Rabu, 26/09/2012 13:13 WIB

Film 'Sang Penari' Akan Lewati Seleksi Academy Awards 2013

Untuk kategori Film Berbahasa Asing Terbaik.
Oleh: Reno Nismara
Share :   
image
Poster film Sang Penari
Jakarta - Setelah terpilih sebagai Film Terbaik pada Festival Film Indonesia 2011, Sang Penari garapan sineas Ifa Isfansyah kini telah ditunjuk sebagai perwakilan Indonesia untuk ajang Academy Awards 2013 dalam kategori Film Berbahasa Asing Terbaik.

Sebelum secara resmi tercantum sebagai satu dari lima nominee utama kategori tersebut, Sang Penari harus bersaing dengan sekumpulan film berbahasa asing lain yang sudah mendaftar. Pendaftaran ditutup pada 30 September mendatang dan hingga tulisan ini dibuat kurang lebih ada 47 film yang terdaftar.

Salah satu film yang juga mendaftar adalah Amour karya Michael Haneke yang meraih gelar Film Terbaik pada festival film Cannes 2012. Ada pula Beyond the Hills karya Cristian Mungiu, Pieta arahan Kim Ki-duk, The Hypnotist milik Lasse Hallstrom, hingga Headshot garapan Pen-Ek Ratanaruang.

Variety melaporkan bahwa asosiasi yang menyelenggarakan Academy Awards, Academy of Motion Picture Arts and Sciences, akan mengumumkan lima film berbahasa asing yang terpilih sebagai nominee utama pada 10 Januari 2013. Academy Awards sendiri akan dilaksanakan untuk yang ke-85 kalinya pada 24 Februari 2013.

Sang Penari, yang dibintangi oleh Prisia Nasution dan Oka Antara, berkisah soal kisah cinta yang terjadi di sebuah desa miskin Indonesia pada pertengahan 1960-an. Rasus (Oka Antara), seorang tentara muda, menyusuri kampung halamannya demi mencari cintanya yang hilang, Srintil (Prisia Nasution). Film ini diadaptasi dari novel trilogi Ronggeng Dukuh Paruk terbitan tahun 1982 karya Ahmad Tohari.

Menurut kritikus film senior Totot Indrarto lewat tulisannya pada FilmIndonesia.or.id, sudah ada lima belas film Indonesia yang dikirim untuk Academy Awards sejak 1987, termasuk Sang Penari, namun belum ada satu pun yang lolos ke lima besar sebagai nominee utama. Dari jumlah itu, hanya terdapat empat film yang keluar sebagai Film Terbaik pada Festival Film Indonesia, yaitu Nagabonar, Tjoet Nja’ Dhien, Gie, dan Sang Penari.

Sementara itu, sebelas film lainnya adalah Langitku Rumahku, Bibir Mer, Daun di Atas Bantal, Sri, Ca Bau Kan, Biola Tak Berdawai, Berbagi Suami, Denias Senandung di Atas Awan, Jamila dan Sang Presiden, Alangkah Lucunya Negeri Ini, dan Di Bawah Lindungan Ka'bah.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Jumat, 06 Maret 2015 10:50 WIB

4 Musisi Baru Ini Siap Menggebrak Industri Musik Indonesia

4 Musisi Baru Ini Siap Menggebrak Industri Musik Indonesia
Setiap musisi punya impian untuk bisa menyuguhkan karya mereka kepada para penikmat musik. Ajang 'Meet The Labels' pun..
 
Jumat, 06/03/2015 10:24 WIB

Doddy Katamsi dan Seven Years Later Mainkan Classic Rock untuk Acara 'Wedrawk'

Mulai awal 2015 lalu, Doddy Katamsi dan grup musiknya, Seven Years Later, tampil secara rutin setiap Rabu ...
 
 

Incoming

Kamis, 05/03/2015 13:32 WIB

Incoming: Gerram, Amarah dari Selatan Sumatera

Darah sedang mengalir dua kali lebih cepat.
Untuk pertama kalinya sejak resmi dibentuk empat tahun silam, Gerram sedang..

Music Biz

Rabu, 04/02/2015 17:03 WIB

Mayoritas Anak Muda Indonesia Mendengarkan Musik Lewat Ponsel

Anak-anak muda Indonesia yang berusia di bawah 25 tahun ternyata cenderung mendengarkan musik melalui telepon seluler...

Q & A

Kamis, 05/03/2015 12:44 WIB

Q&A: Bjork

Sambil menarik-narik jari-jari tangan kanannya, Bjork menyebut beberapa peristiwa traumatis dalam hidupnya belakangan ini:..