7 Fakta Seputar Perjalanan Karier Maliq & D'Essentials

Salah satu band neo soul terbaik yang dipunyai Indonesia telah berdiri sejak tahun 2002

Oleh
Maliq & D'Essentials

Bisa dibilang jarang sekali sebuah band pop bertahan lama, Maliq & D'Essentials bukan hanya dapat melakukannya selama lima belas tahun tapi terus-terusan menunjukkan kualitas. Band yang kini beranggotakan Angga Puradiredja (vokal), Widi Puradiredja (drum), Indah Wisnuwardhana (vokal), Dendy 'Jawa' Sukarno (bass), Arya 'Lale' Aditya Ramadhya (gitar), Ilman Ibrahim Isa (keyboard) telah merilis tujuh album sepanjang perjalanan karier.

Menggabungkan jazz, funk, soul, dan pop ke dalam satu musik yang mudah dicerna adalah sebuah tantangan. Hebatnya secara konsisten mereka terus memproduksi lagu-lagu yang bukan hanya enak didendangkan tapi juga punya standar produksi yang tinggi. Mereka juga tergolong produktif karena dengan jarak pembuatan album yang tak terlalu jauh.

Apa saja kah pencapaian yang sudah dilakukan Maliq & D'Essentials? Berikut fakta yang terpapar sepanjang perjalanan karier Maliq & D'Essentials.

1) Maliq & D’Essentials Berawal Dari Dua Orang

Maliq & D'Essentials

Maliq & D"Essentials terbentuk pada tahun 2002. Awalnya sebagai perwujudan musik dari konsep yang diusung oleh Puradiredja bersaudara, Angga dan Widi. Kata Maliq berarti Music and Live Instrument Quality, sedangkan D"Essentials mengacu pada personil lainnya. Di album pertamanya 1st Maliq & D"Essentials, banyak musisi yang membantu rekaman, bahkan bukan hanya personil yang kemudian ditampilkan di panggung.

2) Pemenang Tiga Anugerah Musik Indonesia Awards

Maliq & D'Essentials

Sejak mengeluarkan album pertama pada 2004, Maliq & D"Essentials mendapatkan tiga penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia Awards. Album Jazz Terbaik untuk Free Your Mind (2008), lalu Duo/Grup Urban terbaik berkat lagu "Setapak Sriwedari" (2014) dan disusul Karya Produksi Urban Terbaik untuk lagu "Aurora" pada 2015.

3) Lale Mempunyai Band Metal Sebelum Bergabung Ke Maliq & D’Essentials

Lale

Arya Adithya Ramadhya atau dikenal sebagai Lale sebelumnya tergabung di band metalcore bernama MARCH. Di band ini ia sempat menelurkan album berjudul Polymath sebagai gitaris. Lale menggantikan posisi Nur Satriatama sebagai gitaris pada 2008.

Sejak bergabung, ia bukan hanya menjadi personel tetap namun juga pencipta lagu. Belakangan bersama Ilman (personil Maliq & D"Essentials lainnya) dan Nino (RAN) membentuk grup penulis lagu dan produser yang kemudian menghasilkan berbagai hits.

4) Indah Sempat Terancam Kehilangan Suara

Maliq & D'Essentials

Indah, sang vokalis sempat mengalami momen ia terancam kehilangan suara. Kejadian ini bermula pada akhir tahun 2012. Di mana ia mulai merasakan keanehan pada suaranya. Setelahnya ia sempat berobat ke Singapura dan divonis harus operasi. Proses ini berlanjut sampai ke pembuatan album Musik Pop. Untungnya berkat istirahat dan menjaga kesehatan, suaranya bisa kembali seperti sedia kala.

5) The One Management dan Organic Records

Maliq N D'Essentials

Sejak 2009, Maliq & D"Essentials mendirikan The One Management dan Organic Records. Kedua tempat ini kemudian menjadi tempat mereka berkarya. Tapi bukan sebatas band, mereka juga menggandeng talenta lainnya. Kedua divisi ini pertama kali diperkenalkan lewat album Mata, Hati, dan Telinga.

Pada tahun 2012, Organic Records merilis album kompilasi Radio Killed The TV Stars yang berisikan lagu-lagu dari Endah N Rhesa, Twentyfirst Night sampai Sore. Di tahun 2016, mereka merilis album Pop Hari Ini dengan pengisi album Barasuara, HiVi! sampai Kunto Aji.

6) Produktif Mengeluarkan Karya Baru

Sebagai band, Maliq & D"Essentials bukan hanya bisa konsisten bertahan di industri namun juga terus berkarya. Sejak 2004, total tujuh album telah dirilis. Dengan dua album awal dirilis juga versi spesialnya. Terakhir, Senandung Senandika yang berisikan 9 lagu dengan single andalan "Senang" dan "Sayap".

Mereka juga pernah mengeluarkan DVD Maliq & D"Essentials & Organic All Stars – Live at Jakarta International Java Jazz Festival 2009. Juga berbagai single seperti terakhir "Mendekat Melihat Mendengar" yang dilepas terpisah. Mereka juga hadir di berbagai kompilasi dari soundtrack film sampai tribut untuk Kla Project.

7) Mengadakan Sesi Rekaman Live di Konser Intim Together Whatever Session

Maliq & D"Essentials telah mengadakan konser intim di Together Whatever Session yang bertempat di Union PIM Street Gallery pada Minggu, 20 Agustus lalu. Konser gratis ini terbuka bagi siapa saja yang mengikuti persyaratan yang ditentukan sesuai yang tertera di Instagram Together Whatever. Mereka membawakan total dua belas lagu yang kesemuanya direkam dalam bentuk video dan audio.

Tonton obrolan Rolling Stone Indonesia bersama Maliq N D'Essentials menyoal perjalanan karier mereka dan percakapan tentang album terbaru:

Bagian Satu:

Bagian Dua:



Related

Most Viewed

  1. JRX, Frau, Iksan Skuter Bakal Tampil di Acara Solidaritas Korban Penggusuran Kulon Progo
  2. Payung Teduh Memperkenalkan Single Terbaru, "Di Atas Meja"
  3. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  4. Pernyataan 37 Stasiun Radio Jakarta di Radio Day 2017
  5. Ramengvrl Lepas Single Terbaru, "GO! (I Can Be Your)"

Editor's Pick

Add a Comment