Grup Folk Rock asal Bandung, Rusa Militan, Merilis Album Perdana

‘No Future’ dirilis dalam format fisik juga digital

Oleh
Rusa Militan. Dok. Rusa Militan

Grup folk rock asal Bandung, Rusa Militan, belakangan ini telah resmi merilis album perdananya yang bertajuk No Future. Album yang dirilis secara independen ini sudah bisa didapatkan dalam format fisik – tersedia dalam deluxe edition dan reguler – maupun didengarkan secara streaming lewat beberapa layanan musik digital seperti iTunes, Spotify, Deezer, dan lain-lain.

Rusa Militan yang terbentuk pada 2011 lalu diperkuat oleh vokalis/gitaris Mario Panji, pemain synthesizer/microsampler Harry Marvelous, gitaris/vokalis Ginar Raby, pemain bas/vokalis Goegah Gundara, serta pemain drum/vokalis Narendradipa S. Musiknya memuat beberapa elemen seperti gaya vokal rock pertengahan tahun 2000, balada folk ringan, hingga efek synthesizer mengawang ala psikedelika era "60-an.

Menurut penuturan pihak band lewat siaran persnya, No Future digambarkan seperti, "menghadirkan perluasan bunyi yang lebih eksploratif dari folk-rock pada umumnya, yang mana dalam hal ini, memadupadankan ragam resapan unsur musikal dan mengemasnya dengan pendekatan yang jauh lebih futuristik."

No Future, yang sudah dikerjakan sejak hampir empat tahun silam, memuat beberapa cerita seperti keresahan ide, luapan emosi, pencarian jati diri dalam manusia, hingga penghormatan kepada alam semesta. "Ada bisikan, (semacam) halusinasi, penuh meditasi. Lalu perjalanan spiritual, euforia perkumpulan dan lain-lain," tambah Mario. "Ringkasnya, ini adalah kisah kami. Saya pribadi, tidak bisa menulis dari perspektif orang ketiga, saya selalu menulis dari pengalaman langsung yang dialami. Album ini sangat personal, semua personel terceritakan."

Format fisik deluxe edition dari No Future memuat beberapa bonus seperti zine, catatan-catatan singkat yang menafsirkan frase antar lagu, dua t-shirt (long sleeve & basic), hingga bonus-bonus lainnya. Edisi ini dibanderol dengan harga Rp 300 ribu. Sedangkan untuk edisi reguler, yang memuat tambahan sticker dan zine, dibanderol dengan harga Rp 50 ribu.

Editor's Pick

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. Film 'Turah' Dipilih untuk Mewakili Indonesia pada Oscars 2018
  3. Konferensi Musik Indonesia, Archipelago Festival, Siap Diselenggarakan Oktober Mendatang
  4. Proyek Musik Elektronik Putra Bungsu Addie MS, Mantra Vutura, Rilis Album Mini
  5. Saksikan Trailer Film ‘Chrisye’ yang Menampilkan Vino G. Bastian

Add a Comment