Pentolan Megadeth Sangat Berduka Atas Kepergian Nick Menza

Dave Mustaine mencurahkan perasaannya melalui Facebook band

Oleh
Dave Mustaine dan Nick Menza. Facebook/Megadeth

Pentolan sekaligus pendiri band metal legendaris Megadeth, Dave Mustaine mengungkapkan perasaan duka cita yang mendalam atas wafatnya mantan drummer bandnya, Nick Menza pada Sabtu (21/5) lalu, saat manggung bersama OHM di California, Amerika Serikat.

Dave Mustaine merilis curahan perasaannya melalui laman Facebook Megadeth pada pagi tadi.

"Saya bangun pagi tadi karena pesan singkat dari anak saya, dengan berita wafatnya Menza. Kaget, hancur, dan sedih belum dapat menjelaskan perasaan saya," tulis Dave di laman facebook Megadeth.

Dave juga menjelaskan bahwa dirinya dan Nick memiliki ikatan yang kuat, walaupun mereka berpisah pada 1998. "Kami berpisah setelah Cryptic Writings. Kami, seperti semua saudara, bisa tak sepaham pada suatu waktu, namun memiliki ikatan yang kuat," tulisnya lagi.

Dalam ungkapan tersebut, Dave juga menjelaskan bagaimana dahulu Nick bergabung dengan Megadeth, "Berawal sebagai teknisi band, Nick kemudian segera menampilkan bakat dan kepribadiannya, tidak butuh waktu lama bagi kami untuk menyadari bahwa dia berhak berada di atas panggung bersama kami, di belakang drum. Kami meminta Nick untuk bergabung dengan Megadeth sebagai drummer kami pada 1989. Pada saat itu, band ini telah mendapatkan album platinum pertama."

Megadteh mencapai ketenaran terbesar mereka dan juga penjualan terbesar saat era Nick Menza. Rust In Peace, Youthanasia, dan Cryptic Writings semua bersertifikat platinum. Sementara itu, Countdown to Extinction mendapatkan platinum ganda. Album yang dirilis pada 1992 itu pun mampu menembus tangga album tertinggi pada nomor dua Billboard 200.

Menza jatuh pingsan pada Sabtu lalu ketika sedang tampil bersama OHM di Baked Potato Studio City, California, Amerika Serikat. Nick pingsan pada saat lagu ketiga, dan kemudian dinyatakan meninggal setibanya di rumah sakit. Pada usia ke-51, Nick diperkirakan terkena serangan jantung. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab utama kematiannya.

Salah seorang yang hadir di The Baked Potato pada malam itu memberikan kesaksiannya, "Dia nampaknya kejang, namun (Nick) berhenti bernapas. Dua orang pelanggan membantu dan melakukan tindakan CPR (resusitasi jantung paru-paru) hingga pihak medis datang. Mereka melakukan pertolongan dan melakukan tindakan medis selama lebih dari 25 menit," demikian dilansir Blabbermouth.

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Vokalis Shaggydog Rilis Lagu Elektronik Terbaru, "Senyawa Alam"
  2. Superman is Dead Tolak Permintaan Presiden Jokowi untuk Memakai Lagu Mereka
  3. Duo Rock Alternatif Pendatang Baru, Nakedsouls Project, Rilis Album Mini Perdana
  4. Jangar Laksanakan Tur Mini Pada Awal April
  5. Rich Chigga Akan Jalankan Tur Amerika Serikat Perdana

Add a Comment