Rock in Borneo 2016: Pesta Rakyat Musik Cadas di Kalimantan

Sebuah festival rock internasional gratis dihadiri 80 ribuan penonton

Oleh

Rock in Borneo 2016 - sebelumnya sejak 2012 dikenal dengan nama Kukar Rockin' Fest - telah sukses diselenggarakan pada Sabtu (26/3) lalu. Bertempat di Lapangan Panahan Aji Imbut Stadium, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rock in Borneo 2016 berhasil menyedot lebih kurang 80.000 penonton dari berbagai penjuru pulau Kalimantan.

Ini merupakan kali kelima kolektif Distorsi yang didukung penuh Bupati Kuta Kartanegara, Rita Widyasari, menggelar sebuah festival musik rock bertaraf internasional tanpa dipungut biaya sepeser pun bagi para penonton yang datang ke sana. Hal tersebut menjadikan festival ini sebagai satu-satunya pergelaran musik cadas gratis mancanegara di Indonesia.

Khusus di tahun ini perubahan nama festival pun dilakukan. Akbar Haka, vokalis band metal Tenggarong, Kapital, sekaligus ketua panitia acara tersebut, mengungkapkan alasannya.

"Kami setiap tahunnya kedatangan kawan-kawan dari Kalimantan lain, [seperti] Palangkaraya, Kal-sel, Banjarmasin, dan segala macam. Jadi jumlah mereka tidak main-main selalu datang dengan ber-bis-bis," kata Akbar. "Kami sharing dan ngobrol bahwa mereka bangga ada sebuah pergerakan musik keras di tanah Kalimantan sehingga akhirnya kami berpikir bahwa nggak adil aja kalau ini namanya cuma mengangkat Kutai Kartanegara. Jadi kami inginnya bahwa ini adalah kebanggaan sama-sama, kebanggaan anak-anak Kalimantan. Akhirnya kami menggeser namanya menjadi Rock in Borneo," lanjut dia.

Setelah menghadirkan Sepultura di Kukar Rockin' Fest tahun pertama (2012), Helloween di Kukar Rockin' Fest tahun kedua, Testament di Kukar Rockin' Fest tahun ketiga, dan Firehouse di Kukar Rockin' Fest tahun keempat, kali ini Rock in Borneo 2016 menghadirkan satu grup pop ternama asal Denmark, Michael Learns to Rock.

Lalu seperti apa kemeriahan Rock in Borneo 2016 yang kini tak ubahnya berperan sebagai sebuah pesta rakyat raksasa bagi publik Kalimantan? Selamat menyaksikan!

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. 5 Cerita Tentang Lagu-Lagu Efek Rumah Kaca
  2. Sick Of It All: "Sepertinya Donald Trump Sengaja Ditempatkan untuk Melumpuhkan Negara"
  3. Movie Review: Posesif
  4. Bersenang-senang di Perhelatan Oktobeerfeast 2017
  5. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa

Add a Comment