Selasa, 09/04/2013 16:26 WIB

Morrissey Menulis Surat Terbuka Tentang Kematian Margaret Thatcher

Berisi kecaman terhadap mantan Perdana Menteri Inggris itu selama hidupnya
Oleh: Godham Perdana
Share :   
image
Margaret Thatcher dan Morrissey. (Foto: Chris Collins dan Decky Arrizal)
London - Morrissey baru-baru ini menulis surat terbuka tentang mantan perdana menteri Inggris yang baru saja tutup usia, Margaret Thatcher. Surat itu sendiri dimuat di harian The Daily Beast. Isi surat itu sendiri sangat mengecam tindakan-tindakan Thatcher semasa hidupnya. Berikut isi surat terbuka dari mantan pentolan The Smiths tersebut, dikutip dari Rolling Stone.

“Thatcher dikenang sebagai The Iron Lady hanya karena dia memiliki sifat-sifat negatif sepenuhnya seperti keras kepala terus-menerus dan menolak untuk mendengarkan orang lain.

Setiap tindakan yang ia lakukan selalu negatif; dia menghancurkan industri pabrik Inggris, dia membenci para penambang, ia membenci kesenian, ia membenci pejuang kemerdekaan Irlandia dan membiarkan mereka mati, ia membenci kaum miskin Inggris dan tidak melakukan apa-apa untuk membantu mereka, ia membenci Greenpeace dan pelindung-pelindung lingkungan lainnya. Ia satu-satunya pemimpin politikal di Eropa yang menentang larangan perdagangan gading (Ivory Trade), ia tidak memiliki kecerdasan dan kehangatan dan bahkan kabinetnya sendiri tidak menyukai dia.

Dia memberi perintah untuk meledakkan (kapal) Belgrano meskipun itu diluar Zona Pengecualian Malvinas, dan berlayar menjauh dari pulau! Ketika anak-anak muda Argentina yang menaiki kapal Belgrano mengalami kematian yang paling mengerikan dan tidak adil, Thatcher memberi acungan jempol untuk pers Inggris.

Besi? Tidak. Barbar? Ya. Dia benci feminis meskipun pergerakan wanita-wanita itulah yang membuat masyarakat Inggris menerima bahwa Perdana Menteri sebenarnya bisa perempuan. Tapi karena Thatcher, tidak akan ada lagi wanita berkuasa dalam politik Inggris, dan bukannya membuka pintu khusus untuk bagi wanita lain, dia menutupnya.

Thatcher sayangnya hanya akan diingat oleh para sentimentalis yang tidak menderita dibawah kepemimpinnannya, namun sebagian besar kaum pekerja Inggris sudah melupakannya, dan orang-orang Argentina akan merayakan kematiannya. Sebagai catatan, Thatcher adalah teror tanpa atom kemanusiaan," pungkas Morrissey dalam tulisannya.

Margaret Thatcher sendiri meninggal dunia akibat stroke Senin (8/4) kemarin waktu setempat. Ia meninggal di umur 87 tahun. Thatcher menjadi Perdana Inggris terlama pada abad 20, selama 11 tahun dari tahun 1979. Ia dikenal dengan sebutan wanita besi karena gaya kepemimpinan dan idealisme politiknya yang keras.

Morrissey sendiri pernah membuat lagu tentang Thatcher berjudul “Margaret On The Guillotine” yang terdapat di album Viva Hate pada 1988.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Rabu, 23 April 2014 15:27 WIB

Dari Iwa K Hingga Wiz Khalifa Jadi Inspirasi Sutan Suangkupon

Dari Iwa K Hingga Wiz Khalifa Jadi Inspirasi Sutan Suangkupon
Sebagai rapper, cilik, Sutan Suangkupon tentu punya sosok penyanyi lain yang jadi idolanya. Ternyata, Sutan mengaku..
 
Selasa, 22/04/2014 20:50 WIB

Pemain Bass L'Arc-En-Ciel Akan Segera Menjadi Ayah

Pentolan sekaligus pemain bass band rock terkenal asal Osaka, Jepang, L’Arc-en-Ciel, Tetsuya .....
 

Incoming

Senin, 07/04/2014 12:41 WIB

Incoming: Matajiwa: Duo Folk Aneh Beramunisi Eksplorasi

“Itu semacam perumpamaan untuk definisi brengsek, tapi kalau brengsek kan masih bisa dipakai dalam hal yang positif. Nah,..

Music Biz

Rabu, 13/11/2013 11:48 WIB

Memangnya Ada Musik Indonesia?

“Memangnya ada musik Indonesia? Memangnya ada kebudayaan Indonesia?” ujar etnomusikolog Rizaldi Siagian ketika saya..

Q & A

Selasa, 01/04/2014 16:37 WIB

Q&A: Rick Ross

Obrolan tentang ganja, wanita, album barunya yang 'klasik' dan rencana evakuasi jika Miami tenggelam.