"Ritual & Kriminal" - Trendkill Cowboys Rebellion

Single terbaru dari band heavy metal asal Jakarta

Oleh

Dua tahun sejak album studio ke tiga Anti Image dirilis melalui Demajors Independent Music Industry, tepat pada tanggal 7 Juli 2017 band metal asal ibukota Trendkill Cowboys Rebellion (TCR) kembali merilis single terbaru dengan judul “Ritual & Kriminal” yang dapat di unduh secara gratis melalui situs resmi Rolling Stone Indonesia.

Proses pembuatan materi untuk album ke empat sudah dilakukan sejak pertengahan 2016 namun sedikit terhambat dikarenakan adanya beberapa pergantian personel dalam band. Drumer TCR sebelumnya Dedi (Dechonk) lebih dulu mengundurkan diri dikarenakan tekanan pekerjaan sebagai pemain perkusi pada sanggar seni TMII yang mengakibatkan kendala masalah waktu. Posisi pemain drum kini di isi oleh Gustaf, eks pemain drum band death metal asal Bekasi, Terjal. Tiga bulan setelah bergabungnya Gustaf dan ketika memasuki fase pembuatan materi lagu, giliran pemain Bass TCR sebelumnya Daffi juga mengundurkan diri dengan alasan yang sama karena kesibukannya sebagai reporter salah satu media di Jakarta.

Proses pembuatan materi lagu untuk album akhirnya dijalani dengan hanya menyisakan 3 personel yaitu: Will, Morris dan Gustaf. Ketika 60% materi sudah tergarap TCR akhirnya mengajak Valentino, eks-rekan Gustaf di band Terjal untuk bergabung di posisi gitar dan pada posisi bass TCR juga akhirnya mengajak Yudha Permana dari band thrash metal Jakarta, Black Redemption untuk bergabung.

“Ritual & Kriminal” adalah single yang dikeluarkan perdana sebagai perkenalan untuk formasi Trendkill Cowboys Rebellion dengan nafas yang baru. Direkam melalui proses mandiri di studio milik prbadi dan di mixing – mastering oleh Lukman Firdaus. Lagu “Ritual & Kriminal” dikemas dengan sangat sederhana, tegas dan lugas mengikuti benang merah dari album-album sebelumnya. Mengangkat tema merebaknya faham radikalisme yang belakangan merebak di kalangan masyarakat dan kadang menimbulkan permasalahan komunikasi, baik dalam kehidupan nyata juga di media sosial. Debat kusir yang tiada habisnya tersebut dirangkum dalam materi yang agresif berdurasi dua menit empat puluh empat detik dibarengi dengan rif gitar yang groovy, lirik yang lugas, tajam dan mendalam.

 

Kontak:
Trendkill Cowboys Rebellion Official
Venom Music Studio
Jl. Kebagusan IV No. 21
Pasar Minggu – Jakarta Selatan
Contact : +62 812 23456 872
Mail : trendkillcowboysrebellion@gmail.com

---

"Ritual & Kriminal"

Musik  oleh:  Trendkill Cowboys Rebellion
Lirik  oleh:  Will

Mereka menghunus, menghujam kalimat larangan
Mengkafirkan, memprovokasi dengan segudang firman Tuhan
Bagi mereka Seni-Budaya adalah kriminal
Suatu kenistaan yang wajib untuk di cekal

Memainkan semua mazhab untuk menindas
Mengumpulkan setiap ayat untuk menumpas
Toleransi baginya hanyalah sebuah dosa
Tiap dogma bagi mereka tak perlu logika

Chorus :
Berkomunal dengan nabi-nabi kriminal
Afiliasi para preman-preman ritual
Berkomunal dengan nabi-nabi kriminal
Para penjahat dibalik baju ritual

Mosh Part :
Bermain irama adalah sebuah senjata bagi kami
Ritual yang dilantunkan oleh anak cucu Adam
Kami tasbihkan bait satir sebagai mantra
Sebuah suara yang keras dengan gegap gempita

Setiap fatwa adalah faktor mayoritas
Dimana mayoritas selalu benar diatas kertas
Golongan dan kelas adalah unit untuk dimonopoli
Ditunggangi dan tak perlu dimengerti

Back to Chorus 

---

Download MP3: "Ritual & Kriminal" - Trendkill Cowboys Rebellion

(Untuk mengunduh lagu silakan klik kanan pada pranala lalu klik 'Save Link As')

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  3. Perpaduan Gairah Musik dan Skateboard di Volcom: Road to Cakrawala
  4. Yatra, Sebuah Perjalanan ke Nepal Sebelum Bencana
  5. Payung Teduh Memperkenalkan Single Terbaru, "Di Atas Meja"

Add a Comment