Kompilasi 'Dentum Dansa Bawah Tanah' Langsungkan Tur Mikro

Dua panggung di Jakarta, satu di Bandung, dan satu di Yogyakarta

Oleh
Sampul album kompilasi 'Dentum Dansa Bawah Tanah'. Pepaya Records

Setelah mengeluarkan rilisan dalam format kaset, CD, dan VCD, kompilasi musik elektronik Dentum Dansa Bawah Tanah bakal melangsungkan tur mikro di Pulau Jawa. Tur bertajuk Defile ini telah memastikan empat tanggal yaitu Defile #1 di Hide and Seek, Jakarta pada 24 Maret, Defile #2 di Queen's Head, Jakarta pada 13 April, Defile #3 di Bandung pada 22 April, dan Defile #4 di Yogyakarta pada 6 Mei. Venue untuk dua tanggal terakhir akan diumumkan menyusul.

Melalui rilis pers, Pepaya Records selaku label rekaman yang merilis Dentum Dansa Bawah Tanah menjelaskan soal pemilihan kata 'defile' sebagai tajuk tur: "Terinspirasi dari prosesi barisan yang bergerak dengan arahan tertentu menuju akhir. Dalam setiap acara, Defile akan menyediakan seluruh produk yang berkaitan dengan Dentum Dansa Bawah Tanah, mulai dari CD, VCD, hingga merchandise."

Mereka juga mengungkapkan tujuan dari tur ini, yaitu mempromosikan program Dentum Dansa Bawah Tanah yang dirilis pada Oktober 2016 lalu.

Tak lama sebelum pengumuman tur Defile, Pepaya Records telah mengedarkan video musik untuk tiga belas lagu yang tercantum dalam album kompilasi Dentum Dansa Bawah Tanah. Dalam rangka perilisan ini, dilaksanakanlah pemutaran untuk umum di Kinosaurus, Jakarta pada 19 Maret lalu; berbarengan dengan peluncuran VCD-nya.

Album kompilasi Dentum Dansa Bawah Tanah memuat empat belas entitas yang terdiri dari REI, whoosah, Harvy Abdurachman, Baldi, Sattle, Android 18, Basement House, Sunmantra, Django, Maverick & Moustapha Spliff, Duck Dive, serta Future Collective. (rn)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  2. Inilah Para Pemenang AMI Awards 2017
  3. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  4. Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
  5. Trailer Film 'Posesif' Tampilkan Adipati Dolken dan Putri Marino dalam Percintaan yang Brutal

Add a Comment