Ed Sheeran Angkat Bicara tentang Perseteruan Taylor Swift dan Katy Perry

Penyanyi dan pencipta lagu asal Inggris ini menyatakan bahwa Swift, sahabatnya tak perlu dibela

Oleh
Ed Sheeran. instagram.com/teddysphotos

Kendati banyak kabar dan rumor berhembus terkait perseteruan Taylor Swift/ Katy Perry, Ed Sheeran menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa menurutnya pemberitaan mengenai itu terlalu dilebih-lebihkan.

"Saya tidak merasa dia (Swift) butuh (dibela) sama sekali," ujarnya kepada majalah People di acara Songwriters Hall of Fame ke-48 Annual Induction dan Gala Awards 2017. "Saya tidak merasa lagu-lagu perseteruan adalah suatu hal yang hangat untuk dibicarakan – akan selalu ada lagu-lagu "masakan" macam itu."

Sheeran secara khusus menyebutkan lagu "You"re So Vain" milik Carly Simon sebagai contoh dari sebuah "lagu cemoohan"; dimana Simon kemudian mengungkapkannya pada 2015 bahwa dia menulis hit tahun 1972 itu saat memikirkan seorang Warren Beatty.

Awal tahun ini, Perry menyulut kemarahan banyak penggemar Swift setelah merilis hitsnya yang berjudul "Swish Swish," yang mana banyak yang menginterpretasikan sebagai sebuah serangan langsung kepada sang pelantun "Wildest Dream" tersebut.

"Don"t you come for me/ No, not today/ You"re calculated/ I got your number/"Cause you"re a joker/ And I"m a courtside killer quees," begitulah bunyi sebagian dari salah satu verse lagu itu.

"Sebagaimana telah dikonfirmasi bahwa lagu itu memang benar-benar berbicara tentang Swift, Perry pun mengubah liriknya dengan membuat nada yang lebih aman selama konser live-stream berlangsung : "God bless you on your journey, baby girl." Sementara beberapa hari yang lalu, Perry juga telah mengatakan pernyataan yang sama ketika berbicara dengan Arianna Huffington tentang Swift.

"Saya siap untuk mengikhlaskannya," ucapnya ketika itu. "Saya memaafkan (Swift), dan saya meminta maaf atas apapun yang pernah saya lakukam, dan saya harap begitupun juga dia, dan saya pikir ini sebenarnya... sudah waktunya. Ada ikan yang lebih besar untuk digoreng, dan ada masalah yang lebih nyata di dunia ini. Anda paham kan maksud saya?... Ada banyak hal di luar sana di dunia yang orang butuh untuk fokus, dan sebenar-benarnya saya, seperti ingin mendoakannya dalam perjalanannya. Semoga Tuhan memberkatinya. Sungguh."

Sementara itu awal bulan ini, Swift terlihat seperti membuat sebuah manuver yang tak begitu halus ketika mengumumkan merilis seluruh katalog lamanya di seluruh layanan musik streaming – di saat yang sama ketika Perry merilis album studio keempatnya, Witness.

Perseteruan Perry dan Swift bermula pada 2014, ketika Swift menyebutkan di salah satu wawancara dengan Rolling Stone bahwa Perry telah mencuri penari latarnya tanpa sepengetahuannya, yang praktis seperti membuka pertengkaran dalam persahabatan mereka.

Swift pun di tahun yang sama merilis hits "Bad Blood", yang secara umum diasumsikan tentang Katy Perry.

Sementara antara Swift dan Sheeran, persahabatan mereka justru sangatlah solid. "Kami sudah memiliki Scotish folds (salah satu jenis kucing) yang berjodoh, membuat kesenian dan kerajinan tangan masing-masing sebagai hadiah Natal, berwisata dengan keluarga kami, dan saling memasang badan satu sama lain (untuk saling membantu)," ucap Swift kepada Rolling Stone awal tahun ini. " Dia adalah James Taylor untuk Carole King saya dan saya tidak dapat membayangkan bagaimana jika tidak ada dirinya."

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. Film 'Turah' Dipilih untuk Mewakili Indonesia pada Oscars 2018
  3. Konferensi Musik Indonesia, Archipelago Festival, Siap Diselenggarakan Oktober Mendatang
  4. Proyek Musik Elektronik Putra Bungsu Addie MS, Mantra Vutura, Rilis Album Mini
  5. Saksikan Trailer Film ‘Chrisye’ yang Menampilkan Vino G. Bastian

Add a Comment