The Secret, Proyek Senang-Senang Tiga Musisi Ternama

Ketika Piyu (Padi), Makki serta Rowman dari Ungu bersatu membentuk band bernuansa pop funk 80-an

Oleh
Dari kiri ke kanan: Natalie, Abe, Piyu, Makki, Dewi, Rowman. Dennis Tumiwa

"Piyu lagi demen baca yang berat-berat gitu. Kayak Mein Kampf, Nietzsche," ujar Makki Parikesit, bassist yang lebih dikenal sebagai pendiri Ungu ketika mengomentari gaya menulis lirik pentolan Padi tersebut di band mereka terkini, The Secret.

Satriyo Yudi Wahono, atau dikenal sebagai Piyu ternyata sempat satu band bersama Makki ketika masih sekolah di SMA Negeri 2 Surabaya. Saat bergabung bersama di band Night Boys, Piyu bermain gitar sedangkan Makki bermain bass. Puluhan tahun kemudian mereka dipertemukan lagi dalam sebuah pentas. Pada 2011 keduanya sudah berstatus sebagai musisi ternama di tanah air. Makki bersama Ungu, sedangkan Piyu sedang menjalankan proyek sendiri. Pertemuan itu ternyata membawa mereka ke proyek-proyek musik lainnya.

Sejak 2013, mereka sudah bersama dalam satu band, yang ketika itu dinamakan The Frontmen. Setelah berjalan bersama Dendi (Mike"s Apartment), Galih, dan Agung dari satu acara ke acara lain, Piyu memutuskan ingin membuat sesuatu yang berbeda. Tawaran dari satu merek rokok untuk membawa bandnya tur digunakan olehnya sebagai ajang memperkenalkan band baru.

"Awalnya aku ada obrolan bersama Makki pengen bikin band kayak Anderson Bruford Wakeman Howe atau Asia yang bisa menggabungkan (musik) acid dan jazz. Dari modern-nya ada unsur A Perfect Circle atau Angel and Airwaves," cerita Piyu kepada Rolling Stone Indonesia. Maka dicarilah personel yang bisa memainkan musik seperti itu. Piyu mengajak Norman Abraham Simpson, yang sudah terbiasa bermain jazz untuk mengisi keyboards. Sementara Makki mengajak teman sekaligus drummer Ungu, Rowman ikut bergabung.

Daya tarik utama sebuah band pop adalah vokalisnya. Diperlukan nilai lebih dari vokalis untuk membuat orang-orang berpaling kepada band tersebut. Piyu kemudian mengajak dua personel D"Dolls, Dewi Muninggar dan Natalia Holscher untuk mengisi vokal. "Dari awal mikirnya akan terjadi pengulangan kalau masih saja membuat band dengan vokalis cowok, paling ballad rock, gitu-gitu lagi," kata Piyu.

Dengan formasi ini mereka berjalan sebagai The Secret dan mengadakan tur yang dimulai pada 16 Mei lalu di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Setelah satu bulan berjalan, mereka mencoba untuk membuat satu lagu. Di sinilah lagu "Semesta (Sayang Lepaskan Aku)" tercipta. Lagu yang kemudian dipilih sebagai single utama. Naluri musisi yang kuat membuat mereka berlanjut menciptakan lima lagu dan terus menerus hingga akhirnya mencapai satu album.

Lagu "Semesta (Sayang Lepaskan Aku)" telah dirilis resmi pada bulan lalu. Kalau mendengarnya sekilas, tak terbayangkan ada sosok penyayat gitar di lagu-lagu Padi yang ikonis mengocok gitarnya seakan Nile Rodgers dari Chic tengah merasukinya. Ada nuansa menyenangkan seperti di lagu "Get Lucky" yang terdengar di lagu ini.

Menurut Makki, "Janjiannya dari awal kalau bikin sesuatu yang udah pernah, udahlah nggak usah." Piyu kemudian menambahkan, "Memang kita mencari sesuatu yang fresh, musik agak sedikit retro, kembali ke era dimana buat musik harus fun, meski lagunya tentang cewek yang patah hati tetap saja ada optimisnya."

Bukan hanya dari segi musik, segi lirik pun jadi perhatian khusus. Selama ini publik mengetahui keahilan Piyu merangkai kata-kata puitis, bersama The Secret dia memakai pendekatan lain, "Liriknya juga kita membedakan, kata-kata yang dipilih lebih science. Kayak umpamanya istilah di lagu Semesta. "Frekuensi" atau "dimensi berbeda" untuk menggambarkan hubungan yang udah nggak satu tujuan. Kalau aku memasukkan kata-kata yang masih cocok korelasinya dengan lagunya," jelas Piyu.

Giliran proses jualan, Makki yang angkat bicara. "Kami pengen mematahkan kata-kata orang kalau jualan CD itu susah. Ada strategi yang pengen dicoba. Kalau ini jalan, gue bisa menutup mulut banyak orang," ujarnya. Ia menekankan, "Gue setuju orang nggak beli CD mulu, tapi orang suka merchandise kan. Suka nggak suka infrastruktur yang dulu ada sekarang udah nggak ada. Lo semua mau pindah ke digital, tapi itu fine, yang lama jangan ditinggalkan."

Apakah proyek lain dari Piyu, Makki dan Rowman bakal berhenti? "Nggak sih, proyek lain tetap jalan. Sekarang yang dikerjain The Secret karena lagi seru-serunya jadi ya fokus di sini dulu," ujar Makki. "Ini sesuatu yang tertunda sudah lama, mumpung lagi ada kesempatannya, kalau setengah-setengah tanggung, kalau nggak dikerjain full sayang banget. Gue tau kok mesti ngomong ke siapa, gue tahu kok mesti jual kemana. PR-nya bukan apakah kita tahu atau bisa. Tapi barang kita emang bagus atau nggak," jelasnya lagi berapi-api.

Bagi Makki, perjalanan bersama The Secret membawanya ke kenangan pertama kali ngeband. "Kami berasa refresh lagi. Kalau kansnya, kami nothing to lose, karena yang kami lakukan adalah bermusik, nggak ada yang dikhawatirkan. Semuanya ada porsi masing-masing," tuturnya dengan semangat. "Kami nggak menempatkan diri sebagai Piyu dari Padi, Makki Ungu. Kami mau promosi The Secret, semangatnya kayak band baru," tambah Piyu.

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Robin Thicke, Jonas Blue, Isyana Sarasvati Siap Meriahkan Pesta Ulang Tahun NET.
  2. Damon Albarn Bicara tentang Album Terbaru Gorillaz yang Penuh Bintang dan Masa Depan Blur
  3. Movie Review: Guardians of the Galaxy Vol. 2
  4. Disney Mengumumkan Tanggal Rilis ‘Star Wars’ dan ‘Frozen 2’
  5. Spotify: “The Chainsmokers Paling Didengarkan oleh Pelajar Indonesia”

Add a Comment