Kilas Balik: Elton John dan Axl Rose Menyanyikan "Bohemian Rhapsody" Bersama Queen

Lima bulan setelah Freddie Mercury wafat, vokalis Guns N’ Roses bergabung bersama Elton untuk menghormatinya

Oleh

Pada 20 April 1992, lebih dari 72.000 orang memenuhi Stadion Wembley, London untuk menghormati Freddy Mercury hanya lima bulan setelah vokalis Queen tersebut wafat karena komplikasi AIDS. Mercury adalah salah satu penyanyi rock terhebat dan sederet musisi luar biasa bergabung pada hari itu untuk menghormatinya, termasuk Metallica, Guns N" Roses, David Bowie, George Michael, Elton John, Roger Daltrey, Def Leppard, Tony Iommi, dan masih banyak lagi. "Kami di sini untuk merayakan kehidupan dan kerja serta mimpi-mimpi seorang Freddie Mercury," ucap Brian May kepada para penonton dengan nada emosional. "Kami akan memberinya sejarah terbesar!"

Sorotan malam itu termasuk untuk George Michael dan sisa anggota Queen lainnya memainkan "Somebody to Love" dan David Bowie reuni bersama gitaris Spiders From Mars, Mick Ronson untuk "All the Young Dudes" dan "Heroes", namun salah satu yang paling banyak dibicarakan orang-orang di kemudian hari adalah ketika menjelang akhir lagu, Elton John dan Axl Rose bergabung bersama sederet musisi lainnya untuk menyanyikan "Bohemian Rhapsody." Padahal Axl saat itu sedang melawan keras tuduhan homofobia terkait lirik lagunya yang berjudul "One in a Million" dan penggunaan kata "faggot" dan keduanya tampak tidak memedulikan masalah itu, atau mungkin ia hanya ingin tampil bersama idola masa kecilnya sekaligus salah seorang pengaruh terbesarnya. (Jika Anda meragukan itu, dengarkan "Funeral for a Friend/Love Lies Bleeding" dan "November Rain" kembali)

"Bohemian Rhapsody" terkenal dengan sulit untuk ditampilkan secara langsung karena rekaman latar vokal yang Mercury khas dalam rekaman aslinya. Queen sering kali membawakannya di konser, Elton memilih untuk melewatkan pembukanya pada bagian "Is this just fantasy" dan melanjutkan lagu pada bait pertama. Dan Queen lebih banyak memutar rekaman asli pada bait "I see a little silhouette of a man". Itu cukup mudah bagi Wayne dan Garth untuk melakukan lip sync, tapi pada dasarnya tidak mungkin untuk benar-benar menyanyikannya tanpa diiringi paduan suara yang megah. Axl Rose kemudian muncul ke atas panggung untuk menyanyikan bagian "so you think you you can stop me and spit in my eye" sebelum vokal kunci Elton mengalun pada "nothing really matter."

Beberapa bulan kemudian, Axl dan Elton kembali tampil bersama di MTV Video Music Awards dan pada 1994, Axl menobatkan Elton ke dalam Rock and Roll Hall of Fame. Belum jelas apakah mereka berkomunikasi sejak itu. Tapi pada awal tahun ini, Elton John mempertahankan keputusannya untuk merangkul Axl Rose dan Eminem yang juga berurusan dengan tuduhan homophobia. "Saya selalu jadi pendukung orang-orang yang terbuang," ucapnya. "Sejuta tahun pun saya tak pernah berpikir bahwa [Axl Rose] homofobi. Saya melakukan banyak hal bersamanya. Saya tampil di MTV Music Awards bersama Axl dan Guns N" Roses. Dan saya juga tampil di Grammy bersama Marshall dan saya menjadi penggemar berat Marshall. Saya akan melawan siapapun yang selalu di salah pahami dan salah di mengerti oleh orang-orang bodoh di luar sana." (hqq/wnz)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. 17 Lagu Indonesia Bertema Kebangsaan Terbaik
  3. Dunia, Menuju Kebangkitan Metal Progresif
  4. Joey Pasti Menang di Grammy?
  5. Movie Review: Pengabdi Setan (2017)

Add a Comment