Dimakamkan Esok, Jenazah Rinto Harahap Diterbangkan Petang Ini dari Singapura

Penyanyi, pencipta lagu dan produser legendaris Tanah Air yang mempopulerkan pop balada, Rinto Harahap, telah diberitakan tutup usia akibat kanker tulang belakang yang dideritanya sejak lama. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura pada usia 65 tahun.

Oleh
Penyanyi, pencipta lagu dan produser legendaris Tanah Air yang mempopulerkan pop balada, Rinto Harahap, telah diberitakan tutup usia akibat kanker tulang belakang yang dideritanya sejak lama. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura pada usia 65 tahun.

Jenazah Rinto Harahap akan diberangkatkan dari Singapura pada petang nanti. Rencananya, almarhum akan dimakamkan Rabu (11/2) esok di Taman Pemakaman Umum Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Dilahirkan di Sibolga, Sumatera Utara pada 10 Maret 1949, Rinto dikenal sebagai personel The Mercy"s bersama Erwin Harahap, Reynold Panggabean, Rizal Arsyad, dan Iskandar yang kemudian digantikan oleh Charles Hutagalung.

Setelah band tersebut bubar pada akhir dekade "70-an, Rinto bersama Erwin yang merupakan kakaknya lanjut menguji nasib di industri rekaman; kali ini sebagai pemilik label rekaman bernama Lolypop Records. Beberapa nama yang berhasil mereka orbitkan antara lain adalah Nia Daniati, Betharia Sonata, Christine Panjaitan, Iis Sugianto, dan Eddy Silitonga.

Selain itu, Rinto juga sempat menjalankan karier solo dengan merilis album-album bertajuk Bila Kau Seorang Diri dan Kroncong Abadi. Ia pun menerima penghargaan berupa Anugerah Seni dari Direktorat Jenderal Kebudayaan – Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sebagai penyanyi serta pencipta lagu berprestasi pada Maret 1982.


Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. Live Review: Mocca x Payung Teduh
  3. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  4. Live Review: Elephant Kind X Rock N Roll Mafia
  5. Perpaduan Gairah Musik dan Skateboard di Volcom: Road to Cakrawala

Add a Comment