Kamis, 01/12/2011 11:32 WIB

Chris Daughtry: Saya Berharap Dapat Kembali Tampil di Indonesia

Tur keliling dunia Daughtry dijadwalkan untuk mulai tahun depan.
Oleh: Reno Nismara
Share :   
image
Daughtry (Foto: RCA Records)
Jakarta - Dilarang bertanya soal American Idol. Itulah satu-satunya peraturan dalam mewawancarai Chris Daughtry, frontman band rock Amerika Serikat, Daughtry. Demikian pemberitahuan wanita berlogat Inggris kental yang bertugas sebagai publicist melalui telepon kepada Rolling Stone sebelum kami akhirnya berbicara dengan Chris.

Chris, yang pada Selasa (29/11) lalu sedang berada di Spanyol, memang lekat dengan American Idol apalagi karena ia keluar sebagai finalis nomor empat walaupun banyak pihak yang memprediksikan dirinya sebagai pemenang. Tetapi memang tidak adil jika fakta bahwa ia langsung diberikan tawaran oleh label rekaman RCA pasca eliminasinya terus dibayang-bayangi oleh waktunya di American Idol.

Apalagi setelah album perdana Daughtry, band yang dibentuk Chris setelah menyepakati kontrak dari RCA, mencetak rekor sebagai album perdana dengan penjualan paling cepat di sirkuit musik rock, lebih dari satu juta keping terjual setelah hanya lima minggu dilepas ke pasaran.

Dan pada 21 November lalu, Daughtry merilis album ketiga mereka dengan tajuk Break the Spell, yang dianggap Chris sebagai album terbaik Daughtry. Apa alasannya? Simak hasil wawancara Rolling Stone dengan Chris soal album baru Daughtry, rencananya untuk kembali tampil di Indonesia, hingga makna corporate rock baginya berikut ini.

Satu minggu yang lalu, Daughtry merilis album ketiga, Break the Spell. Bagaimana perasaan Anda?
Luar biasa, kami senang akhirnya dapat melepas album tersebut ke khalayak ramai.

Bagaimana respon masyarakat terhadap album tersebut sampai saat ini?
Sejauh ini sangat sangat baik. Semua orang, terutama para penggemar, menyambutnya dengan positif. Kami mendapat ulasan-ulasan yang bagus, jadi kami merasa gembira.

Anda pernah dikutip mengatakan bahwa Break the Spell terdengar sama sekali berbeda jika dibandingkan dengan dua album sebelumnya. Seberapa besar perbedaan tersebut menurut Anda?
Saya tidak mau mengatakan kalau Break the Spell benar-benar berbeda dari dua album kami sebelumnya. Ada beberapa lagu yang memang mewakili komentar saya tersebut, seperti “Outta My Head” dan “Renegade” yang terdengar berbeda dari apa yang pernah kami hasilkan sebelumnya. Namun secara keseluruhan album ketiga kami masih memiliki benang merah dengan Daughtry dan Leave This Town.

Apakah Anda berani mengatakan jika Break the Spell adalah album terbaik Daughtry hingga saat ini?
Saya pikir begitu.

Alasannya?
Kami adalah penulis lagu yang lebih dewasa saat ini. Kemampuan kami dalam menulis lagu semakin baik dan sebagai suatu band kebersamaan kami menjadi lebih baik, jadi saya rasa ini adalah album terbaik kami.

Untuk ketiga kalinya, album Anda diproduseri oleh Howard Benson. Apa yang membuat kalian yakin kalau ia adalah orang paling tepat untuk Break the Spell?

Kami sempat bertemu dengannya guna membicarakan soal pembuatan album ini dan kami belum memiliki keinginan untuk berpisah darinya. Kami merasa bahwa setidaknya ia dapat memproduseri satu album Daughtry lagi. Ia memiliki sejumlah ide bagus untuk album ini. Memilih Howard Benson adalah hal paling tepat untuk album ini.

Menurut Anda, sampai kapan kolaborasi Daughtry dan Howard Benson akan bertahan?
Who knows? Saya tidak bisa menjawabnya sekarang.

Ada perubahan personel pada album ketiga Daughtry. Drummer Joey Barnes diganti oleh Robin Diaz. Ada penjelasan?
Tidak, kami hanya berpisah saja.

Tidak ada penjelasan lebih lanjut?

No, nothing important.

Saya melihat adanya transisi terhadap sampul album Daughtry. Album pertama kalian menampilkan gambar Anda dan personel lainnya, namun hanya wajah Anda yang tidak out of focus. Sementara di Break the Spell, semua wajah personel terfokus. Ada pesan tersembunyi?
Tidak, saya pikir Anda membacanya terlalu dalam (tertawa).

Mungkin menyiratkan pesan bahwa Daughtry sekarang bekerja lebih seperti sebuah band dibanding dua album sebelumnya?
Iya, Break the Spell memang lebih dikerjakan layaknya sebuah band dibanding sebelumnya. Band ini dibentuk setelah album pertama selesai dikerjakan. Tetapi saya tidak memaksudkan adanya pesan tersembunyi pada sampul album kami, mungkin itu keputusan label rekaman.

Apa yang paling Anda ingat dari penampilan Daughtry di Jakarta tiga tahun lalu?
(berpikir) Itu yang diadakan secara outdoor kan?

Betul.
Saya ingat kalau saya sempat tergelincir di atas panggung (tertawa). Itu konser yang menyenangkan, penonton di sana luar biasa. Saya berharap untuk dapat kembali tampil di Indonesia. Kami merencanakan sebuah tur keliling dunia tahun depan, saya harap Indonesia ada di daftar.

Pertanyaan terakhir. Banyak media musik yang menyebut musik Daughtry dengan istilah corporate rock, ada tanggapan?
Saya tidak tahu apa makna istilah tersebut. Kami hanya suka menciptakan musik rock n’ roll dan itulah kategori musik kami.

(RS/RS)

Hasil Rating Pembaca:  icon_star_officon_star_officon_star_officon_star_officon_star_off
Form Rating

Rating :

icon_star_full   icon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full   icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full  

Share:

Komentar terkini (0 Komentar)
1

Kirim komentar anda:

Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
logo_detikhot 
Rabu, 23 Juli 2014 12:35 WIB

Album Solo Kedua Jadi Bukti Pongki Barata Penulis Lagu Handal

Album Solo Kedua Jadi Bukti Pongki Barata Penulis Lagu Handal
Puluhan lagu diciptakan Pongki Barata saat bersama kelompok musiknya terdahulu, Jikustik. Walaupun begitu, namanya..
 
Rabu, 23/07/2014 12:24 WIB

Tips Dari Pendiri Metallica Agar Hidup Terbebas Narkotika

Unit metal legendaris, Metallica telah berkarir di dunia musik selama lebih dari 30 tahun dan telah .....
 
 

Incoming

Rabu, 16/07/2014 19:30 WIB

Incoming: RABU: Duo Folk Mistik Pengantar Nuansa Bergidik

Orang-orang menyebut musik mereka mistis dan misterius. Ditambah dengan menggunakan foto taburan kembang ziarah sebagai sampul..

Music Biz

Rabu, 18/06/2014 19:59 WIB

YouTube Akan Hapus Video-video Musik Label Independen?

Situs berbagi video, YouTube dikabarkan akan menghapus video-video musisi yang berasal dari label independen menyusul sengketa..

Q & A

Senin, 21/07/2014 18:10 WIB

Exclusive Q&A: Anton Newcombe (The Brian Jonestown Massacre)

“Keep music evil,” itulah semboyan yang lantang diserukan oleh Anton Newcombe selaku aktor intelektual grup..