Katy Perry Hentikan Perseteruan dengan Taylor Swift

“Saya benar-benar, ingin, bersama kembali, dan dalam keadaan kasih dan saling memaafkan, dan saling mengerti juga mengasihi,” kata Perry

Oleh
Katy Perry. Instagram/Katyperry

Katy Perry mengakui bahwa dia ingin bisa mengakhiri perseteruan sengitnya dengan Taylor Swift. "Saya siap mengikhlaskannya. Pastinya, 100 persen," ucap Perry.

Komentar sang penyanyi ini muncul dalam sebuah percakapan Sabtu (10/6) lalu dengan Arianna Huffington yang menampilkan Perry dalam sesi streaming YouTube khusus akhir pekan untuk mempromosikan album terbarunya, Witness.

"Saya memaafkan (Swift), dan saya meminta maaf atas apapun yang pernah saya lakukam, dan saya harap begitupun juga dia, dan saya pikir ini sebenarnya... adalah waktunya," kata Perry tentang permusuhan itu (melalui Entertainment Tonight).

"Ada ikan yang lebih besar untuk digoreng, dan ada masalah yang lebih besar di dunia ini. Saya mencintainya dan saya ingin yang terbaik untuknya, dan saya rasa dia adalah seorang pencipta lagu yang hebat, dan saya menyukainya, saya rasa jika kami berdua, dia dan saya, bisa menjadi representatif dari perempuan-perempuan kuat yang bersatu di atas perbedaan, saya rasa seisi dunia akan seperti, "Yeah, kita bisa lakukan ini.""

Perseteruan panjang penyanyi ini, yang dikabarkan dimulai pada 2012 ketika Perry membajak penari cadangan Swift untuk bergabung dalam turnya sendiri – hingga akhirnya menghasilkan lagu-lagu seperti "Bad Blood" dan "Swish Swish" dari album Witness, namun tak satu pun dari kedua artis berbicara tentang perseteruan ini hingga baru-baru ini Perry membuka keretakannya itu dengan Swift.

"Saya bukan seorang Buddha – hal-hal yang membuatku kesal," Perry mengatakannya dalam suatu wawancara akhir-akhir ini "Saya harap saya bisa tersenyum terus setiap saat, namun saya juga bukanlah seseorang yang dapat dengan mudah begitu, mengerti kan? Apalagi jika seseorang mencoba membunuh karakterku dengan gadis-gadis kecil. Itu meyedihkan!"

Terakhir kalinya perseteruan ini terjadi adalah saat Swift memutuskan mengakhiri embargonya pada layanan streaming musik di saat yang sama ketika album terbaru Perry, Witness dirilis secara digital, sebuah langkah yang secara berulang kali dikatakan Swift sebagai kebetulan belaka.

Meskipun begitu, Sabtu lalu, Perry terlihat benar-benar ingin mengakhiri perseteruan antar bintang pop ini. "Mungkin saya tidak setuju dengan setiap apa yang dia lakukan, dan mungkin dia juga tidak setuju dengan apapun yang saya lakukan, tapi ya ... saya benar-benar, ingin, bersama kembali, dan dalam keadaan kasih dan saling memaafkan, serta saling mengerti juga mengasihi," kata Perry.

Bintang pop ini belakangan mempersembahkan bagian dari live stream-nya untuk menjalani sesi terapi bersama Dr. Siri Singh, dimana di dalamnya dia berbicara soal bagaimana dia menghadapi depresi dan pikiran untuk bunuh diri. "Saya merasa malu bahwa saya pernah punya pikiran-pikiran itu, merasa serendah itu dan sedepresi itu," ucap Perry merujuk pada lirik-lirik pada baladanya di album Prism pada 2013, "By The Grace of God."

"Anda bisa benar atau bisa dicintai," tambahnya. "Saya hanya ingin dicintai."

Sementara itu, Perry juga mendapat kunjungan dari temannya, James Corden pada Minggu (11/6) lalu, dan pemandu acara Carpool Karaoke itu langsung dapat membuat sang bintang pop berbicara topik yang berbeda-beda : soal mantan-mantan kekasihnya. Dalam sebuah permainan bertajuk "Spill Your Guts or Fill Your Guts," Corden memberi Perry pilihan, apakah memakan telur yang sudah berusia ribuan tahun atau mengurutkan tiga mantan kekasihnya berdasarkan kualitas mereka di atas ranjang.

Setelah sedikit malu-malu, Perry akhirnya tak membantah, menyebut Diplo yang paling kurang berkesan, Orlando Bloom di tempat kedua, dan John Mayer sebagai juaranya. "Mereka semua adalah kekasih-kekasih yang menakjubkan dan saya akan berhubungan seks dengan mereka semua setelah saya keluar dari tempat ini!" ucapnya tegas namun bercanda. (mz/wnz)

Editor's Pick

Most Viewed

  1. Rich Chigga Siap Tur Konser Keliling Amerika Serikat Kedua Kalinya
  2. 17 Lagu Indonesia Bertema Kebangsaan Terbaik
  3. Pesta Death Metal Maksimal di Everloud III
  4. Bag Raiders, Pendulum dan Colour Castle Akan Tampil di Bestival Bali 2017
  5. Kahitna, Slank, hingga Superman Is Dead Siap Ramaikan Synchronize Fest 2017

Add a Comment