Vokalis Iron Maiden, Bruce Dickinson Siap Menerbitkan Buku Biografi

Bruce membagi kenangan paling menarik, termasuk tiga puluh tahunnya bersama Maiden, hari-hari awal, masa kecilnya di antara sistem sekolah British yang eksentrik

Oleh
Bruce Dickinson saat beraksi bersama Iron Maiden pada 2008. Samuelviani

Bruce Dickinson, vokalis band metal legendaris asal London Timur, Iron Maiden akan meluncurkan sebuah buku autobiografi bertajuk What Does This Button Do? mengenai kisah hidupnya dalam tiga dekade ke belakang, termasuk masa kecilnya.

Vokalis Iron Maiden itu merupakan garda depan band tersebut pada 1981 hingga 1933 dan pada 1999 hingga kini. Buku ini merupakan sekumpulan catatan Bruce yang ditulis tangan pada sela-sela perjalanan tur Iron Maiden guna mendukung albumnya yang bertajuk The Book of Souls.

What Does This Button Do? segera terbit pada 19 Oktober mendatang lewat penerbit Harper Collins. Pihak penerbit menjanjikan bahwa buku ditulis sang vokalis ini "padat, jujur, intelek, dan sangat menghibur" dalam sebuah pengantar.

"What Does This Button Do? adalah jendela penungguan lama dalam kehidupan, hati, dan pikiran dari salah satu anak lelaki kita yang paling berjiwa petualang dan beraneka ragam," tertulis pada pengantar.

Salah satu situs yang siap menjual buku tersebut, Amazon, menjelaskan bahwa buku itu memiliki tebal sebanyak 448 halaman. Buku ini menawarkan sebuah kisah yang tidak mungkin setiap rincian pentingnya terbuang sia-sia.

Buku karya Bruce tersebut akan menceritakan kisah hidupnya mulai dari 30 tahun bersama Iron Maiden, begitu pun kehidupan intimnya sebagai seorang ayah, dan masa kecilnya. Selain itu, ia akan menceritakan bagaimana kehidupannya sebagai novelis, pembicara motivasi, pemain anggar kelas dunia dan masih banyak lagi dengan gaya berkisah manusia Renaissance yang jujur.

Berikut deskripsi resmi buku tersebut:

"Sekarang, untuk pertama kalinya, Bruce menceritakan kisah dengan kata-katanya sendiri. Dalam What Does This Button DO?, Bruce (orang yang terkenal tidak pernah memberi kesempatan wawancara tentang kehidupan pribadinya) membagi kenangan paling menarik, termasuk tiga puluh tahunnya bersama Maiden, hari-hari awal, masa kecilnya di antara sistem sekolah Inggris yang eksentrik, bermain solo, menyadari impiannya tentang jet terbang jumbo dan pertarungannya dengan kanker lidah belakangan ini. Bruce Dickinson lebih dari pentolan dari salah satu band terbesar di planet. Seorang ikon rock, manusia renaissance yang sebenarnya, Bruce telah, dan masih merupakan, pria legendaris."

Bagi para penggemarnya, buku tersebut sudah bisa dipesan langsung dari situs resmi Iron Maiden.

Editor's Pick

Add a Comment