Soundwaves: Kisah Tentang "Beraksi"

Tentang lagu terbesar yang pernah diciptakan Kotak hingga saat ini, dirilis pertama kali satu dekade silam

Cella, gitaris Kotak Dok. Kotak

Saya menciptakan lagu "Beraksi" di tahun 2005, sebagai salah satu dari lagu-lagu untuk persiapan album kedua Kotak. Ternyata Tuhan berkata lain, karena vokalis Kotak pertama yang bernama Pare mengundurkan diri. Saat itu saya tidak tahu apakah album Kotak berikutnya akan diteruskan atau tidak. Yang jelas keadaan Kotak pincang karena tidak ada vokalis dan kami pesimistis tidak tahu Kotak akan ke arah mana.

Pada suatu titik, dengan rasa kalut yang tak pernah berhenti hati saya terpanggil dan saya memutuskan untuk terus berjuang demi band ini, meskipun banyak tawaran dari band-band lain yang membutuhkan gitaris. Saya menguatkan iman dan memutuskan bahwa Kotak adalah "rumah saya" yang akan saya bangun dari nol hingga ke level paling atas. Bagaimana pun caranya saya harus kuat.

Pada tahun 2006 Kotak vakum, saya jadi pengangguran dan tidak ada penghasilan. Demi bertahan hidup, satu per satu aset yang saya dapatkan dari album kompilasi album pertama terjual. Kotak vakum karena tidak ada vokalis, sembari terus mencari sosok vokalis; mengadakan audisi di sana sini serta terus berusaha dan berjuang.

Singkat cerita, seiring berjalannya waktu dan sudah banyak yang teraudisi akhirnya kami mendapatkan sosok vokalis untuk Kotak bernama Tantri. Ketika sudah mendapatkan vokalis, perjalanan tidak semulus apa yang saya kira. Kami butuh perjuangan dari bawah lagi karena butuh waktu untuk memperkenalkan sosok vokalis baru. Kami manggung di sana dan sini hanya dibayar untuk transportasi atau tidak dibayar sama sekali. Semua itu demi ingin manggung dan memperkenalkan sang vokalis baru.

Saat membuat demo materi lagu-lagu untuk album berikutnya dari Kotak, Tantri mengisi lagu "Beraksi". Yang ada dalam pikiran saya saat itu adalah, "Wow, lagu ini jadi tambah berenergi ketika suara Tantri sudah direkam. Beat dan distorsi cocok sekali dengan suara Tantri yang luar biasa." Muncul semangat baru dan rasa optimis untuk masa depan bersama Kotak.

Tidak cukup sampai di situ, akhirnya kami masuk sesi rekaman sampai merilis album kedua. Kami tetap membutuhkan waktu untuk meyakinkan para music director radio, event organizer, televisi, dan berbagai media massa lain untuk memutar single "Beraksi" saat Indonesia marak dengan musik melayu.

Di tahun 2017, tepat 10 tahun yang lalu single "Beraksi" resmi dirilis. Sampai sekarang komposisi "Beraksi" menjadi lagu anthemic Kotak. Di mana pun kotanya dan apa pun single baru yang kami keluarkan, tetap teriakan penonton adalah "Beraksi".

Kotak adalah Tantri, Cella, dan Chua yang membawa "Beraksi" hingga detik ini terus bergema dan selalu membawa bendera perdamaian saat orasi lewat nada.

Lagu "Beraksi"-lah yang membuat pintu gerbang masa depan band rock akhirnya terbuka lebar, hingga kami berkolaborasi dengan para idola yang dahulu hanya bisa dilihat di televisi. Kini kami bisa sepanggung dengan nama-nama seperti Erwin Gutawa, God Bless, /rif, Once, Kantata Takwa, dan Iwan Fals.

Saya menyadari lagu "Beraksi" yang membawa Kotak bisa berdiri hingga saat ini. Pengalaman yang luar biasa ini mungkin bisa untuk menjadi penyemangat kalian. Berjuanglah demi masa depanmu dan beraksilah.

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. 10 Kolaborasi Seru yang Terjadi di Soundrenaline 2017
  2. Kuartet Rock Asal Bali, Zat Kimia, Luncurkan Album Perdana
  3. Saksikan Trailer Film ‘Chrisye’ yang Menampilkan Vino G. Bastian
  4. Linkin Park Akan Tampil di Konser Penghormatan Chester Bennington
  5. Dengarkan Lagu Punk dalam Vinil Beyoncé

Add a Comment