Senin, 16/09/2013 18:24 WIB

Film Horor 'Insidious Chapter 2' Memecahkan Rekor Box Office

Sutradara James Wan kini menjadi orang yang sangat diperhitungkan di dunia horor.
Oleh: Pramedya Nataprawira
Share :   
image
Salah satu adegan dalam film Insidious Chapter 2. (Foto: Matt Kennedy)
Los Angeles - Nama sutradara James Wan kini semakin melambung. Setelah menyutradarai Saw dan juga The Conjuring, sementara film Insidious Chapter 2 diperkirakan sudah menyentuh angka 41,1 juta dollar AS hasil dari penjualan tiketnya.

Angka ini nyatanya 10 juta dollar AS lebih banyak dari perkiraan sebelumnya. Menjadikannya rekor pembuka September tahun ini untuk debut film horor atau film aksi di jajaran Box Office AS.

Namun, ini adalah pencapaian kedua terbesar setelah Hotel Transylvania yang tahun lalu mencapai angka 42.5 juta dollar. Film yang masih dibintangi oleh Patrick Wilson ini mendapatkan hasil tiga kali lipat lebih besar dibanding raihan Insidious pertama di April 2011 (13,3 juta dollar, dari total akhir 54 juta dollar).

Nilai tambah untuk Wan karena cerdik dalam memasarkan filmnya dengan memperlihatkan cuplikan penonton yang berteriak, sampai menghadirkan pemain-pemain utama dari film sebelumnya. Namun yang patut diakui dari seorang Wan adalah ia menjadi ikon terkenal dengan cita rasa horornya, dan memberikan harapan kepada penonton untuk merasakan ketakutan yang sebenarnya.

Selain Insidious Chapter 2, film lain yang diluar ekspektasi adalah The Family. Berada di urutan kedua yang diperkirakan mencapai 14.5 juta dollar AS, lebih besar 5 juta dollar AS dari prediksi sebelumnya. Setelah itu, film yang dibintangi oleh Robert De Niro ini kembali mencentuh satu digit angka dalam penjualan tiketnya.

Film yang bertemakan aksi komedi ini diputar untuk penonton yang lebih tua, menjadikannya sebuah pilihan film yang cocok untuk melawan Insidious.

Box Office secara keseluruhan naik 19 persen terhitung dari pekan lalu. Sedangkan film yg dibintangi oleh Vin Diesel, Riddick harus kehilangan 63 persen dari bisnis debutnya akhir pekan lalu. Turunnya nilai seperti ini sudah lumrah terjadi untuk sebuah film fiksi ilmiah. Namun angka pencapaiannya dalam dua pekannya terhitung fantastis, dengan total 31 juta dollar AS.

Film Lee Daniels The Butler pun mendapatkan hasil yang memuaskan dengan nyaris mencapai 100 juta dollar AS setelah lima minggu. Di minggu keempatnya, mencapai angka 5,6 juta dollar AS atau hanya turun 34 persen dari pekan sebelumnya.

Sedangkan We’re The Millers berada di posisi kelima dengan meraih 5,4 juta dollar AS dengan total selama enam minggu mencapai sekitar 132 juta dollar AS.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_off
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Senin, 28 Juli 2014 14:35 WIB

Trik Pongki Barata untuk Memperbaiki Musik Indonesia

Trik Pongki Barata untuk Memperbaiki Musik Indonesia
Idul Fitri bukan cuma soal kembali suci tapi juga memperbaiki 'kerusakan' di tahun sebelumnya. Termasuk di antaranya..
 
Jumat, 25/07/2014 22:08 WIB

Gitar Hingga Sedan Milik Elvis Presley Akan Dilelang

Sebuah gitar Martin D-28, sedan Cadillac Seville 1976 serta naskah pribadi film pertama Elvis Presley, Love .....
 
 

Incoming

Rabu, 16/07/2014 19:30 WIB

Incoming: RABU: Duo Folk Mistik Pengantar Nuansa Bergidik

Orang-orang menyebut musik mereka mistis dan misterius. Ditambah dengan menggunakan foto taburan kembang ziarah sebagai sampul..

Music Biz

Rabu, 18/06/2014 19:59 WIB

YouTube Akan Hapus Video-video Musik Label Independen?

Situs berbagi video, YouTube dikabarkan akan menghapus video-video musisi yang berasal dari label independen menyusul sengketa..

Q & A

Senin, 21/07/2014 18:10 WIB

Exclusive Q&A: Anton Newcombe (The Brian Jonestown Massacre)

“Keep music evil,” itulah semboyan yang lantang diserukan oleh Anton Newcombe selaku aktor intelektual grup..