Lima Novel Indonesia Terbaik Tahun Ini Bersaing Untuk Kusala Sastra Khatulistiwa

Juga terdapat nominasi untuk lima buku puisi

Oleh
Lima buku prosa dan puisi yang menjadi nominasi untuk Kusala Sastra Khatulistiwa. Facebook/Richard Oh

Kusala Sastra Khatulistiwa, penghargaan penting di dunia sastra Indonesia telah mengumumkan lima nominasi untuk kategori prosa dan lima nominasi untuk kategori puisi. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Richard Oh, selaku pendiri ajang penghargaan tersebut pada status Facebook-nya belum lama ini.

Lima buku prosa yang terpilih adalah O oleh Eka Kurniawan, Si Janggut Mengencingi Herucakra oleh A.S. Laksana, Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi oleh Yusi Avianto Pareanom, Agama Apa Yang Pantas Bagi Pohon-Pohon? oleh Eko Triono, dan Genduk oleh Sundari Mardjuki.

Lima buku puisi yang terpilih adalah Ibu Mendulang Anak Berlari oleh Chyntha Hariadi, Sergius Mencari Bacchus oleh Norman Erikson Pasaribu, Kawitan oleh Ni Made Purnama Sari, Buku Tentang Ruang oleh Avianti Armand, dan Playon oleh Azis Manna.

Sejak 2001, penghargaan yang awalnya diberi nama Khatulistiwa Literary Award tersebut memberikan penghargaan kepada para pegiat sastra yang karyanya dinilai baik selama setahun terakhir. Nama-nama seperti Goenawan Muhammad, Sapardi Djoko Damono, Remy Sylado sampai Seno Gumira Ajidarma pernah diganjar penghargaan ini.

Penghargaan ini didirikan oleh Richard Oh dan Takeshi Ichiki, untuk merayakan penulis berbakat di kancah literasi Indonesia. Di tahun-tahun sebelumnya, penyerahan penghargaan dilaksanakan di Plaza Senayan. Untuk tahun ini, belum ada informasi terkait.

Editor's Pick

Add a Comment