutipan dari sumber yang relevan.
  • Hadir sebagai penulis oposisi. Sebagai penulis tidak perlu memaksakan harus setuju dengan suatu hal. Penulis bisa menjadi pihak oposisi dari seseorang atau suatu lembaga. Jika memutuskan menjadi pihak oposisi identifikasi orang-orang (khususnya yang berbeda pendapat). Gunakan fakta dan kutipan untuk menyatakan secara objektif pendapat mereka. Beri posisi oposisi yang kuat.
  • Secara langsung menyangkal keyakinan oposisi. Penulis dapat memulai artikel dengan transisi. Tarik fakta dan kutipan lain dari orang yang mendukung posisi penulis. Berikan poin valid dari oposisi yang akan membuat penulis tampil rasional. Hal ini akan menggirin orang-orang untuk mempertimbangkan semua opsi.
  • Berikan sesuatu yang lain, seperti alasan / analogi yang masuk akal. Untuk mempertahankan pendapat penulis berikan alasan yang Penulis bisa menggunakan kiasan sastra atau budaya yang bisa memberi kredibilitas yang tinggi. Kutipan bisa efektif, terutama jika dari sumber yang dihormati. Pertanyaan retoris juga bisa menjadi kesimpulan yang efektif.
  • Akhiri dengan pernyataan yang sulit dibantah. Berikan solusi untuk masalah atau tantang pembaca untuk mendapatkan informasi lebih dalam.

Contoh Teks Editorial

contoh-teks-editorial

Biasanya banyak ditemukan contoh teks editorial di koran. Agar lebih mudah memahami bentuk dan isi teks editorial simak contoh teks editorial beserta fakta dan opini di bawah ini.

  • Contoh Teks Editorial Lingkungan

Judul  : 

Pro dan Kontra Penanggulangan Dampak Buruk Degradasi Lingkungan

contoh-teks-editorial-lingkungan

Pendahuluan

Degradasi lingkungan alih-alih ditanggulangi, tampaknya semakin memburuk. Seperti terbukti panas terik yang terjadi di banyak kota, kekeringan yang terjadi berkepanjangan selama musim kemarau dan banjir, serta tanah longsor selama musim hujan. Itu semua sebuah fenomena yang sayangnya akrab bagi masyarakat Jakarta.

Para pembuat kebijakan telah lama menyadari kehancuran yang merupakan konsekuensi tak terhindarkan dari pembangunan dan upaya besar-besaran untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Tidak mengherankan, ketika gerakan hijau global untuk merekonsiliasi manusia dengan alam dimulai beberapa dekade yang lalu. Pemerintah Orde Baru memutuskan untuk menangani masalah lingkungan dengan serius dan membentuk kementerian lingkungan negara.

Akan tetapi, sejarah menunjukkan bahwa kebijakan yang berkaitan dengan lingkungan baik di tingkat nasional maupun regional telah gagal mengakhiri degradasi lingkungan dan justru semakin cepat. Jika kita meminta pertanggungjawaban pembuat kebijakan, kita harus mengakui bahwa mereka telah berkompromi dengan seseorang.

Namun demikian, tidak ada yang meragukan bahwa para pemimpin dan pembuat kebijakan dapat melakukan banyak hal untuk melindungi lingkungan sebagai bagian dari mandat mereka. Pengamanan lingkungan dapat dimulai dengan pemimpin dan pembuat kebijakan.

Sayangnya, tidak demikian halnya di Jakarta. Masyarakat telah memperdebatkan rencana pemerintah provinsi untuk menyederhanakan prosedur untuk mengamankan surat kelayakan lingkungan. Yang perlu dikembangkan oleh para pengembang properti untuk memulai proyek konstruksi mereka.

Isi

Kepala One-Stop Integrated Service Agency Edy Junaedi mengatakan Gubernur Basuki  Tjahaja Purnama atau ‘Ahok’ akan mengeluarkan instruksi gubernur yang akan mengakhiri persyaratan bagi pengembang untuk menyerahkan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) bergeser ke persyaratan untuk mendapatkan lingkungan dokumen skema manajemen dan skema pemantauan lingkungan (UKL-UPL) dari lembaga.

Edy mengatakan kebijakan baru akan memotong birokrasi dan mempercepat perizinan investasi, sesuatu yang sering diminta oleh investor. Dokumen Amdal saat ini dikeluarkan oleh Badan Pengelolaan Lingkungan Jakarta (BPLHD) sekitar 75 hari setelah aplikasi. Sementara di bawah pengaturan baru izin lingkungan hanya membutuhkan waktu 15 hari.

Namun, ketika datang ke perlindungan lingkungan tidak ada yang mengatakan atau menjelaskan dengan kejelasan bahasa yang sama. Di mana tanggung jawab lembaga sektor publik dan swasta dimulai dan berakhir?

Sebaliknya, proyek-proyek individual digunakan sebagai proksi dalam perselisihan yang semakin memanas. Operasi kehutanan, tambang, pelabuhan kapal tanker, dan lain-lain menjadi titik awal hubungan dengan pihak-pihak yang berseberangan. Mereka menggali tanah sebanyak mungkin.

Salah satu opsi bisa mengartikulasikan trade-off yang mungkin mewakili keseimbangan yang adil antara kepentingan yang bersaing. Ada langkah-langkah ke arah ini. Perusahaan yang mengusulkan proyek yang mempengaruhi lingkungan biasanya menawarkan beberapa bentuk kompensasi atau ganti rugi.

Tetapi karena kita tidak memiliki mata uang yang mapan untuk merancang dan menerima offset semacam itu, ketidakpercayaan mengarah pada konflik yang sering berakhir di pengadilan. Ini bukan cara untuk sampai di jalan tengah. Memang itu hampir memastikan permusuhan yang terjadi tetap berkelanjutan.

Bukan pengalihan otoritas dari BPLHD ke agen layanan satu atap yang penting karena sebenarnya BPLHD akan diwakili dalam agensi baru. Kekhawatiran terbesar adalah kemungkinan pelanggaran Undang-undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan. Mereka menetapkan bahwa Amdal wajib untuk setiap kegiatan yang mempengaruhi lingkungan dan tentunya analisisnya harus dilakukan secara menyeluruh dan hati-hati.

Kesimpulan

Jika diberlakukan, instruksi gubernur akan mendorong proyek-proyek konstruksi di seluruh Jakarta termasuk reklamasi besar-besaran di perairan ibu kota. Pemerintah Jakarta harus belajar dari praktik lama mendukung kepentingan ekonomi dengan mengorbankan lingkungan yang telah berkontribusi besar terhadap banjir tahunan.

Memang benar bahwa pemerintah Jakarta tidak bisa berharap banyak dari pencairan anggaran kota untuk menggerakkan perekonomian. Tetapi mengabaikan perlindungan lingkungan akan memiliki hasil yang lebih buruk.

  • Contoh Teks Editorial Kesehatan

Judul

Penyakit Kronis Semakin Menyebar, Ada Apa?

contoh-teks-editorial-kesehatan

Pendahuluan

Dalam beberapa dekade terakhir dunia telah menyaksikan peningkatan angka penyakit jantung, diabetes, dan komplikasi yang timbul akibat obesitas. Secara historis, penyakit-penyakit ini paling lazim di negara-negara berpenghasilan tinggi (HIC). Tetapi mereka sekarang meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMICs).

Dalam edisi ini, dunia kedokteran meluncurkan bahasan baru pada epidemi global penyakit kardiometabolik. Pembahasan topik ini akan menyentuh permasalahan mulai dari penyakit hati berlemak hingga hubungan antara faktor ekonomi dan meningkatnya penyakit kardiometabolik di LMICs.

Artikel-artikel ini menyoroti apa yang diketahui dan tidak diketahui tentang faktor-faktor yang mendasari munculnya penyakit-penyakit ini dan apa yang dapat dilakukan untuk lebih memahami faktor-faktor ini dan membalikkan tren saat ini. Meskipun dalam analisis tren ini di masa lalu telah ada penekanan pada pilihan pribadi yang berkontribusi pada penyakit kardiometabolik. Di sana ada semakin banyak diskusi tentang tanggung jawab masyarakat dalam membalikkan gelombang melawan penyakit-penyakit ini.

Isi

Penyakit kardiometabolik terkait dengan konsumsi makanan dan alkohol ultraproses dan tingkat aktivitas fisik termasuk yang tertinggi di antara faktor-faktor lain. Banyak makanan ultraproses mengandung karbohidrat tinggi dan terutama studi Prospektif Urban Rural Epidemiology menemukan bahwa asupan karbohidrat yang lebih tinggi dikaitkan dengan morbiditas yang lebih tinggi di 18 LMICs dan HICs.

Lebih jauh lagi, sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan ultraproses terkait dengan peningkatan asupan kalori dan penambahan berat badan yang terakhir merupakan faktor risiko penyakit kardiometabolik.

Meskipun upaya penelitian bersama telah memajukan pemahaman kita tentang hubungan antara diet makanan ultraolahan dan penyakit kardiometabolik, di sana ada kekuatan komersial yang mendorong peningkatan koleksi penyakit yang jauh lebih sulit untuk diidentifikasi dan dipahami.

Perusahaan-perusahaan yang bertanggung jawab untuk memproduksi makanan yang tidak sehat dan membuatnya tersedia secara luas adalah merek global yang dikenal yang menempati posisi tinggi dalam Fortune 500. Strategi yang mereka gunakan untuk mendistribusikan dan mempromosikan produk mereka yang pada gilirannya mempengaruhi kesehatan global telah dijuluki “penentu komersial” kesehatan.

Taktik yang digunakan oleh perusahaan untuk mempromosikan produk-produk seperti makanan ultraproses beragam. Mulai dari pemasaran produk yang tidak sehat, mencoba mempengaruhi anak-anak, hingga pemberian sinyal melalui dukungan distribusi vaksin. Seperti yang dilakukan Coca-Cola dengan Global Fund, hingga infiltrasi pembuatan kebijakan pemerintah.

Sebuah surat kabar baru-baru ini melaporkan bahwa wali dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Hidup Internasional (ILSI) nirlaba yang didanai industri menyarankan pemerintah India untuk tidak meneruskan label peringatan pada makanan yang tidak sehat. Hal ini meningkatkan kekhawatiran tentang pengaruh sponsor ILSI pada kebijakan pemerintah.

Di Inggris, Drinkware nirlaba bekerja dengan badan pemerintah Public Health England untuk membuat kampanye kesehatan masyarakat, namun ternyata didanai oleh industri alkohol. Hal tersebut adalah suatu konflik kepentingan yang jelas-jelas terjadi.

Pemerintah telah berupaya untuk menangkal dampak negatif dari faktor penentu kesehatan komersial, misalnya dengan memengaruhi pilihan konsumen dengan membuat makanan yang tidak sehat menjadi lebih mahal. Pajak minuman yang menggunakan produk gula di Meksiko adalah salah satu contohnya. Dengan pajak terbukti mengurangi konsumsi minuman manis setelah diperkenalkan pada tahun 2014. Pajak serupa telah diperkenalkan di Kolombia dan di kota Philadelphia dengan hasil yang serupa.

Meskipun inisiatif ini menjanjikan mereka belum diadopsi secara global. Beberapa pemerintah berpendapat bahwa tidak ada bukti langsung untuk menunjukkan bahwa pengurangan konsumsi menyebabkan penurunan kejadian obesitas atau diabetes. Mungkin terlalu dini untuk melihat hasil kesehatan langsung dari intervensi seperti pajak minuman manis.

Tetapi pembuat kebijakan sangat ingin memiliki bukti tentang intervensi mana yang paling berhasil. Ini adalah salah satu alasan bahwa perhatian peneliti harus diarahkan untuk menjawab pertanyaan ini. Perpajakan junk food adalah eksperimen dunia nyata yang sedang berlangsung. Dan komunitas peneliti harus memastikan bahwa efek dari ini dan intervensi lain dilacak secara akurat dan prospektif.

Pemerintah yang telah mendorong intervensi semacam itu dan harus memastikan bahwa mereka juga mendanai perihal penelitian semacam ini. Sementara itu, penelitian yang melakukan survei kelompok besar untuk memperluas pemahaman kita tentang peran nutrisi dalam penyakit harus bertanya kepada peserta secara khusus apakah makanan yang mereka konsumsi adalah ultraproses atau buatan rumah.

Survei dan studi gizi akan lebih informatif ketika peneliti bertanya lebih spesifik tentang makanan yang diolah secara ultraproses. Hal ini dilakukan agar penelitian memperoleh data yang akurat dan tak terbantahkan.

Industri juga perlu mengatur lebih lanjut agar tidak mencampuri urusan penelitian agar pengaruhnya tidak menyebabkan penelitan sumbang dan berakhir menjadi penelitian yang tidak sesuai. Sebagai contoh, pada tahun 2018 produsen makanan Mars menarik dana dari ILSI menyatakan bahwa ia tidak dapat lagi terlibat dalam “studi yang dipimpin oleh advokasi.”

Kesimpulan

Pada saat yang sama, pemerintah dan pemangku kepentingan internasional harus memberlakukan batasan ketat pada promosi produk yang tidak sehat. Hal ini efektif untuk mengurangi produk tidak sehat dan juga mempermudah mengawasi distribusi yang sesuai. Yang paling penting pengawas perlu mempertimbangkan siapa yang diberikan kursi di meja ketika datang untuk mengembangkan pedoman dan kebijakan untuk kesehatan. Dan juga potensi konflik kepentingan yang mungkin ‘mereka’ miliki harus terus terkontrol.

Faktor penentu kesehatan dan penyakit karena bahan makanan secara umum adalah tugas pemerintah. Dengan melakukan berbagai penelitian serta mengungkapkannya di publik akanmeningkatkan pemahaman kita tentang pengaruh negatifnya makanan cepat saji terhadap kesehatan. Dan pada akhirnya mengarah pada pencegahan yang maksimal.

  • Contoh Teks Editorial Pendidikan

Judul

Dampak Buruk Sistem Pendidikan Indonesia

contoh-teks-editorial-pendidikan

Pendahuluan

Pendidikan adalah suatu keharusan yang harus dijalankan oleh semua warna negara. Karena keharusan ini suatu negara termasuk negara Indonesia memiliki SDM yang mumpuni dan kualitasnya semakin meningkat setiap tahunnya. Program pemerintah selalu di upgrade setiap tahunnya dengan harapan membawa dampak yang lebih baik lagi bagi pelajar Indonesia.

Tapi apakah sudah berjalan sesuai dengan tujuan mulia pemerintah? Jika melihat beberapa hal baik yang terjadi belakangan ini seperti pelajar Indonesia yang memenangkan olimpiade Internasional mungkin bisa dijadikan acuan kesuksesan program pendidikan yang dijalankan pemerintahan. Tetapi masyarakat lupa beberapa hal. Hanya beberapa persen dati total keseluruhan pelajar saja yang mendapatkan dampak baik dari pendidikan jika dilihat dari tingkat kesejahteraan mental pelajar.

Isi

Beberapa tahun belakangan banyak ditemukan kasus kekerasan pelajar terhadap semama pelajar bahkan ditemukan kekerasan terhadap guru. Mengapa hal ini terjadi? Ada masalah apa sehingga murid-murid menjadi liar seperti ini? Jika ditelusuri lebih dalam beberapa kasus terjadi karena murid-murid merasa tertekan dengan mata pelajaran yang diajarkan dan berakhir mencari pelampiasan.

Jam belajar yang tinggi akan tekanan juga menyebabkan beberapa anak membangkan dan memilih tidak metaati peraturan sekolah. Beberapa dari mereka mungkin bersinar di sepakbola, tetapi banyak juga anak-anak selama berjam-jam menghabiskan waktu tanpa tujuan berseliweran di kantin atau lebih buruk lagi merokok di toilet. Bagi sebagian kecil anak-anak belajar disekolah itu mengerikan.

Pasti masyarakat sering mendengan berita bahwa banyak anak-anak sekolah yang membolos sekolah. Hal itu terjadi karena pelajar dirasa sangat membosankan dan juga sangat menekan. Tidak bisa dipungkiri, setiap anak memiliki bakat masing-masing. Tidak bisa digeneralisir mereka harus menguasai mata pelajaran yang sama. Jika dipaksakan pasti dapat melemahkan semangat. Lebih buruk lagi adalah kesenjangan antara pelajaran semakin besar. Hal ini menyebabkan anak-anak bersaing tidak sehat dan berujung berkelahi atau mengintimidasi.

Faktanya adalah bahwa sekarang sekolah menengah memberlakukan sistem full day school yang mengharuskan para siswa tinggal lebih lama di sekolah. Waktu istirahat mereka tentu berkurang. Apalagi untuk siswa yang mengikuti les tambahan diluar jam sekolah. Dan juga tugas-tugas sekolah yang wajib dikerjakan.

Secara keseluruhan anak-anak sekolah kekurangan ruang bermain dan istirahat. Pada saat yang sama, anak-anak melaporkan kurang memiliki kesempatan untuk bersosialisasi dengan teman di luar sekolah. Karena kurangnya sosialisasi ini kecemasan yang meningkat dan beberapa di antaranya dibenarkan.

Hal yang dirasa cukup buruk karena anak-anak akan beralih mencari kesibukan lain yaitu bermain smartphone. Daya tarik game dan media sosial telah berkontribusi pada perubahan waktu luang mereka yang sedikit. Saat ini sudah sering dijumpai bahwa pada hari sekolah juga, beberapa anak muda telah kehilangan kesempatan untuk berinteraksi satu sama lain untuk bermain game, berlarian, bertukar berita.

Stres ujian dan penyakit mental di kalangan remaja adalah hal yang perlu diperhatikan lebih jauh. Sekolah adalah untuk pendidikan. Sekolah adalah tempat orang belajar berteman dan bergaul dengan orang lain. Selama masa kanak-kanak, anak-anak mengembangkan karakter dan minat mereka. Selain itu juga memberi kesempatan untuk mengekspresikan pandangan. Semua ini adalah bagian dari persiapan untuk kehidupan dewasa.

Kesimpulan

Para peneliti menunjukkan kekhawatiran tentang standar yang mendorong sekolah untuk memasukkan sebanyak mungkin pembelajaran formal. Dan kekhawatiran tentang perilaku yang membuat mereka memandang sekolah secara negatif. Latar belakang penyebab stigma ini adalah budaya di mana semakin banyak waktu yang digunakan untuk belajar maka semakin tinggi pula presentase kecerdasan yang didapatkan. Padahal tidak seperti itu sepenuhnya.

Orang-orang dari segala usia membutuhkan kesempatan untuk beristirahat dan orangtua harus mendorong anak-anak untuk tumbuh dengan baik. Hak untuk memperoleh ketenangan jiwa dibutuhkan agar proses belajar bisa maksimal. Ini bisa dianggap sebagai hak mereka.

  • Contoh  Teks Editorial Olahraga

Judul

Masalah PSSI Semakin Pelik, Garuda Muda Sudah Lanjutkan Karir di Luar Negeri

contoh-teks-editorial-olahraga

Pendahuluan

Raksasa Liga Premier Inggris Arsenal dilaporkan baru-baru ini menunjukkan minat terhadap striker tim U-19 Indonesia Amiruddin Bagus Kahfi, tetapi The Gunners tidak dapat mewujudkan tawaran mereka karena ada peraturan yang melarang klub Inggris mana pun untuk merekrut pemain dari negara-negara yang peringkatnya di bawah 70 di dunia. Remaja berbakat yang membantu Indonesia memenangkan Piala Federasi Sepakbola ASEAN U-16 tahun lalu kehilangan kesempatan untuk bergabung dengan salah satu klub terbaik Eropa karena Indonesia hanya menempati peringkat ke-171.

Bukan hanya Kahfi tetapi semua talenta sepak bola di negara itu,\ terlepas dari keahlian mereka harus mengubur impian mereka bermain di liga paling bergengsi di dunia kecuali jika peringkat FIFA Indonesia meningkat. Sementara mukjizat tidak terjadi dalam semalam, bergabung dengan klub dari 70 bukanlah misi yang mustahil.

Isi

Mewujudkan mimpi bagi Kahfi dan semua pemain negara adalah tugas yang menantang yang ada di hadapan ketua Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) baru Mochamad Iriawan yang terpilih hampir dengan suara bulat di kongres luar biasa badan sepak bola nasional selama akhir pekan.

Iriawan yang dijuluki Iwan Bule mengatakan kepada kongres ia akan memperkuat upaya yang dimulai oleh para pendahulunya, termasuk mengembangkan liga tingkat junior kedua dan ketiga sebagai bagian dari regenerasi tim nasional. Dia juga berjanji untuk menempatkan kepentingan pribadi di belakangnya dalam menjalani masa empat tahun.

Memenangkan jabatan yang didambakan dengan dukungan dari semua kecuali satu pemilih adalah modal awal yang ideal untuk Iriawan karena memberikan legitimasi yang kuat untuk kepemimpinannya di badan sepak bola. Tidak ada yang akan meragukan keterampilan kepemimpinannya mengingat karirnya yang termasyhur mencakup tugas sebagai Kepala Kepolisian Jakarta selama pemilihan gubernur yang penuh gejolak tahun 2017 dan sebagai penjabat gubernur Jawa Barat tahun lalu.

Sebelum kongres PSSI yang luar biasa, banyak yang mempertanyakan kredensinya dalam olahraga. Ternyata dia memenuhi syarat untuk mengikuti pemilihan ketua PSSI berkat perannya sebagai penasihat klub Persib yang berbasis di Bandung sejak 2009 dan keterlibatannya dalam program Vamos Indonesia. Dia mengirim 10 pemain muda Indonesia ke kamp pelatihan di Spanyol lalu tahun.

Komitmen dan kepemimpinan tentu penting bagi PSSI yang telah terperosok dalam perselisihan internal dan pengaturan pertandingan. Penangkapan beberapa eksekutif PSSI termasuk mantan ketuanya atas keterlibatan mereka dalam praktik pengaturan pertandingan mengindikasikan bahwa masalah sepak bola Indonesia berasal dari orang-orang yang menyalahgunakan mandat mereka untuk mengembangkan olahraga untuk keuntungan mereka sendiri.

Kesimpulan

Karena Iriawan telah bergabung dengan PSSI pada saat polisi sedang menyelidiki kasus pengaturan pertandingan yang mengganggu sepakbola Indonesia, wajar bagi publik untuk mengharapkan polisi untuk mengintensifkan perjuangan melawan praktik-praktik semacam itu. Tentunya banyak yang mengatakan terus berlanjut tanpa henti selama beberapa dekade.

Untuk meningkatkan permainan Indonesia di panggung sepak bola global, Iriawan harus memprioritaskan perjuangan melawan pengaturan pertandingan. Mengingat dampak latihan yang menyeluruh dan merusak pada bakat sepak bola kami. Ikan besar dalam pengaturan pertandingan tetap tak tersentuh dan menimbulkan ancaman abadi bagi perkembangan sepakbola Indonesia. Termasuk mencakup karier masa depan Kahfi dan banyak pemain berbakat lainnya di negara ini.

  • Contoh Teks Editorial Ekonomi

Judul

Ganti Beberapa Kursi Kementrian, Ekonomi Ikut Terdampak

contoh-teks-editorial-ekonomi

Pendahuluan

Susunan tim ekonomi dalam Presiden Joko Widodo atau “Jokowi” di Kabinet baru beliau tampak kurang maksimal dari yang diperkirakan sehubungan dengan tuntutan persaingan yang dihadapi Presiden dari enam partai koalisinya.

Bahkan dengan mengangkat kembali Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri keuangan, stabilitas makroekonomi tampaknya menjadi tema sentral dari tim ekonomi baru. Memang benar stabilitas makro ekonomi bukanlah segalanya. Tetapi tanpa tingkat minimum stabilitas makro ekonomi tidak ada hal lain dalam ekonomi yang akan terjadi karena bisnis hampir mustahil untuk membuat perhitungan risiko yang masuk akal.

Banyak yang yakin bahwa Sri Mulyani sebagai manajer fiskal dan dewan gubernur Bank Indonesia saat ini sebagai manajer moneter. Negara ini akan memiliki manajemen makroekonomi yang kuat dan kohesif. Terutama dalam menghadapi perlambatan ekonomi global, ketidakpastian dan meningkatnya proteksionisme perdagangan di seluruh Indonesia serta bisa menjangkau dunia.

Isi

Namun, bahkan lebih menggembirakan lagi bahwa Jokowi tidak mengalihkan pengelolaan perdagangan luar negeri ke Kementerian Luar Negeri, seperti beberapa spekulasi yang beredar. Dia juga tidak mendirikan kementerian investasi. Dia mempertahankan Badan Koordinasi Penanaman Modal dan pemimpinnya sebagai bagian dari kabinetnya.

Presiden tidak menempatkan urusan investasi di bawah pengawasan menteri urusan kelautan yang juga akan mengawasi kementerian yang bertanggung jawab untuk energi dan sumber daya mineral, perikanan, pariwisata dan transportasi. Luhut Pandjaitan diangkat kembali sebagai menteri koordinator.

Sebagai menteri koordinator urusan kelautan selama empat tahun terakhir, Pandjaitan adalah seorang pensiunan jenderal Angkatan Darat telah dikenal sebagai “Bpk. Doer ”. Orang kepercayaan Jokowi yang tidak masuk akal tetapi tidak ragu-ragu melibas kekakuan birokrasi untuk menyelesaikan sesuatu.

Beralih pada catatan negatif,  Presiden menunjuk Airlangga Hartanto yaitu ketua Partai Golkar sebagai kepala menteri ekonomi tidak mungkin berkontribusi banyak untuk mengoordinasikan dan mempercepat reformasi struktural ekonomi. Kecuali Jokowi memberikan portofolio ini mandat dan otoritas yang lebih kuat untuk memastikan menteri lain menangani ekonomi urusan sesuai dengan garis Presiden.

Kurangnya wewenang dan tumpang tindih hukum dan peraturan membuat Darmin Nasution, kepala menteri ekonomi sebelumnya, hampir tidak berdaya untuk mengelola menteri lain di bawah pengawasannya.

Kesimpulan

Namun meskipun menteri lain yang bertanggung jawab di bidang perdagangan, industri, perikanan, tenaga kerja, pertanian, dan perencanaan pembangunan nasional adalah perwakilan dari partai-partai koalisi akan memberi mereka keuntungan dari keraguan tersebut. Banyak yang berpikir Jokowi telah mengambil pelajaran besar dari pembentukan Kabinet pertamanya dan telah memeriksa kepemimpinan anggota, kemampuan, dan pengalaman manajerial.

Pada akhirnya, aset fundamental dari tim ekonomi adalah kepercayaan publik terhadap integritasnya. Membangun berdasarkan aset ini akan membuatnya lebih mudah untuk menjual reformasi kebijakan ke pasar. Khususnya komunitas bisnis. Kurangnya kepercayaan pada tim ekonomi di kalangan pebisnis akan menyebabkan masalah dalam pembuatan kebijakan dan implementasi.

Kepercayaan publik juga sangat penting bagi para menteri yang menangani urusan ekonomi untuk mendapatkan konsensus politik di DPR karena banyak reformasi harus melalui badan legislatif.

  • Contoh Teks Editorial Politik

Judul

Polemik Kementerian Pemerintahan Jokowi Jilid II

contoh-teks-editorial-politik

Pendahuluan

Mereka yang mengharapkan Presiden Joko “Jokowi” Widodo untuk merekrut ‘orang-orang yang lebih mumpuni’ untuk Kabinet yang terbaru. Banyak yang harus kecewa dengan daftar yang ia umumkan pada hari Rabu. Sebagai catatan, setengah dari 34 menteri adalah politisi, lima pensiunan dari militer, dan satu adalah jenderal polisi yang aktif dan beberapa telah dikaitkan dengan kasus-kasus yang sedang diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi.

Isi

Yang tak kalah mengganggu adalah masuknya oposisi Partai Gerindra ke dalam pemerintahan dan terutama pengangkatan ketuanya, Prabowo Subianto, sebagai menteri pertahanan. Prabowo terperosok dalam tuduhan keterlibatan dalam pelanggaran HAM masa lalu dan merupakan lawan Jokowi dalam pemilihan umum yang diperebutkan pada bulan April.

Yang tak kalah menggelitik adalah wewenang dan anggaran yang sangat besar untuk pergi ke mantan jenderal Angkatan Darat. Sebagai menteri pertahanan, Prabowo adalah bagian dari tiga serangkai bersama dengan menteri luar negeri dan menteri dalam negeri, yang akan menjalankan pemerintahan jika Presiden dan Wakil Presiden secara permanen tidak dapat melakukan tugas negara mereka.

Banyak hal yang patut dipertanyakan. Salah satunya ketika orang-orang mencoba memahami mengapa seorang wirausahawan muda dan pendiri salah satu dekacorn di negara ini telah dipercayakan dengan portofolio pendidikan dan budaya. Tentunya kewirausahaan dan literasi digital cukup penting untuk kemajuan generasi muda kita.

Tetapi jika bicara pendidikan, pendidikan nasional sebagai platform untuk pembangunan karakter sangat kompleks harus di pegang oleh orang yang memang memiliki konpetensi dibidang itu. Karena itu masyarakat luas mengharapkan menteri yang terpilih adalah orang yang telah lama terlibat dalam bidang ini.

Selain hal di atas, banyak yang bertanya-tanya tentang alasan di balik penunjukkan wakil komandan Militer Indonesia (TNI) Letnan Jenderal Fachrul Razi sebagai menteri urusan agama. Meskipun fenomena ini bukan tanpa presiden. Ini menandakan niat Jokowi untuk meningkatkan perjuangan melawan radikalisme. Tapi karena hal ini pula kelompok-kelompok pejuang HAM mengkhawatirkan pemerintah berubah menjadi pemerintah yang anti kritik.

Demikian pula dengan mantan kepala Kepolisian Nasional Jenderal Tito Karnavian ditunjuk sebagai menteri dalam negeri. Penyusunan menteri yang seperti ini dianggap sebagai cara pemerintah pusat untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah. Jokowi secara eksplisit memerintahkan Tito untuk memastikan kepastian hukum khususnya di daerah-daerah yang dianggap sebagai tujuan investasi.

Penyebab lain yang mengkhawatirkan terletak pada koalisi besar yang terwakili dalam jajaran kabinet. Sebagai seorang politisi, Jokowi harus mengakomodasi kepentingan partai-partai politik yang mendukung pemilihannya kembali. Serta kepentingan oposisi mungkin demi stabilitas politik ia perlu mewujudkan impiannya untuk mendapatkan warisan.

Kesimpulan

Namun, pragmatisme semacam itu bukannya tanpa risiko. Belajar dari pemerintahan sebelumnya, sebuah koalisi besar tidak menjamin stabilitas politik seperti yang terlihat dalam perselisihan yang melelahkan antara Presiden dan sekutunya sendiri atas skandal Bank Century. Permasalahan semacam itu mungkin terulang karena semua partai sudah mempersiapkan pemilihan 2024.

Tentu saja, Presiden Jokowi memiliki hak prerogatif untuk mengangkat dan memberhentikan para pembantunya. Tetapi karena ini Negera demokrasi jadi sangat memungkinkan publik untuk mempertanyakan bagaimana ia memastikan pilihannya terhadap anggota Kabinet adalah benar. Masyarakat tidak memiliki Kabinet impian tetapi bentuk nyata penyelesaian masalah-masalah yang terjadi di Negeri ini. Lebih baik menempatkan menteri yang ‘biasa-biasa saja’ dari pada menempatkan menteri yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

  • Contoh Teks Editorial Kesehatan Mental

Judul

Kesehatan Mental Jadi Sorotan Dunia

contoh-teks-editorial-kesehatan-mental

Pendahuluan

Gangguan kesehatan mental dan penyakit neuropsikiatrik berpengaruh negatif terhadap kehidupan sejumlah orang dengan cara yang mengejutkan. Meskipun perkiraan bervariasi dari satu negara ke negara, data yang dikumpulkan oleh survei Kesehatan Mental Dunia dari Organisasi Kesehatan Dunia menunjukkan bahwa prevalensi global seumur hidup dari setiap gangguan kesehatan mental dapat berkisar antara 20% dan 35%, dengan prevalensi satu tahun untuk penyakit mental yang serius.

1–7%, tergantung negara. Di Eropa dan Inggris, sebanyak sepertiga dari populasi orang dewasa dapat terkena dampak ringan hingga parah oleh setidaknya satu gangguan pada tahun tertentu. Di Amerika Serikat, statistik 2014 dari National Institute of Mental Health (NIMH) menunjukkan bahwa penyakit mental yang serius (didefinisikan sebagai gangguan yang didiagnosis secara klinis yang menyebabkan gangguan fungsi utama yang cukup untuk secara substansial mengganggu kegiatan kehidupan sehari-hari) mempengaruhi sekitar 10 juta orang dewasa atau lebih dari 4% populasi orang dewasa.

Angka-angka AS ini bahkan tidak termasuk orang-orang yang mengalami efek kesehatan mental negatif dari gangguan penyalahgunaan zat seperti alkohol atau ketergantungan obat atau mereka dengan kondisi yang tidak terdiagnosis.

Isi

Penelitian dasar, translasi, dan klinis yang menjanjikan untuk mengubah pemahaman, diagnosis, dan perawatan gangguan kesehatan mental masyarakat sangat dibutuhkan. Bulan ini, penyuplai obat-obatan dan lembaga ilmu saraf menyajikan masalah yang berisi komentar, perspektif, dan ulasan yang merangkum temuan-temuan utama dan mengeksplorasi masalah-masalah penting yang dihadapi oleh komunitas penelitian penyakit neuropsikiatri.

Di dalamnya membahas potensi keuntungan dan keterbatasan kultur otak organoid manusia tiga dimensi sebagai platform untuk memodelkan penyakit neuropsikiatri. Selain itu juga membahas peran neurogenesis dewasa hippocampal pada gangguan neuropsikiatri dan implikasi terapeutik potensial. Pada tingkat populasi manusia, beberapa peneliti menyoroti implikasi klinis pleiotropi genetik pada patogenesis dan diagnosis penyakit neuropsikiatrik.

Di antara banyak masalah yang dihadapi komunitas penelitian penyakit neuropsikiatri saat ini kurangnya penjelasan rinci tentang bagaimana otak manusia dan kemampuan kognitif matang selama masa remaja yang dinamis dan rentan masih tetap menjadi celah utama dalam pengetahuan ilmiah kita.

Sebagaimana diuraikan dalam perspektif oleh Oscar Marin dalam masalah ini, dia mengatakan mayoritas gangguan neuropsikiatrik didiagnosis berdasarkan sekelompok gejala spesifik yang diamati pada individu dewasa. Semakin jelas bahwa beberapa proses biologis yang berkontribusi terhadap patofisiologi gangguan kesehatan mental yang terjadi selama masa kritis anak usia dini hingga perkembangan remaja awal.

Memang, statistik NIMH baru-baru ini juga mencatat bahwa sebanyak 13% remaja AS antara usia 8 dan 15 tahun telah didiagnosis dengan gangguan mental dalam tahun sebelumnya. Selain itu, bukti eksperimental baru-baru ini menunjukkan bahwa genetik yang terkait dengan gangguan neuropsikiatrik seperti skizofrenia menampung gen individu ketika dimanipulasi dalam sistem model.

Hal itu dapat menyebabkan disregulasi proses perkembangan saraf termasuk migrasi prekursor saraf dan pemangkasan sinaptik. Namun, apa yang membedakan remaja berisiko dengan indivisu lain agar tetap sehat secara mental masih belum diketahui. Hal ini perlu penelitian lebih lanjut untuk pengembangan gangguan kesehatan mental.

Pada akhir September, NIH mengumumkan inisiasi perekrutan partisipan untuk studi Pengembangan Otak Remaja (ABCD) bersama dengan putaran pertama penerima dana untuk proyek ini. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan sampel terbesar dan paling beragam yang dilakukan untuk meneliti perkembangan otak longitudinal selama masa remaja.

ABCD berupaya mendaftarkan 10.000 siswa antara usia 9 dan 10 tahun di berbagai latar belakang sosial ekonomi untuk berpartisipasi dalam studi selama satu dekade. Mereka mengkoordinasikan penelitian di delapan pusat dan departemen NIH dan 19 lokasi penelitian akademik, bersama dengan bantuan dari banyak sekolah dasar negeri dan swasta.

Dibutuhkan partisipasi dan komitmen publik dalam jumlah yang luar biasa untuk mencapai tujuan-tujuan ini. Tidak hanya untuk memastikan bahwa 10.000 peserta awal direkrut, tetapi juga memastikan penelitian ini berjalan dengan baik dari awal sampai akhir.

Peserta akan menjalani pemindaian otak berbasis magnetic resonance imaging (MRI) setiap tahun untuk memetakan arah perkembangan otak struktural dan fungsional antara usia 10 dan 20. Secara paralel, para peneliti akan melacak perkembangan kognitif dengan serangkaian permainan dan teka-teki standar. Serta memperoleh biospecimens dari peserta dan anggota keluarga mereka untuk analisis genetik.

Banyak faktor lingkungan dan perilaku lain yang dianggap mempengaruhi perkembangan otak akan dipantau, termasuk aktivitas fisik dan pola tidur. Studi ABCD sangat tertarik untuk menentukan bagaimana penggunaan atau penyalahgunaan zat kimia (termasuk kafein, nikotin, alkohol atau ganja) dapat mempengaruhi hasil perkembangan. Baik pada tingkat fungsi struktur otak dan pematangan neurokognitif.

Akibatnya, peneliti ABCD juga bisa berada dalam posisi untuk memeriksa bagaimana faktor genetik atau lingkungan dapat memengaruhi risiko penggunaan atau penyalahgunaan zat.

Kesimpulan

Mengingat prevalensi gangguan kesehatan mental di antara remaja dan orang dewasa, data yang dikumpulkan sebagai bagian dari studi ABCD mungkin mewakili sumber daya yang unik untuk pengembangan biomarker untuk mendiagnosis atau mengidentifikasi individu yang lebih akurat yang berisiko terhadap perkembangan gangguan neuropsikiatri seperti seperti depresi, skizofrenia atau gangguan kecemasan.

Sebagaimana didiskusikan oleh Horga dan Abi-Dargham, pengembangan biomarker berbasis neuroimaging untuk penyakit psikiatris menghadapi banyak tantangan. Tetapi skala, standardisasi metode, dan kebijakan data terbuka ABCD harus memberi para peneliti banyak alat diperlukan untuk membuat kemajuan dalam upaya ini.

Upaya seperti inisiatif yang diajukan menawarkan harapan untuk optimis bahwa suatu hari mungkin untuk mengidentifikasi individu yang berisiko untuk penyakit neuropsikiatri selama patogenesis kursus awal dimudahkan. Dan mudah-mudahan untuk memulai intervensi terapeutik dan sistem pendukung menemukan titik terang untuk kesejahteraan umat.

  • Contoh Teks Editorial Cuaca

Judul

Iklim Dunia Semakin Kacau, Negera-Negara di Dunia Ambil Langkah Penyelesaian

contoh-teks-editorial-prakiraan-cuaca

Pendahuluan

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-74 yang diadakan minggu ini menjadi tajuk utama tentang pemanasan planet ini. Sebuah topik yang mungkin menjadi sensitif di tengah keengganan negara-negara anggota untuk berkomitmen mengurangi emisi karbon. Di New York, para pemimpin negara tidak mengungkapkan tingkat komitmen baru yang cukup ambisius untuk menjaga kenaikan suhu global di bawah 2 derajat Celcius seperti yang diamanatkan oleh Perjanjian Paris.

Dari 196 negara yang terikat dengan Ikrar Iklim, hanya tujuh negara yang telah merencanakan untuk memotong emisinya agar sejalan dengan Paris. India merupakan penghasil emisi terbesar di antara kelompok itu. 189 negara yang tersisa termasuk Cina dan Indonesia berkomitmen untuk pengurangan emisi seperti biasa. Amerika Serikat berencana untuk menebus seluruh komitmen.

Isi

Ada banyak kemungkinan bencama yang tumbuh di sekitar planet ini. Banyak yang telah dihantam oleh gempa bumi, topan, banjir dan kebakaran hutan karena kekeringan yang berkepanjangan. Protes iklim di negara-negara yang mengalami bencana semakin gencar. Protes ini diprakarsai oleh Greta Thunberg remaja yang berusia 16 tahun. Protes sebagian besar didorong oleh para pemuda yang telah menyaksikan lebih banyak bencana alam di seluruh dunia yang menghancurkan kehidupan, termasuk negara mereka sendiri.

Namun perubahan belum tiba. Wakil Presiden Jusuf Kalla, misalnya. Bahkan beliau menggunakan kesempatan itu untuk menyalahkan perubahan iklim sebagai penyebab sebenarnya dari kebakaran hutan yang mengamuk di Sumatra dan Kalimantan. Tetapi tidak ada komitmen atau rencana yang lebih kuat yang dilakukan dalam perang iklim Indonesia.

Dengan Ikrar Iklim diharapkan mulai berlaku setelah 2020. Dunia memang memiliki masalah serius. Bebeberapa negara-negara yang memiliki komitmen buruk juga ikut menandatangani janji di Paris dan mengajukan strategi pengurangan emisi nasional mereka. Mungkin memiliki masalah juga terkait iklim ini.

Negara-negara sering berdebat tentang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi terhadap tuntutan tindakan berani untuk menghentikan pemanasan global. Jika rencana penanggulangan pemanasan global dihentikan hal itu kemungkinan besar akan mempengaruhi perdagangan atau peluang bisnis baru. Jika bukan penghalang untuk berdagang para pemilik kepentingan mungkin akan setuju dengan cepat untuk menangani pemanasan global.

Para pemimpin dapat dengan mudah memilih untuk mengabaikan rakyat yang protes. Tetapi rakyat mereka adalah orang-orang yang akan menanggung beban bencana terkait iklim karena negara gagal untuk mencegah atau memitigasi.

Kesimpulan

Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Asia dan Pasifik baru-baru ini melaporkan bahwa negara-negara Asia Pasifik mengalami bencana terkait iklim yang menyebabkan kerugian ekonomi sekitar US $ 675 miliar per tahun. Indonesia, bersama dengan India dan Cina, memiliki kerugian rata-rata terkait bencana melebihi $ 20 miliar setiap tahun.

Jika para pemimpin negara masih keras kepala karena merasa menyelamatkan lingkungan dengan cara melakukan pencegahan pemanasan global adalah penghalang ekonomi mungkin mereka harus melihat secara langsung keadaan daerah yang terdampak secara langsung. Banyak masyarakat yang harus berjuang perang dengan iklim untuk bertahan hidup. Pemerintah harus segera buka mata dengan masalah ini.

  • Contoh Teks Editorial Kasus Pernikahan Dini

Judul

Pernikahan Dini Bukan Penyelesaian Kemiskinan

Contoh-Teks-Editorial-Kasus-Pernikahan-Dini

Pendahuluan

Salah satu berita baik yang akan keluar minggu lalu adalah persetujuan sebagian besar anggota parlemen untuk meningkatkan usia pernikahan hingga 19 tahun. Ini berarti DPR harus mendapatkan dukungan yang cukup untuk merevisi Undang-Undang Perkawinan 1974 yang menyatakan perempuan dapat menikah di usia 16 dan laki-laki pada 19. Mereka dapat menikah lebih awal ketika pengadilan mengeluarkan “dispensasi hukum”.

Survei telah menunjukkan bahwa meskipun ada banyak asumsi. Dispensasi semacam itu belum banyak dikeluarkan karena gadis itu telah hamil sehingga menyebabkan orang tua yang malu meminta izin tersebut. Tradisi di beberapa bagian Indonesia telah memungkinkan berlanjutnya praktik perkawinan anak di bawah umur merajalela.

Isi

Dari 10 faksi partai hanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang bersikeras untuk meningkatkan usia pernikahan menjadi 18. Perbedaan satu tahun memang terlihat tidak penting. Tetapi undang-undang kita harus dibuat agar selaras satu sama lain termasuk UU Perlindungan Anak.

Selain itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berpendapat bahwa usia menikah yang resmi di usia 19 tahun akan lebih menjamin kematangan mereka yang memasuki pernikahan dan kemungkinan menjadi orang tua. Kementerian Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) dan organisasi perempuan juga telah berulang kali menunjukkan kontribusi yang signifikan.

Beberapa penelitian juga mengungkapkan beban pada ibu lajang yang sangat muda. Kebanyakan mereka ditinggalkan untuk merawat bayi seorang diri dan menjadi semakin miskin karena harus memenuhi banyak kebutuhan. Meskipun orang tua memiliki alasan menikahkan anak perempuan untuk meringankan beban keuangan keluarga mereka, hal ini dirasa kurang patut dijadikan alasan.

Pertimbangan di DPR tentang peningkatan usia hukum perkawinan terlambat setelah putusan Mahkamah Konstitusi Desember lalu. Putusan menyatakan bahwa usia minimum dalam undang-undang 1974 melanggar Konstitusi, yang melindungi hak-hak anak. Penggugat adalah tiga orang yang selamat dari pernikahan anak-anak. Mereka telah kehilangan masa kecil mereka dan terkena kekerasan dari suami mereka.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah mengungkapkan bahwa karena hanya 5 persen dari pernikahan anak yang diberikan pengecualian pengadilan. 95 persen sisanya mungkin telah dilaksanakan pernikahan dengan dokumen palsu. Hal-hal yang umum terjadi karena anak-anak di bawah umur menikah adalah putus sekolah. Lebih lanjut pernikahan dini membatasi kesempatan mereka untuk pengembangan diri.

Banyak yang beralasan kemiskinan adalah alasan utama terjadinya pernikahan dini. Padahal dibalik itu ada bisnis ilegal perdagangan anak yang menyebabkan pernikahan dini. Banyak keuntungan yang didapat dari bisnis ilegal ini. Para peraup keuntungan diduga memfasilitasi praktik ini. Bersama dengan ‘perekrut’ para sindikat kejahatan ini menjanjikan kekayaan untuk anak-anak yang bersedia bekerja jauh dari desa mereka atau bahkan di luar negeri.

Salah satu persyaratan agar bisa bekerja di luar negeri menurut oknum-oknum ini yang meliputi bukti anak itu adalah orang dewasa dengan surat nikah atau perceraian. Praktik ini mulus jadi jarang di ketahui oleh masyarakat umum.

Kesimpulan

Karena masalah ini diharapkan permasalahan pernikahan dini yang merembet ke perdagangan anak bisa segera terselesaikan. Generasi muda saat ini harus berjuang melawan kerasnya hidup di negara sendiri.

Syukurlah, sebagian besar politisi akhirnya bergerak untuk menolak praktik menikahkan anak-anak yang masih di bawah umut untuk menjaga “moralitas” dan “menghindari dosa” di antara anak-anak yang berpacaran. Setelah UU Perkawinan diubah, kita dapat berhenti mengatakan bahwa negara Indonesia secara praktis mendukung pemerkosaan berdasarkan undang-undang.

  • Contoh Teks Editorial Koran

Judul

Teroris Kembali Hantui Negeri

 

Pendahuluan

Serangan penusukan terhadap Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Pandeglang, Banten, pada hari Kamis menunjukkan bahwa pembasmian teroris local dan nasional masih jauh dari perkiraan. Hal ini menunjukkan bahwa sedikit saja rasa puas diri dalam perang melawan terorisme dapat menyebabkan lengah dan terbukti membawa bencana.

Mantan komandan militer bersama dengan tiga korban lainnya yaitu seorang perwira polisi, seorang perwira militer, dan seorang ulama muslim selamat dari serangan itu. Hal itu menunjukkan bahwa para intel negara kurang cakap dan lihai dalam melindungi orang-orang penting negara. Insiden itu masih mengejutkan negara dan sangat terkenal karena menumbuhkan sejumlah spekulasi. Beberapa spekulasi yang beredar apa saja?

Isi

Pertama, serangan itu lebih tepat sasaran. Para ekstrimis atau teroris itu tidak bertujuan untuk mencelakai orang-orang acak yang mewakili agama, negara, atau institusi tertentu tetapi seranganya tertuju langsung pada kaki tangan presiden. Insiden kemarin adalah percobaan pembunuhan pertama seorang pejabat tinggi pemerintah oleh para ekstremis, setidaknya sejak November 1957 ketika gerilyawan melancarkan serangan granat untuk membunuh Presiden Sukarno dan keluarganya saat itu di Cikini, Jakarta Pusat.

Kedua, itu dilakukan di siang hari bolong dan di hadapan personel keamanan dan lusinan pengamat yang secara naluriah merekam insiden itu dari setiap sudut. Dan memungkinkan aksi terror yang dilakukan mendapatkan paparan maksimal bahkan sebelum media melaporkannya.

Para tersangka, yang diidentifikasi sebagai Syahrial Alamsyah juga dikenal sebagai Abu Rara dan istrinya Fitrie Adriana, segera ditangkap setelah serangan itu. Telah terungkap bahwa mereka adalah anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) sel teroris lokal yang terkait dengan Negara Islam.

Dengan kejadian itu, bangsa ini kembali bergumul dengan pertanyaan yang sama yang telah berulang kali ditanyakan: Apakah ini akan pernah berakhir? Mungkinkah itu dihindari? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu bahkan lebih relevan mengingat fakta bahwa insiden Pandeglang terjadi hanya dua hari sebelum peringatan bom Bali 2002 pada 12 Oktober.

Insiden terbaru yang terjadi sayangnya menghilangkan rasa kepercayaan dan keamanan yang dibutuhkan masyarakat. Sangat membingungkan bahwa seorang kepala menteri keamanan telah menjadi korban serangan teror skala rendah oleh dua ekstrimis yang menurut kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan telah berada di radar intelijen setidaknya selama tiga bulan. Kepala intelegen itu bahkan mengklaim bahwa Abu Rara telah diketahui mengumpulkan pisau sebelum serangan hari Kamis.

Pasukan polisi kontraterorisme Densus 88 yang terkenal telah memenangkan pujian di masa lalu karena menggagalkan banyak plot teror mengapa sekarang gagal ketika para tersangka sudah diketahui sebagai bagian dari sel teroris di Bekasi, Jawa Barat?  Hal ini membuat masyarakat curiga ada sesuatu yang tidak beres.

Kesimpulan

Tahun lalu, negara mengeluarkan UU Terorisme yang lebih keras yang memungkinkan tersangka teroris ditahan hingga 14 hari tanpa tuduhan. Mereka juga dapat ditahan selama 200 hari setelah didakwa dengan terorisme. Undang-undang ini juga mengamanatkan langkah-langkah “kontradikalisasi” dan “deradikalisasi”.

Ketika undang-undang itu diberlakukan, undang-undang itu menyulut keprihatinan hak asasi manusia. Tetapi undang-undang itu membawa harapan baru bagi tindakan kontraterorisme yang lebih kuat dan komprehensif. Tetapi insiden terbaru menunjukkan bahwa dibutuhkan lebih dari sekedar dokumen hukum untuk memerangi terorisme. Negara tidak hanya membutuhkan strategi yang lebih baik tetapi juga keyakinan yang lebih kuat untuk mengakhiri perang tanpa akhir ini.

Teks editorial secara tradisi itu dianggap sebagai jendela tayangan kebijakan editor surat kabar, pembaca, dan kritikus. Semuanya bisa menyampaikan pendapat tentang apa yang seharusnya diketahui masyarakat luas. Tujuan, fungsi, dan manfaatnya pun jelas yaitu diberikan untuk membuka pandangan baru masyarakat.

Ulasan mengenai teks editorial di atas diharapkan bisa membantu pembaca mendalami tentang teks ini. Pahami poin-poin pentingnya agar bisa menghasilkan artikel yang bagus dan menarik.


Baca juga:

Content Protection by DMCA.com