Mantan Istri Chester Bennington Merasa Jijik dengan Pemakaman Vokalis Linkin Park Tersebut

"Kami tidak memiliki kesempatan untuk menghormati dia dengan benar seumur hidupnya dan kurangnya rasa hormat dan kejujuran menjadikan ini terlihat menjijikkan," Samantha Bennington menulis

Oleh
Chester Bennington. Stefan Brending

Mantan istri Chester Bennington, Samantha Bennington, mengkritisi prosesi pemakaman vokalis Linkin Park tersebut dalam unggahan di Facebook belum lama ini. "Saya merasa jijik dalam banyak hal!" tulis Samantha. "Banyak teman dan keluarga yang harusnya datang tapi saat kalian menjadikan sebuah upacara pemakaman seseorang hanya untuk 12 tahun terakhir masa hidupnya, maka seperti itu lah yang didapat!"

Samantha mengaku pemakaman tertutup tersebut hanya memfokuskan kehidupan Bennington saat dirinya sebagai bintang rock semata, dan melupakan sisi lain hidupnya, khususnya waktu bersama keluarga. Ia mengaku tidak diberi kesempatan untuk berbicara di upacara pemakaman dan menjelaskan bahwa hanya ada satu foto dirinya bersama putra mereka Draven. Selanjutnya, Samantha menduga bahwa beberapa anggota keluarga lainnya juga dilupakan, sementara ia menyerang acara pemakaman tersebut dengan mengatakannya terlihat "seperti menu murahan di saat waktu diskon."

Samantha juga menuduh janda Bennington, Talinda –disebut sebagai "T" –mengabaikannya untuk hadir di perayaan setelahnya dan juga tidak bertindak adil kepada Draven. "Kami tidak mendapat kesempatan untuk menghormatinya secara benar untuk mengenang hidupnya dan kurangnya rasa hormat serta kejujuran itu menjijikkan!" tulisanya. "Kami tidak tahu harus pergi kemana atau bahkan untuk melihat abu jenazahnya!"

Samantha juga mengatakan karena Draven tidak ingin kembali ke rumah di mana Bennington bunuh diri, belakangan rumor yang salah beredar tentang ia berupaya menjauhkan anaknya dari saudara-saudaranya. Mengarahkan hal ini pada Talinda, Samantha menulis, "Anda ingin anak saya memiliki beberpa barang kenangan milik (Bennington), maka berikanlah sesuatu yang menurutmu bakal berarti, jangan memaksanya untuk pergi ke rumah itu... Ia lebih baik tidak menerima jaket ayahnya daripada terpaksa datang ke rumah tersebut."

Dalam beberapa kesempatan, Samantha mengancam bahwa "kebenaran" akan terkuak, walaupun tidak memperjelas ke mana arahnya. Dan walau pun tidak ada nama lain yang disebut atau dimaksud kecuali Talinda, Samantha mengatakan, "Saya tidak hanya bicara pada satu orang."

"Saya harap Anda senang memanfaatkan kematiannya," tulisnya di akhir. "Karma itu nyata. Saya akan kirimkan semua energi kembali kepada Anda beribu-ribu kali lipat! Lihatlah ke cermin, saya harap Anda suka apa yang Anda lihat. Bisnis adalah bisnis tapi saya melihat kasih sayang yang nihil." (aby/wnz)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  2. Inilah Para Pemenang AMI Awards 2017
  3. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  4. Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
  5. Trailer Film 'Posesif' Tampilkan Adipati Dolken dan Putri Marino dalam Percintaan yang Brutal

Add a Comment