Saksikan Paul McCartney, Bono, Pharrell Mendesak Aksi Nyata untuk Perubahan Iklim

Para musisi terkenal menyatakan dukungan mereka untuk film dokumenter Al Gore yang terbaru, 'An Inconvenient Sequel'

Oleh

Paul McCartney, Bono, Pharrell Williams, dan banyak musisi lainnya mendesak aksi nyata untuk mengurangi dampak pemanasan global dalam video terbaru yang dirilis belum lama ini. Klip yang berjudul "Why Are You Inconvenient?" tersebut berkaitan dengan rilisnya film dokumenter terbaru Al Gore, An Inconvenient Sequel.

Pernyataan impresif para bintang ini menandai dukungan mereka atas usaha Gore. "Saya tidak nyaman dengan masa depan planet ini," kata McCartney. "Yang termiskin dari yang miskin akan marah karena mereka yang akan terdampak pertama dan paling buruk oleh perubahan iklim," tambah Bono. "Kita punya satu planet tempat kita hidup –kita belum berada di Mars," ujar Williams. "Hingga kita sampai di sana, saya merasa tidak nyaman."

Sentimen serupa disampaikan Adam Levine dari Maroon 5, Chainsmokers, Camila Cabello, Andra Day, Jennifer Hudson, DNCE, Steve Aoki, Randy Jackson, dan Ryan Tedder. Tedder juga menulis lagu berjudul "Truth to Power" yang muncul dalam An Inconvenient Sequel, dan yang mengakhiri "Why Are You Inconvenient?", dimainkan saat gambar para aktivis yang protes melewati layar.

An Inconvenient Sequel rilis lebih dari 10 tahun setelah An Inconvenient Truth, dokumenter pertama Gore tentang bahaya dari perubahan iklim. Film tersebut memenangkan dua Academy Awards untuk kategori Best Documentary dan Best Original Song.

Gore percaya bahwa dokementer seperti yang ia buat lebih penting saat ini dibanding pada 2006. "Dalam lingkungan media sosial yang ramai, sudut pandang adalah fakta yang menggusur," katanya kepada New York Times, "dan itu membuat ruang di mana dokumenter yang baik telah menjadi cara terbaik dan terefektif untuk menyampaikan pesan dengan integritas."

Ia tetap optimis tentang kemampuan planet ini melawan pemanasan global. "Kita bisa memecahkan ini," tegasnya dalam The Late Show, "dan kita akan memecahkannya." (aby/wnz)

Editor's Pick

Add a Comment