Belajar Dan Mengenal Gitar Listrik

0
40
gitar listrik
via neathmusic.com

Tak kenal maka tak cinta mungkin ungkapan yang sering kita dengar. Jangan ngaku cinta gitar kalau kamu belum tau bagian-bagian pada gitar listrik, Sangkin cintanya seorang Ed Sheeran saja memberi nama kepada gitar-gitar koleksinya. Gitar listrik atau gitar elektrik dibuat untuk kepentingan musisi dan penikmat musik yang ingin mencari karakter suara gitar yang berbeda, sehingga bisa mengembangkan teknik permainan dan improvisasi musik mereka. Oleh sebab itu, sejak gitar listrik dibuat, dunia musik, khususnya dalam hal ini gitar itu sendiri, telah memasuki era baru yang tidak terkekang oleh keterbatasan alat dan bunyi.

Gitar listrik merupakan paduan bahan alami dan komponen elektronik. Bahan alami dibutuhkan untuk menyusun bagian utama gitar elektrik, yaitu body dan neck yang berfungsi untuk menghasilkan suara gitar. Oleh karena itu, body dan neck harus terbuat dari bahan kayu yang bagus dan dibuat dengan sangat presisi, agar tidak ada suara yang bocor melalui bagian tersebut. Sedangkan komponen elektronik berfungsi untuk menangkap sinyal suara yang bergetar di dalam body gitar dan menerukannya ke output jack gitar.

equipboard.com
via equipboard.com

Rangkaian elektronik terdiri dari komponen humbucker atau pick up coil, rangkaian knob volume dan tone, serta switch yang berfungsi untuk mengatur bagian humbucker atau pick up yang bekerja. Tiap-tiap humbucker memiliki karakter suara yang berbeda-beda, tergantung merek dan peletakannya pada body gitar.

via muziker.bg

Gitar elektrik juga memiliki perangkat keras (hardware) yang terdiri dari bridge (tremolo) untuk meletakkan senar gitar, freat pada fingerboard untuk memainkan nada, tuning keys pada headstock untuk mengatur nada tiap-tiap senar, dan machine head yang berfungsi untuk mengunci senar.

Model Gitar Elektrik

Pada dasarnya, semua gitar yang menggunakan sistem elektronik layak disebut gitar listrik atau elektrik. Bahkan gitar yang ditambah pick up aktif pun bisa disebut demikian, karena outputnya tidak lagi terdengar murni akustik, dan harus menggunakan amplifier untuk mendengar karakter crunch-nya. Namun, kali ini kita hanya membahas sistem body gitar elektrik yang sudah beredar luas, tidak termasuk gitar akustik yang dimodifikasi.

Sistem Solid Body

gitar Solid Body
via instagram

Sistem ini merupakan prinsip dasar yang digunakan untuk membuat body (badan) gitar listrik. Sesuai dengan namanya, sistem solid body berarti badan gitar merupakan satu kesatuan kayu padat yang utuh. Artinya, rongga dibuat sekecil mungkin dan disesuaikan dengan kebutuhan, seperti rongga untuk menempatkan pick up coil atau humbucker, kontrol switch, kontrol volume, kontrol tone, dan tremolo. Cara kerja gitar elektrik sistem solid body adalah sinyal suara yang dihasilkan senar diterima oleh pick up coil humbucke, lalu getaran dan sinyal tersebut berputar pada body dan neck gitar, hingga suaranya keluar melalui jack output.

Jika gitar elektrik dimainkan dengan bantuan efek, sinyal yang keluar dari jack out put gitar diproses lagi sesuai dengan karakter dan setting efek yang sudah ditentukan sebelumnya, kemudian dihubungkan dengan amplifier (pengeras suara) sehingga suara gitar bisa didengar.

ampli efek gitar gear setup
via strymon.net

Kekurangan gitar elektrik sistem solid body adalah harus dibantu dengan beberapa alat pendukung, seperti amplifier dan efek, karena body gitar tidak memiliki rongga, sehingga tidak bisa menghasilkan suara yang cukup keras. Selain itu, kita hanya bisa menggunakan senar kawat (string), karena senar nylon tidak dapat memberikan sinyal yang kuat pada model body gitar ini, sehingga tidak bisa diproses oleh pick up coil atau humbucker pada body gitar.

Sistem solid body memungkinkan penggunanya memainkan teknik yang sulit sekalipun. Didukung dengan perkembangan elektronik yang semakin canggih, kita bisa menghasilkan berbagai suara dengan gitar, mulai dari suara mesin mobil, helikopter, dentuman mortir, hingga suara orang tertawa.

Sistem Semi Hollow

gitar semi hollow body
via instagram

Sistem ini dibuat untuk gitaris yang tidak hanya membutuhkan suara gitar elektrik, tetapi juga suara akustik yang biasanya hanya didapatkan dari gitar yang berongga. Gitar model ini memiliki rongga dibagian atas dan bawah badan gitar, tetapi bagian tengahnya tetap terdapat kayu pada pada garis sejajar antara neck dan bagian gitar. Kayu padat tersebut tetap digunakan untuk memasang pick up coil dan humbucker, agar sustain dan karakter tone yang keluar tetap terdengar elektrik.

gitaris jazz john etheridge
via .john-etheridge.com

Gitar jenis ini lebih cocok digunakan untuk memainkan jenis musik jazz, pop, atau blues, tetapi tidak cocok digunakan untuk memainkan genre musilk yang keras, seperti rock/metal. Gitaris rock/metal lebih banyak mengandalkan amplifier dan efek, sehingga akan kesulitan memainkan jenis gitar ini. Rongga yang terdapat pada body gitar berpotensi menimbulkan efek feedback yang berlebihan.

Kelebihan gitar sistem hollow adalah tidak harus mendengarkan output suaranya melalui amplifier, karena suara gitar yang dihasilkan sudah cukup jelas jika menggunakan senar string. Hal ini tentu membuat permainan gitar lebih sederhana, seperti halnya memainkan gitar akustik biasa.

Sistem Hollow Body

gitar body hollow
via instagram

Sistem ini adalah sistem gitar listrik dengan body yang betul-betul berongga layaknya gitar akustik. Perbedaanya, gitar hollow body tetap bisa dimainkan secara elektrik karena dilengkapi dengan pick up coil atau humbucker, kontrol volume, kontrol tone, dan pengatur switch.

Kelemahan jenis gitar ini adalah dapat menimbulkan efek feedback yang lebih besar daripada gitar semi hollow. Oleh karena itu gitar jenis ini sulit menghasilkan suara yang lebih tebal. Kebanyakan musisi menggunakan gitar jenis ini untuk menghasilkan suara clean atau suara dengan efek distorsi yang sangat kecil.

Gitar jenis ini memiliki karakter suara clean yang khas dengan resonansi dan reverb alami yang sulit didapatkan dengan menggunakan gitar solid body. Bahkan gitar akustik yang ditambah pick up pun sulit menghasilkan suara clean yang dihasilkan jenis gitar ini.

via google

Gitar seperti ini memiliki jumlah fret yang lebih banyak daripada gitar klasik biasa yang umumnya hanya memiliki 12 fret. Selain itu, gitar jenis ini dapat menghasilkan suara yang lebih tebal daripada gitar akustik yang dilengkapi pick up. Untuk mendapatkan karakter gitar akustik, kita bisa langsung menghubungkan gitar sistem hollow body dengan amplifier. Sedangkan gitar akustik membutuhkan mikrofon agar bisa dimainkan dengan bantuan ampli, sehingga kita harus mengerti cara mendapatkan efek ambience (ruangan) untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Perbedaan jenis gitar ini dengan gitar jenis hollow yaitu gitar jenis ini memiliki body yang lebih tebal, karena gitar ini membutuhkan ruangan yang lebih luas untuk memperoleh tone dan sustain yang dibutuhkan. Perbedaan lainnya adalah tone dan sustain gitar hollow body lebih baik daripada sistem semi hollow.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here