Kilas Balik: Saksikan Nirvana Saat Tampil di Chicago untuk Tur ‘Bleach’ 1989

Berikut video penampilan lengkap dari salah satu performa pada tur ‘Bleach’ yang rilis tepat 28 tahun lalu pada hari ini

Oleh

Ketika Bleach dari Nirvana dirilis pada 28 tahun lalu, tidak ada seorang pun di industri yang melihat album itu sebagai langkah awal dari sebuah band yang akan mengubah dunia. Album top di Amerika Serikat pada pekan itu adalah The Raw & The Cooked dari Fine Young Cannibals, diikuti soundtrack dari Beaches diurutan kedua. "I"ll Be Loving You (Forever)" oleh New Kids On The Block adalah single di urutan teratas, di mana setelah itu digeser oleh "Satisfied" dari Richard Marx. Band hair metal seperti Poison dan Motley Crue tampil di arena, Tiffany dan Debbie Gibson juga berkuasa dan hal terakhir yang ada di pikiran orang-orang pastinya trio grunge dari Seattle tersebut.

Bleach direkam dengan biaya 606,17 dolar AS di Reciprocal Recording, Seattle, AS. Gitaris lokal Jason Everman membayar untuk sesi rekaman tersebut, membuat mereka menyertakannya sebagai anggota grup meskipun ia tidak benar-benar main di dalam albumnya. "Kami masih berhutang kepadanya sekitar 600 dolar," kata Kurt Coban kepada Rolling Stone pada 1992. "Mungkin saya harus mengirimnya cek." Album itu menyertakan lagu-lagu yang sudah dimainkan berbulan-bulan, termasuk "Floyd The Barber" (sebuah bentuk kekerasan dari Andy Griffith), "Love Buzz" (cover dari Shocking Blue) dan "About A Girl," lagu yang menunjukan perkembangan yang impresif dari band tersebut.

"Bahkan menjadi risiko untuk menyertakan "About a Girl" di Bleach," kata Cobain kepada Rolling Stone pada Oktober 1993. "Saya sangat menyukai pop, saya sangat menyukai R.E.M., dan saya sangat menyukai semua dari era '60-an. Namun ada banyak tekanan di dalam kehidupan sosial di mana musik underground adalah sesuatu yang harus digemari ketika masa sekolah. Dan merilis lagu seperti R.E.M. tipe lagu pop di album grunge, ketika itu, adalah sebuah resiko."

Saat diluncurkan, album ini gagal menembus Billboard 200, namun mendapat kesan positif dari para kritikus, mendapatkan pujian dari Sonic Youth dan bahkan mampu terjual 35.000 kopi meski jauh dari sorotan media arus utama. Itu ternyata cukup untuk mendapat perhatian David Geffen dari DGC, yang membeli grup tersebut dari kontrak mereka di Sub Pop. Tergabung di label mayor adalah sebuah langkah kontroversial untuk band manapun dari dunia punk rock, namun Cobain merasionalisasi itu sebagai cara terbaik untuk memperlihatkan gerakan mereka secara lebih luas.

"itu adalah alasan mengapa saya tidak merasa bersalah bergabung dengan label mayor," kata Cobain kepada Rolling Stone pada 1992. "Saya seharusnya merasa benar-benar bersalah; Saya seharusnya tidak mendapat ancaman dari dunia punk rock dan menyangkal segala sesuatu yang komersial dan bertahan di dunia kecil saya sendiri dan tidak benar-benar memberi dampak pada orang lain dibanding orang-orang yang sudah menyadari tentang apa yang saya keluhkan. Ini seperti berkohtbah kepada orang yang telah bertobat."

Bleach diikuti oleh album Nevermind yang membuat orang-orang mengetahui Nirvana di mana ia tidak membayangkannya ketika bergabung dengan DGC pertama kali. Berikut adalah video pertunjukan lengkap mereka tampil di Cabaret Metro, Chicago, pada 30 September 1989, memainkan lagu-lagu dari Bleach – ketika mereka menjadi satu-satunya dari banyak band grunge yang berjuang mendapat sorotan dari kancah musik rock Seattle yang kecil.

Krist Novoselic mengenang di 25 tahun album Nevermind dari Nirvana dan merekamnya 20 tahun kemudian bersama Dave Grohl dan Paul McCartney. Saksikan di sini. (prm/wnz)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. 6 Musisi Yang Juga Ilustrator
  2. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  3. 10 Destinasi Wisata Musik Legendaris di Inggris
  4. Kelompok Penerbang Roket Gelar Konser Istimewa di Gedung Kesenian Jakarta
  5. Frau Siap Meluncurkan Album Mini Terbaru

Add a Comment