Kamis, 29/03/2012 19:13 WIB
Video Musik 'Part Of Me' Katy Perry Dikritik Penulis Feminis
Dugaan Naomi Wolf, video itu merupakan propaganda militer.
Katy Perry (Foto: nikotransmission)
Seperti diberitakan NME, Wolf menyampaikan kritikan tersebut via akun Facebook pribadinya dan menyatakan bahwa tadinya ia adalah seorang penggemar Katy Perry. Namun setelah melihat video klip “Part Of Me” ia malah mendukung pemboikotan lagu penyanyi favoritnya itu karena dianggap terlalu memihak militer.
“Sudahkah Anda semua melihat video militer Katy Perry? Itu adalah contoh propaganda habis-habisan untuk militer. Saya benar-benar ingin mencari tahu apakah ia dibayar oleh mereka (militer) untuk membuat itu. Sungguh memalukan,” ungkap sang penulis.
“Saya akan menyarankan aksi boikot pada penyanyi ini, yang benar-benar saya sukai, jika Anda sama tersinggungnya dengan saya atas pemuliaan kekerasan itu,” tambah Wolf lagi.
Dalam video klip itu digambarkan Katy Perry memergoki kekasihnya berbohong kepadanya dengan terlihat sedang menggoda wanita lain. Merasa marah, ia pun langsung menghampiri kekasihnya dan memutuskan hubungan mereka saat itu juga.
Kalut atas apa yang telah menimpa dirinya, Perry pun tertarik mengikuti seleksi militer yang diumumkan di papan pengumuman sebuah supermarket. Seiring ia mengikuti seleksi militer tersebut, semenjak itu lah terjadi banyak adegan kekerasan dan pertempuran layaknya yang terjadi di dunia militer.
Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada 26 Maret, Katy Perry merilis sebuah versi deluxe dari album keduanya, Teenage Dream yang rilis pertama kali tahun 2010. Dalam album tersebut terdapat dua belas lagu seperti pada album aslinya ditambah dengan tiga lagu baru.
(RS/RS)
Artikel Lain
Hasil Rating Pembaca:







Sending your message




