Aaron Ramsey Ingin Teknologi Video Dipakai di Pertandingan Sepak bola

Keputusan wasit yang salah bisa menyebabkan kerugian.

Oleh
Aaron Ramsey. Facebook/Arsenal

Minimnya penggunaan teknologi untuk mengambil keputusan dalam pertandingan sepak bola membuat gelandang Arsenal Aaron Ramsey memberikan saran. Ia ingin agar ada penggunaan teknologi video setelah golnya ke gawang Liverpool di pertandingan Liga Premier pada Senin lalu (24/6) dianggap offside.

Pertandingan antara Arsenal kontra Liverpool memang berakhir 0-0, tapi gol Ramsey di menit ke-9 yang dinyatakan offside oleh wasit ternyata sah setelah dibuktikan lewat video tayangan ulang.

"Saya pikir saya tidak dalam posisi offside. Jadi saya menunggu untuk memastikan apakah gol atau tidak, tapi ternyata asisten wasit mengangkat bendera tanda offside. Padahal kalau dilihat dari tayangan ulang, saya onside. Seharusnya kami bisa unggul 1-0," ucap Ramsey seperti dilansir Goal.

Ramsey mengungkapkan kalau menggunakan teknologi video tidak perlu memerlukan waktu yang lama. "Paling tidak hanya butuh 20 detik untuk mengevaluasi keputusan yang tentunya bisa menjadi pengubah pertandingan."

Di sepak bola memang belum ada penggunaan teknologi video, sedangkan olahraga lain seperti basket dan rugby sudah menggunakannya. Ramsey merasa kalau Liga Premier perlu memakai teknologi video seperti pertandingan rugby.

"Saya pikir kita perlu melihat olahraga rugby. Mereka sukses dengan itu. Anda hanya perlu hentikan pertandingan sejenak, melihat video selama 20 detik lalu bisa mengambil keputusan yang tepat dan adil," jelas pemain tim nasional Wales ini.

Kerugian seperti yang dialami Ramsey cukup sering terjadi dalam sepak bola. Tidak hanya untuk gol, tapi kerugian pelanggaran yang menyebabkan pemain mendapat kartu merah ataupun yang menyebabkan terciptanya penalti. Selaku manusia, wasit bisa melakukan kesalahan kapanpun ketika memimpin pertandingan. Demi meminimalisir kesalahan itu, teknologi video sangat diperlukan dalam sepak bola.


Editor's Pick

Add a Comment