Senin, 03/10/2011 12:24 WIB
Artist Directory: Jagostu

Jagostu (Foto: Ludmila Gaffar)
Namun, itu bukan berarti semua lagu yang dia ciptakan otomatis akan terpakai, entah oleh penyanyi lain maupun band-nya sendiri. Salah satunya adalah “Ampun DJ,” yang terilham oleh pengalaman Eross setelah pergi clubbing bersama Bondan Prakoso. “Sebenarnya ‘Ampun DJ’ dulu pernah ditawarkan ke Sheila On 7, cuma aku mikir di situ ada kata-kata, ‘Sampai tinggi hingga lepas kendali,’ ” kata gitaris grup asal Yogyakarta tersebut. “Aku pikir itu lirik yang sangat tidak bertanggung jawab buat fans-nya Sheila On 7 yang pakai jilbab atau segala macam. Aku nggak mau memaksakan mereka untuk mendengarkan itu, padahal memang aku punya sisi seperti itu.”
“Ampun DJ” ditakdirkan untuk tersimpan bersama sekian banyak lagu ciptaan Eross lainnya yang tak cocok untuk Sheila On 7 secara lirik, beat atau progresi kord. Namun, terjadilah intervensi oleh Brian Kresno Putro, drummer SO7. “Aku emang selalu bilang sama Eross, ‘Ini lagu jangan sampai dilupain, jangan sampai dibuang. Ini sesuatu yang menurut aku nggak layak disingkirkan. Ini benar-benar punya kekuatan tersendiri,’ ” katanya.
Dengan dorongan Brian dan restu dari personil SO7 lainnya, Eross membuka kembali tabungan materi belum terpakai dan merekrut dua anggota untuk proyek barunya: Alam Segara, bassis yang sudah lama dikenal Eross lewat ekstensinya di kancah musik Yogyakarta bersama grup Mondayz, serta Helmy Prastowo Budi alias Helzen, yang menarik perhatian Eross sebagai vokalis Zen, band yang lahir dari kompetisi Dreamband. Band ini diberikan nama Jagostu, yang terilham oleh Disco Stu, sebuah tokoh di seri kartun The Simpsons. “Jago-nya karena kami cowok. Kalau Disco Stu itu jagoan disko, ini jagonya jago,” kata Eross.
Jagostu, album perdana yang dirilis Juli 2007, berisi 12 lagu yang mewakili pemikiran Eross yang tak bisa disuarakan lewat SO7, serta direkam di studio miliknya di sela-sela kegiatan SO7. Dari segi musik, Eross banyak terilham oleh Graham Coxon dan Arctic Monkeys, yang banyak menonjolkan riff gitar dan beat cepat. “Bikin musik nggak harus merdu-merdu amat,” katanya. “Itu nggak bisa selalu dipaksakan sama Sheila On 7, karena pendengar Sheila On 7 sejauh ini banyak yang terbentuk bukan sama musik seperti itu.”
Dari segi lirik, lagu-lagu Jagostu banyak bertema seputar semangat dalam menjalankan hidup, seperti musisi yang belum sukses dalam “Rock Star Tertunda” atau pasangan suami-istri muda yang hidup susah dalam “S’gala Doamu.” “Album ini menekankan bahwa yang menentukan bukan hasil akhir, tapi semangat kita,” kata Eross. Khusus untuk lagu “Kesempatan Kedua,” Brian berharap ada organisasi yang akan membantu menyebarluaskan lagu tersebut agar dapat memberi semangat kepada pecandu obat-obatan. “Itu benar-benar bonus yang lebih dari materi,” katanya.
Selain pendiri Jagostu dan pencipta lagu, Eross juga bertindak sebagai general manager dengan berbagai macam visi dan cita-cita yang ingin dicapainya. Namun, dia mengaku tak ada misi tertentu yang ingin disampaikan melalui Jagostu. “Di sini aku cuma pingin menunjukkan sisi lain aja secara musikalitas yang sebenarnya aku sudah lama memendam hal-hal seperti ini. Hal-hal yang ingin aku bicarakan, yang ingin aku mainkan,” katanya. “Sebelum waktunya semua terlambat, dijalankan.”
Discography
- 2005 - A
- 2005 - B
- 2007 - C
(RS/RS)
Hasil Rating Pembaca:
Kirim komentar anda:
Beri komentar sebagai Guest:



Sending your message





