From Friends To Friends
Pesta ulang tahun anak kembar yang menyerupai pentas seni SMA. Rumahsakit reuni paling ditunggu!
Awalnya hanya puluhan orang saja yang terlihat Minggu siang (7/2) itu di Open Air Bulungan kawasan Blok M, Jakarta Selatan, namun aura yang terasa berlipat dari itu. Terang saja, pasalnya para penonton dijanjikan dengan sajian sederet pengisi acara yang termasuk dalam generasi awal pergerakan musik indie di Ibukota.
Acara yang diadakan sepanjang hari Minggu tersebut memang sengaja diadakan oleh saudara kembar, Anda dan Andi dari Twins Music, bertepatan dengan ulang tahun mereka yang genap 40 tahun.
Sederet band yang tampil sejak siang hingga tengah malam itu mirip pentas seni SMA. Sebut saja Kripikpeudeus, No Label, Bangkutaman, Pestolaer, Fable, Rumahsakit (reuni) , Naif, The Brandals, Sore, The Upstairs, White Shoes and The Couples Company, Goodnight Electric, Superglad, Locomotive, GRIBS dan nama–nama lainnya hingga band yang lebih senior seperti The Flowers serta Yaya (Grausig) bersama The Bettons pun ikut meramaikan acara.
Twins Music sendiri merupakan sebuah toko musik di kawasan Blok M, Jakarta yang menyediakan segala bentuk rekaman dan dokumentasi dari musisi lokal maupun luar negeri, serta menjadi distributor kaset dan CD indie label yang biasanya sulit ditemui di toko kaset lain.
Melalui sebuah paket acara From Friends 2 Friends, kedua saudara kembar tersebut ingin menunjukkan betapa cintanya mereka terhadap beragam jenis musik yang dimainkan oleh band kawan-kawan mereka seharian itu.
“Kami sudah merintis ini sejak awal tahun `90an, bahkan akhir `80an sama anak-anak. Tanpa ikatan emosional itu, (acara) ini nggak mungkin bisa terlaksana,” jelas Andi di sela-sela acara.
Seluruh pengisi acara dengan menawan merayakan bersama penonton hari kelahiran si kembar Andi dan Anda melalui aksi yang terbilang ajaib. Bagi yang rindu akan suasana pagelaran musik indie Jakarta era ‘90an, acara ini memang sebuah momen langka dan bisa menjadi penawarnya ketika kemarin dapat menyaksikan beberapa dari mereka kembali berada di satu panggung.
Seperti yang biasa ditemui pada acara–acara lain, jumlah penonton mulai meningkat saat menjelang sore. Antusiasme terlihat saat Bangkutaman beraksi. Band Yogyakarta yang telah lama merambah di komunitas indie dalam negeri ini berhasil merayu yang datang untuk mendekat ke panggung lewat lagu–lagu mereka yang dilanjutkan oleh penampilan Fable.
Pertunjukkan yang jarang terlihat ketika Mantra mendapat giliran naik panggung. Mantra merupakan sebuah proyek musikal beraliran folk rock yang biasa mengisi soundtrack film nasional seperti Pintu Terlarang hingga yang terakhir di film Rumah Dara. Mantra saat penampilannya sore itu terdiri atas sang sutradara kondang Joko Anwar, Anda Perdana, Zeke Kasheli (Zeke And The Popo), Emil Hussein (Naif), dan Leonardo Ringo.
Satu per satu artis yang mengisi acara memberi selamat kepada duo Twins Music saat tampil. Demi yang empunya acara, The Upstairs bahkan sempat membawakan “Gadis Gangster” dengan lirik yang disisipkan kalimat “happy birthday”. The Flowers juga memenggal lagu “happy birthday” yang ternyata ditujukan juga bagi vokalis mereka, Njet, yang berulangtahun juga hari itu.
Rumahsakit menjadi salah satu band yang paling dinantikan malam itu. Dengan formasi reuni lengkap, mereka tampil setelah Sore. Rumahsakit seolah tak ingin dibiarkan hilang oleh para penggemarnya.
Araji (personel Angsa Dan Serigala) menjadi salah satu yang datang khusus untuk menyaksikan band indie-pop legendaris asal Jakarta itu. “Gue ke Jakarta buat nonton rumahsakit, kapan lagi?” ujar Araji bersemangat.
Setelah beberapa lagu seperti “Hilang”, “Anomali”, “Datang”, dan “Kuning”, permintaan encore-pun dikabulkan oleh Andri dan kawan – kawan. “Pop Kinetik” menyudahi penampilan mereka yang secara spontan diramaikan oleh trio vokalis indie, Wahyu Acum (Bangkutaman), David (Naïf) dan Adi Cumi (Fable) yang naik ke panggung ikut bernyanyi bersama.
Perayaan diakhiri dengan penampilan The Brandals. Berformasikan beberapa personil baru, mereka menjadi penutup acara dengan menyuguhkan lima buah lagu termasuk beberapa dari album baru yang sedang mereka garap. Walau gerimis, “Barikade Rock ‘N Roll Ibukota” tetap bergoyang di tengah malam sambil meneriakan “Awas Polisi!”.
(rlt/rlt)
Hasil Rating Pembaca:
Kirim komentar anda:
Beri komentar sebagai Guest:



Sending your message





