Kamis, 20/09/2012 18:31 WIB
Festival Film Dokumenter Internasional Akan Digelar di Pusat Kebudayaan Belanda
Film tentang Bob Marley akan bertindak sebagai penutup.
International Documentari Film Festival
Bekerjasama dengan festival film dokumenter terbesar dan tertua di dunia, International Documentary Film Festival Amsterdam (IDFA), IDFF akan menampilkan beberapa film terbaik yang diputar di IDFA beserta film-film dokumenter peraih penghargaan internasional lainnya secara gratis untuk umum.
Seperti tercantum pada rilis pers yang diterima Rolling Stone, sejak edisi pertama yang digelar tahun 2011, IDFF telah berhasil menciptakan kesadaran berbagai pihak dalam mendukung dan mendorong kerja sama antara masyarakat sipil melalui karya video/film.
Untuk tahun ini, IDFF akan memutar tujuh belas film dokumenter internasional yang salah satunya adalah Marley, dokumenter garapan Kevin MacDonald yang bercerita soal musik, kehidupan dan peninggalan musisi reggae legendaris, Bob Marley. Marley akan diputar pada 29 September 2012 sebagai film penutup; menandakan penayangan perdana film tersebut di Indonesia.
Selain itu akan ada pula Undefeated karya Daniel Lindsay dan T.J. Martin yang meraih Best Documentary Feature pada Academy Awards 2012. Film ini berbicara soal Manassas Tigers, sebuah tim American football yang terus terpuruk berkat kurangnya dana.
Lady of No Fear yang menggambarkan kehidupan Aung San Suu Kyi juga tercantum sebagai salah satu film dokumenter internasional yang akan diputar bersama Saving Face, Bus 174, TT: Closer to the Edge, hingga The Bully Project.
Dua puluh dokumenter pendek lokal juga akan ditayangkan di IDFF untuk bersaing satu sama lain dalam memenangkan SBM Golden Lens Documentary Awards. Dibanding penyelenggaraan perdana pada tahun lalu, kualitas karya yang masuk ke meja penjurian diakui mengalami peningkatan dramatis. Banyak karya dibuat oleh rumah produksi besar, televisi nasional dan daerah, sineas yang telah memenangkan beberapa festival, serta sekolah menengah kejuruan yang memiliki kegiatan film.
Total terdapat seratus karya video yang mendaftar untuk turut serta. Namun pada IDFF nanti, hanya ada sepuluh dokumenter pendek kategori umum dan sepuluh dokumenter pendek kategori pelajar lolos seleksi yang akan diputar bersandingan dengan dokumenter bertaraf internasional.
Malam penganugerahannya sendiri akan dilaksanakan pada 29 September 2012 mulai pukul 18:00 WIB. Dengan total hadiah sebesar Rp 47 juta, belum lagi hadiah lain berupa pelatihan, film-film dokumenter pendek lokal tersebut akan memperebutkan gelar Dokumenter Terbaik Kategori Umum, Dokumenter Terbaik Kategori Pelajar, dan Dokumenter Pilihan Penonton.
(RS/RS)
Hasil Rating Pembaca:







Sending your message




