Aan Mansyur Hingga Haidar Bagir Hadir di ASEAN Literary Festival 2017

Penulis dari 10 negara hadir di acara sastra tahunan ini

Oleh
Aan Mansyur Dok. Instagram/Aan Mansyur

Acara literasi tahunan ASEAN Literary Festival diadakan untuk keempat kalinya. Tahun ini acara tersebut berlangsung selama empat hari pada tanggal 3 sampai 6 Agustus 2017. Berlangsung di Kota Tua, Jakarta acara ini menghadirkan banyak pilihan kegiatan.

Merayakan ulang tahun ASEAN ke-50, tahun ini ASEAN Literary Festival bertemakan "Beyond Imagination". Berbagai program ditawarkan seperti lokakarya, diskusi sampai pembacaan puisi. Malam pembuka yang diadakan pada 3 Agustus akan diramaikan oleh pidato dari Direktur Jendral Kebudayaan, Hilmar Farid dan penulis kontroversial asal Malaysia, Faisal Tehrani. Digelar di Taman Fatahillah, ada juga Panji Performance di acara yang dimulai dari jam 7 malam.

Penulis, seniman, intelektual sampai akademisi dari 10 negara ASEAN dipastikan hadir. Di hari pertama 3 Agustus ada lokakarya penulisan yang digelar oleh Gramedia Pustaka Utama dan Jakarta Post. Sedangkan program Jambore Nasional Sastra yang sebelumnya mengundang penulis residensi dari berbagai negara juga memulai kegiatan di hari tersebut.

Di hari kedua 4 Agustus diadakan juga lokakarya oleh Lala Bohang, kemudian lokakarya penulisan wisata oleh Shivaji Das, dan satu lokakarya oleh Gramedia Pustaka Utama. Diskusi menjadi kegiatan utama dengan pilihan sebagai berikut: On Being ASEANers bersama Clara Chow, Intan Andaru, Tra Nguyen, dan Mai Nardone, acara dipandu oleh ZF. Zamir. Lalu ada juga Connected by Story and Technology bersama Twitter, Storial, Alanda Kariza, dan Lala Bohang. Disusul dengan Southeast Asia in Fiction bersama Azhar Ibrahim, Glenn L. Diaz, Shaz Johar, dan Yusri Fazar, acara dipandu oleh Saras Dewi. Di malam hari juga ada pembacaan puisi oleh Kooky Tuason dan Ernest Prakasa.

Hari ketiga 5 Agustus dibuka dengan peluncuran majalah Litera. Disusul dengan diskusi Populism and Radicalism bersama Michael Vatikiotis, Azhar Ibrahim, Haidar Bagir dan dipandu oleh Sandra Hamid. Ada juga lokakarya puisi bersama Aan Mansyur, peluncuran buku A. Fuadi, lalu peluncuran buku Haidar Bagir, diskusi Indonesia"s 1998: From Satire to Criticism bersama Muhammad "Mice" Misrad, Hikmat Darmawan, dan J. Casey Hammond.

Hari keempat 6 Agustus diisi dengan diskusi 50 Years of ASEAN: Beyond Imagination bersama Michael Vatikiotis, Nasir Tamara, dan Suu Mie Aung dengan moderator Abdul Khalik. Juga ada diskusi Young Poets On Political and Society bersama Aan Mansyur, Marius Hulpe, Hariz Fadhilah, dan Meiling Kogure dengan moderator Low Kok Wai. Malam penutupan diisi oleh Candra Malik, Kooky Tuason, dan JKT48.

Banyak lagi program lainnya yang dapat diakses informasinya di situs www.aseanliteraryfestival.com. Beberapa kegiatan terbatas hanya untuk beberapa orang.

Editor's Pick

Add a Comment