Rabu, 08/02/2012 18:53 WIB
Sutradara 'Twilight' Mengaku Naskah Film Itu Awalnya Buruk
Catherine Hardwicke awalnya enggan menerima tawaran sebagai sutradara

Twilight: Breaking Dawn (Foto: Summit Entertainment)
Hardwicke, yang membuat film pertama dari epik Vampire Saga ini mengaku bahwa ia awalnya merasa naskah skenario film ini “buruk.” Namun, sutradara asal Texas, AS ini akhirnya berubah pikiran setelah ia membaca novel asli yang ditulis oleh Stephanie Meyer.
“Saya merasa bahwa naskahnya mengerikan, namun kemudian saya mencarinya di internet dan saya pikir, ‘OK’ cerita ini didasarkan dari sebuah buku dan orang-orang cenderung menyukai ini. Ini akan menjadi sesuatu di sana,” kata Hardwicke kepada majalah New York.
“Jadi, saya membaca bukunya dan saya pikir ini memotret tentang perasaan cinta yang menggila. Dan menurut saya, ‘Ini sepeti tantangan yang bagus’, jika melihatnya, sebagai seorang pembuat film, saya dapat membuat Anda merasakan sensasi itu, gila’,” tambahnya mengenang saat ia memutuskan menerima proyek ini.
Namun, anggukkan kepala dari Hardwicke dalam menerima tawaran ini bukanlah tanpa syarat. Ia mengaku hanya menyetujui untuk melanjutkan film ini jika pihak studio, Summit, membiarkannya untuk menulis ulang naskahnya secara keseluruhan, yang mana akhirnya mereka menyetujuinya.
Setelah suskses dengan seri pertama Twilight Saga yang meraup penghasilan 392 juta dollar AS, Hardwicke kembali menyutradarai film berjenis fantasi. Bekerjasama dengan produser Leonardo DiCaprio, ia membuat film berjudul Red Riding Hood di tahun 2011.
(RS/RS)
Artikel Lain
Hasil Rating Pembaca:
Kirim komentar anda:
Beri komentar sebagai Guest:



Sending your message





