Rabu, 03/04/2013 22:25 WIB
icon_star_full icon_star_full icon_star_full icon_star_full icon_star_off

CD Review: The S.I.G.I.T. - 'Detourn'

FFWD Records.

Padat akan manuver-manuver yang terorkestrasi dengan ketelitian tingkat super.
Oleh: Reno Nismara
Share :   
image
Album penuh kedua the S.I.G.I.T. ini, pertama sejak Visible Idea of Perfection rilisan tahun 2006, dimulai dengan kemegahan mandiri suara organ pipa. Ada rasa pemberitahuan dari bebunyian tersebut; jika sangkakala ditiup untuk memberitahukan kabar buruk, organ pipa pada lagu pembuka “Détourné” ditekan untuk menandakan dimulainya kabar baik berupa cipta terbaru vokalis sekaligus gitaris Rektivianto Yoewono, gitaris Farri Icksan Wibisana, bassist Aditya Bagja Mulyana, dan drummer Donar Armando Ekana yang dinanti orang sejak lama.

Penggunaan alat tiup adalah salah satu aspek yang membuat Detourn berbeda dengan Visible Idea of Perfection, dan ini langsung ditunjukkan pada lagu pertama. “Détourné” bermula garang seperti lagu khas The S.I.G.I.T. namun berubah tiba-tiba dengan progresi yang bertumpu pada tiupan saksofon seksi Azis dari Time Bomb Blues.

Itu hanyalah satu dari sekian banyak manuver terorkestrasi dengan ketelitian tingkat super yang ada pada Detourn. “Gate of 15th” menyuguhkan perubahan wujud lagu saat setengah jalan lewat perpaduan gitar akustik dan bunyi flute yang mampu mengembarakan imajinasi ke hutan rindang yang berasal dari dunia mitologi.

Sementara itu, “Black Summer” menggabungkan dua aransemen yang berbeda—satu layak diserukan massal dengan kepalan tangan di udara dan satu lagi cenderung kontemplatif—dalam satu lagu tanpa terdengar dipaksakan. Lalu “Red Summer” dibuka dan ditutup dengan field recording sebuah chant suatu suku yang dipadukan dengan ketukan drum penuh tenaga. Belum lagi “Tired Eyes” yang dance-y dan diawali dengan vokal Rekti yang dimainkan terbalik, “Cognition” yang berpotensi menjadi anthem saat konser dan “Conundrum” selaku lagu penutup sekaligus terpanjang, enam setengah menit, pada Detourn. Segala bentuk eksperimen pada album ini membuktikan bahwa The S.I.G.I.T. tahu betul bagaimana cara membayar lunas penantian sepanjang nyaris tujuh tahun.
(RS/RS)

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Minggu, 25 Januari 2015 19:02 WIB

Daftar Calon Walikota Palu, Pasha Ungkap Vokalis Pengganti Ungu

Daftar Calon Walikota Palu, Pasha Ungkap Vokalis Pengganti Ungu
Pasha mengaku akan ikut dalam pendaftaran calon walikota Palu. Jika kelak terpilih, ia pun yakin band Ungu tak akan..
 
Jumat, 23/01/2015 20:42 WIB

Rush Gelar Tur Konser Memperingati 40 Tahun Band

Band progresif rock asal Kanada, Rush baru-baru ini mengumumkan tanggal rangkaian tur yang akan mereka ...
 
 

Incoming

Rabu, 14/01/2015 16:09 WIB

Incoming: Danilla, Penyanyi Pendatang Baru Terbaik

Sulit untuk membayangkan bahwa biduanita yang telah merilis Telisik, salah satu album Indonesia terbaik rilisan 2014,..

Music Biz

Senin, 12/01/2015 18:49 WIB

Pelaku Seni Yogyakarta Bersatu Mendirikan Label Rekaman Piringan Hitam, Nirmana Records

Uji Hahan (seniman yang juga aktif di musik independen), Uma Gumma (produser musik yang aktif di Soundboutique dan Ace House..

Q & A

Selasa, 20/01/2015 14:10 WIB

Q&A: Synyster Gates (Avenged Sevenfold)

Apabila Anda melihat penampilan Avenged Sevenfold, baik secara live atau melalui YouTube, mungkin Anda tidak dapat mengabaikan..