Jumat, 26/08/2011 11:17 WIB
Movie Review: Tendangan dari Langit
Yosie Kristanto, Agus Kuncoro, Sujiwo Tejo Sutradara: Hanung Bramantyo
Sebuah film yang menendang.
Dari kiri: Irfan Bachdim, Yosie Kristanto, Kim Kurniawan. (foto:www.filmtendangandarilangit.com)
Yosie yang didapat dari proses audisi menunjukkan aktingnya yang luwes—serta paling penting, dia membuat kita yakin bahwa dia memang layak memerankan anak yang jago bermain sepak bola—sehingga tak jomplang dengan akting bintang kawakan lainnya macam Agus Kuncoro yang jadi pamannya, maupun Sujiwo Tejo yang bermain memikat dan beberapa kali meneriakkan ‘jancuk’ di film [followers dia di Twitter pasti akan senang mendengar ini, karena Tejo terkenal sebagai Presiden Jancukers]. Film ini punya paket hiburan yang lengkap: membuat tertawa di beberapa bagian [entah karena dialog yang memang kocak atau karena karakter yang kuat macam Sujiwo Tejo sedikit gerakannya pun bisa mengundang tawa], menyuguhkan manisnya percintaan dua remaja [sehingga yang remaja bisa ada kedekatan psikologis dengan cerita dan yang pernah remaja bisa mengingat kembali asmara masa remaja], mengharukan di bagian Wahyu dan bagaimana usahanya membahagiakan sang ayah dengan memberinya hadiah, mengundang senyum di bagian kisah tiga sahabat [chemistry di antara para pemainnya patut diacungi jempol padahal Yosie tak diberi waktu lama untuk mengenal Joshua Suherman dan Jordi Onsu], hingga membuat merenung ketika sampai di bagian kisah klasik orang tua dan anak yang merasa paling tahu apa yang terbaik bagi sang anak. Kalaupun ada yang sedikit mengganjal di film ini adalah bagian soal lutut Wahyu dan penyelesaiannya kemudian yang tentu saja tak bisa saya ceritakan di sini. Meski sudah banyak film yang bercerita soal beratnya mengejar mimpi ataupun film yang kental dengan atmosfer olahraga dan meski judulnya agak norak, Tendangan dari Langit akan membuat Anda keluar bioskop dengan senyuman.
(RS/RS)
Kirim komentar anda:
Beri komentar sebagai Guest:



Sending your message





