John Mayer

Tentang nyaman bersama zat-zat pembuka wawasan dan kenapa ia "sangat bahagia" bermain dengan Dead & Company

Oleh
John Mayer Frank Ockenfels

"Saya akan bermain musik selama enam jam," kata John Mayer. Ia sedang membicarakan konsernya pada malam ini di Atlanta, bermain dengan Dead & Company--menampilkan para alumni Grateful Dead, yakni Bob Weir, Mickey Hart, dan Bill Kreutzmann--disusul dengan pertunjukan tengah malam bersama Dave Chappelle. Duo itu mengadakan pertunjukan berdua berjudul Controlled Danger, yang akan mereka bawa ke New York pada September. Setelah tur bersama Dead & Company, Mayer akan kembali ke tur solonya, memperkenalkan lagu-lagu dari The Search for Everything, albumnya yang luar biasa.

Belum lama ini Billy Joel berandai bisa tampak keren di panggung, dan kadang-kadang ia iri terhadap ekspresi wajah Anda saat bermain gitar.
[Tertawa] Wajah bergitar tidak keren. Saya merasa kurang nyaman jika orang-orang pikir saya yang menciptakan wajah bergitar, karena sudah ada orang-orang lain dengan wajah bergitar selama bertahun-tahun. Andai bisa ke hutan di Borneo, memberi gitar Fender Stratocaster ke sebuah suku dan memperdengarkan musik Jimi Hendrix ke mereka–tapi tidak memperlihatkan Jimi Hendrix–lalu kembali lima tahun kemudian dan melihat apakah ada wajah bergitar. Saya rasa akan ada.

Ini musim panas kedua Anda tur bersama Dead & Company. Apa yang Anda pelajari?
Ada kalimat dalam dokumenter Long Strange Trip, Donna Jean bercerita tentang bagaimana ia bergabung dengan Grateful Dead. [Keith Godchaux, suaminya] bilang kepadanya, "Saya tak mau mendengar musik ini lagi. Saya ingin memainkan musik ini." Saya terpukau, karena itu persis seperti apa yang saya rasakan. Kita tak bisa mendapatkan musik ini di tempat lain. Saat mendengar awal lagu "Scarlet Begonias", kita kurang yakin itu apa, siapa memainkan bagian apa—ramuan yang indah. Bermain di band itu sebuah berkah. Saya bahagia seperti babi di lumpur.

Anda menjadi inspirasi besar bagi generasi baru pencipta lagu, termasuk Ed Sheeran dan Shawn Mendes.
Saya tak menduga itu akan terjadi. Kita tak sadar bahwa setiap lima tahun akan muncul orang hebat baru di dunia musik. Pengaruh dari dunia blues dalam musik saya tak sebesar yang saya inginkan, namun menurut saya banyak hal spiritual dari dunia blues yang dapat diterapkan untuk urusan ini: Orang-orang itu seperti saya. Dulu saya mengagumi Eric Clapton dan Stevie Ray Vaughan. Semua idola saya baik kepada saya, jadi ada semacam kontrak untuk membuat para pendatang baru merasa diterima. Itu cara pandang saya, daripada memandangnya dengan berpikir bahwa saya tak bisa mendapat kesempatan yang sama seperti Ed Sheeran, karena saya memang tak bisa.

Kesempatan seperti apa?
Saya berusia 39 tahun. Saya bisa ikhlas dan berpikir, "Baiklah, saya takkan menjadi No. 1 di Spotify karena memang tidak seharusnya saya menjadi No. 1." Saya tahu jalur saya ada di mana.

Belum lama ini Anda berkata "sedang memasuki kehidupan ganja".
Barang tersebut menggantikan alkohol, dan kualitas kehidupan saya meningkat pesat. Minum adalah penipuan. Tiap kali saya minum selalu terasa salah. Tak pernah ada jumlah yang membuat saya merasa lebih baik.

Jadi ganja tidak membuat Anda merasa aneh atau terlalu banyak berpikir?
Sejak dulu saya adalah orang yang berkata kalau saya tak suka kondisi tak sadar. Tapi begitu kita tahu di mana kita ada dan tahu bisa kembali ke mana, serta pikiran cukup terbuka untuk sedikit menggerakkan alam sadar, maka tak apa-apa. Saya lebih terbuka untuk perubahan kecil dalam alam sadar. Saya ingat setiap trip yang saya alami. Saya ingat setiap pikiran yang terlintas.

Baru-baru ini Anda masuk tabloid karena Katy Petty menyebut Anda sebagai "kekasih terbaik" yang pernah dimilikinya.
Saya tidak punya pendapat yang cukup keren untuk Anda. Saya sudah menguasai permainan ini. Saya jarang mengalami konsekuensi negatifnya. Saya telah menaklukkan kegelisahan. Saya memainkan musik yang paling menggugah jiwa saya. Saya bersumpah, katalog terhebat dalam sejarah rock & roll adalah milik Grateful Dead. Saya sedang menikmati hidup. Saya berusia 39 tahun–saya masih ingat 32. Saya tak mau mengulanginya lagi.

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. 10 Kolaborasi Seru yang Terjadi di Soundrenaline 2017
  2. Kuartet Rock Asal Bali, Zat Kimia, Luncurkan Album Perdana
  3. Saksikan Trailer Film ‘Chrisye’ yang Menampilkan Vino G. Bastian
  4. Linkin Park Akan Tampil di Konser Penghormatan Chester Bennington
  5. Dengarkan Lagu Punk dalam Vinil Beyoncé

Add a Comment