Jumat, 24/05/2013 11:48 WIB

Dewa Budjana Luncurkan Album Solo Keenam, 'Joged Kahyangan'

Direkam di California, AS dengan dukungan musisi-musisi internasional.
Oleh: Reno Nismara
Share :   
image
Suasana jumpa pers peluncuran album terbaru Dewa Budjana. (Foto: Reno Nismara)
Jakarta - Gitaris papan atas tanah air yang memperkuat Gigi, Dewa Budjana, telah meluncurkan album solo keenamnya dengan tajuk Joged Kahyangan pada Kamis (23/5) malam lalu di RedWhite Jazz Lounge, Kemang, Jakarta. Album ini merupakan tindak lanjut untuk album Dawai in Paradise rilisan 2012 silam.

Joged Kahyangan terdiri dari delapan lagu—tujuh instrumentalia dan satu dengan vokalis tamu Janis Siegel dari The Manhattan Transfer—yang direkam di Firehouse Recording Studio, Pasadena, California, AS dengan dukungan musisi-musisi internasional, yaitu bassist Jimmy Johnson (bass), Larry Goldings (piano/organ), Bob Mintzer (saksofon/klarinet), dan drummer Peter Erskine selaku teman Budjana sejak 2002 silam.

Seluruh komposisi pada lagu ini ditulis oleh Budjana dan direkam secara live selama satu hari saja, tepatnya 7 Juni 2012. Ia sengaja enggan memakai instrumentasi tradisional seperti lima album sebelumnya, namun tetap mengedepankan nada-nada nusantara.

“Saya bikin partitur yang lalu bebas diinterpretasikan oleh musisi-musisi pendukung. Jadi nada-nada pentatonik itu dimainkan dengan instrumentasi Barat. Bob Mintzer bilang nada-nadanya asing dan jarang ia mainkan,” terang Budjana di hadapan musisi dan wartawan yang hadir.

Walau begitu, proses rekaman album Joged Kahyangan dilalui secara organik: tanpa metronom, tanpa overdub, tanpa penambahan materi rekaman susulan, dan hanya ada koreksi seperlunya. Ini dikarenakan Joged Kahyangan mengutamakan spontanitas dan suasana batin seniman pada saat rekaman.

Ada sejumlah fakta menarik seputar lagu-lagu pada album ini, seperti “Cloud of Foggy” yang komposisinya dibuat Budjana di Gunung Bromo, “Erskoman” ditujukan Budjana kepada Peter Erskine yang bernama kecil Erskoman dan lalu ada “Borra’s Ballad” yang dipersembahkan untuk istri Budjana yang memang bernama Borra.

Budjana juga membeberkan sejumlah agenda berikutnya, antara lain perilisan buku pada 30 Agustus di Museum Nasional, Jakarta yang melibatkan seniman lukis, fotografi, pahat, dan lainnya. Proses dan hasil kolaborasi seniman-seniman tersebut didokumentasikan ke dalam buku.

Lalu ada pula pembangunan Museum Gitarku di Ubud, Bali pada 2014 mendatang. Sebuah museum yang akan menampilkan 36 gitar yang desainnya berupa goresan dari pelukis-pelukis ternama. Pemilik gitar itu pun bukanlah nama sembarangan, seperti Eross Candra, Baim, Rhoma Irama, dan Chrisye. Pembangunan museum itu didukung oleh I Gusti Ngurah Bagus Wijaya Santosa, sahabat Budjana yang juga menjadi produser eksekutif untuk album Joged Kahyangan.

Berikut adalah susunan lagu pada album Joged Kahyangan:
“Cloud of Foggy”
“Joged Kahyangan”
“Dang Hyang Story”
“As You Leave My Nest (feat. Janis Siegel)”
“Majik Blue”
“Erskoman”
“Guru Mandala”
“Borra’s Ballad”

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Kamis, 24 April 2014 07:18 WIB

Cari Vokalis Baru, SHE Gelar Audisi

Cari Vokalis Baru, SHE Gelar Audisi
Setelah ditinggal sang vokalis, Melly pada awal tahun ini SHE mencoba bergerak cepat. Mereka pun tengah sibuk mencari..
 
Rabu, 23/04/2014 19:43 WIB

Jibriel Kembali dengan Merilis Single Baru, 'Terdepan'

Setelah lama vakum, band asal Jakarta bernama Jibriel telah diaktifkan kembali pada usia band yang ketujuh .....
 

Incoming

Senin, 07/04/2014 12:41 WIB

Incoming: Matajiwa: Duo Folk Aneh Beramunisi Eksplorasi

“Itu semacam perumpamaan untuk definisi brengsek, tapi kalau brengsek kan masih bisa dipakai dalam hal yang positif. Nah,..

Music Biz

Rabu, 13/11/2013 11:48 WIB

Memangnya Ada Musik Indonesia?

“Memangnya ada musik Indonesia? Memangnya ada kebudayaan Indonesia?” ujar etnomusikolog Rizaldi Siagian ketika saya..

Q & A

Selasa, 01/04/2014 16:37 WIB

Q&A: Rick Ross

Obrolan tentang ganja, wanita, album barunya yang 'klasik' dan rencana evakuasi jika Miami tenggelam.