Kisah di Balik Soundtrack ‘Guardians of the Galaxy Vol.2'

Dari Fleetwood Mac hingga Jay and The Americans, ini dia kisah di balik lagu-lagu itu

Oleh

Ketika sutradara James Gunn menyelesaikan Guardians of the Galaxy pada 2014, dia tetap menyimpan satu catatan dari beberapa karyawan Marvel Studios. "Tak satupun," kenangnya sambil menirukan kata-kata mereka, "yang ingin mendengarkan musik ini."

Gunn nekat menggabungkan film tersebut dengan barisan lagu cantik di era eight-track – sebut saja "Come and Get Your Love" milik Redbone, "Hooked on a Feeling" dari Blue Swede – namun meski diragukan dia tetap yakin, walaupun banyak yang menilai Britney Spears di era '90-an bisa jadi akan jauh lebih komersil.

Keyakinan Gunn ini dipicu pemikiran bahwa, toh lagu-lagu ini hanya diputar dalam sebuah walkman kuno yang selalu dibawa oleh karakter Chriss Pratt, yang hanya memiliki satu kaset, pemberian ibunya sesaat sebelum beliau meninggal: sebuah mixtape buatan sendiri "Awesome Mix Vol.1."

"Ada beberapa lagu yang orang-orang telah dengar," ucap Gunn,"tapi mungkin tidak tahu apa judulnya."

Setelah berhasil menembus tangga lagu, album soundtrack yang diganjar platinum itu, kehebatannya tak diragukan lagi – dan sejak filmnya diakhiri oleh karakter Pratt, Peter Quill menemukan "Awesome Mix Vol.2." Musik dengan begitu saja menjadi esensial untuk Guardians of the Galaxy Vol.2, yang rilis pada 5 Mei lalu di Amerika Serikat, dengan album soundtracknya dirilis terlebih dulu pada 21 April lalu.

Kali ini Gunn memiliki uang yang lebih banyak, yang memungkinkan dirinya memasukkan lagu-lagu terkenal dari sejumlah musisi superstar macam : "My Sweet Lord," dari George Harrison, "The Chain" milik Fleetwood Mac dan "Mr. Blue Sky" kepunyaan Electric Lights Orchestra (ELO). Sekadar catatan, untuk lagu Fleetwood Mac, setiap anggota band menonton dulu adegan yang menampilkan lagu mereka sebelum mereka akhirnya menyetujuinya.

Sementara untuk lagu "Mr. Blue Sky" dari ELO, Gunn menyebutnya sebagai, "Hal terbesar paling gila yang pernah saya lakukan," ketika awal film ini dibuat. "Itu adalah lagu yang sempurna untuk memulai film," ucap Gunn, "karena itu sangat menggembirakan, meski dasarnya begitu bernuansa gelap."

Meski banyak luka dalam di tangan (dalam pembuatan filmnya), Gunn (yang sesekali pernah bermain di band bernama The Icons) menikmati kesempatan untuk mengekspos kegemarannya seperti pada lagu "Come a Little Bit Closer" dari Jay and The Americans, atau dengan lagu rilisan tahun 1976 yang sama sekali jarang dikenal orang "Wham Bam Shang-A-Lang" milik band one hit wonder Silver, hingga lagu-lagu yang memang disukai pecinta Marvel.

"Salah satu hal yang paling membuat saya antusias," katanya, "adalah mengetahui bahwa saya akan membuat band-band yang mungkin saja sudah dilupakan tiba-tiba menjadi topik pembicaraan belakangan."

Lagu-lagu itu selalu menjadi suatu cara yang merepresntasikan ibu Peter Quill, Meredith, di film, dan Gunn mengenalnya dengan cukup baik.

"Dia adalah seorang pecinta musik, namun dia sebetulnya bukan dari kalangan elit," ungkapnya. "Jika lagu itu adalah sesuatu yang dianggap konyol dan ngepop, dia menyukainya. Jika itu lagu yang keren atau funk, dia menyukainya. Dia hanya menyukai (lagu dengan) beberapa hook dan melodi. Dia sangat nyentrik, gadis muda yang jatuh cinta dengan, seperti yang Anda tahu, sesuatu yang berujung pada alien. Kemudian jatuh cinta dengan alien di sana di lorong Meredith Quill. Dia unik, sama seperti putranya."

Gunn sendiri sudah seharusnya mendengarkan lagu-lagu dari film itu berkali-kali – namun itu bukan masalah baginya.

"Hal teraneh adalah, saya tidak pernah muak dengan lagu-lagu Guardians," ucap Gunn, sambil riang mendengarkan "Mr. Blue Sky" berkali-kali seraya melakukan supervisi atas proses mixing suara dalam film.

"Chris Pratt mendengarkan album pertama hingga ratusan kali. Dia bilang hanya muak dengan lagu "The Pina Colada Song'."

"Awesome Mix Vol.2," Resensi Lagu per Lagu

1. “Mr. Blue Sky” - Electric Light Orchestra

"Saya selalu bilang jika (film) Guardians punya house band, maka mereka adalah ELO," ucap Gunn, "dan "'Mr. Blue Sky' adalah salah satu favorit saya dari mereka. Kami sempat mengalami kesulitan mendapatkan hak ciptanya. Kami benar-benar berjuang untuk mendapatkan lagu ini, dan saya pribadi tertarik dengan Jeff Lynne."

Lynne sebelumnya telah menyetujui sebuah lagu untuk film Guardians yang pertama yang akhirnya dihilangkan oleh Gunn, sehingga menyulitkan proses mendapatkan lagunya kali ini. Namun pada akhirnya, Gunn menjawab, "Saya pikir kami telah membuat sebuah penawaran yang tak mungkin ditolaknya."

2. “Fox on the Run” - Sweet

"Fox On The Run" adalah lagu yang hanya dipergunakan untuk trailer dan tidak muncul di dalam filmnya, semacam "Spirit in the Sky" di album soundtrack film pertama.

3. “Lake Shore Drive” - Aliotta Haynes Jeremiah

""Lake Shore Drive" adalah sebuah lagu dimana aku tumbuh besar bersamanya," ucap Gunn. "Lagu ini semacam ngehit tapi di daerah dan seperti hanya di St. Louis dan Chicago saja, maka banyak orang tidak tahu lagu ini, namun ini benar-benar lagu yang paling catchy yang pernah ditulis, dan saya tahu bahwa ada ribuan slot di film yang dapat saya gunakan dengan mudahnya dalam Guardians karena memang sangat cocok dengan filmnya."

4. “The Chain” - Fleetwood Mac

"Ada dua lagu yang sangat mendalam tertanam hingga ke akar film," ucap Gunn. "The Chain adalah salah satunya karena ini tentang Guardians, setidaknya dalam cara kami menggunakannya, dan kami menggunakannya beberapa kali di dalam film. Dan satunya lagi adalah "Brandy," yang mana menjadi lagu yang begitu penting. Keduanya dirilis sebagai dua lagu favorit saya dari era '70-an."

5. “Bring it On Home to Me” - Sam Cooke

"Ini adalah lagu yang benar-benar indah," ucap Gunn. "Di dalam kepala Quill, ini tentang Quill dan Gamora."

6. “Southern Nights" - Glenn Campbell

Merupakan lagu groovy dari Campbell, merupakan versi 1977 dari lagu Allen Toussaint dan menjadi lagu favorit Gunn di masa kecil: "Menjadi sedikit berbeda rasa untuk film ini."

7. “My Sweet Lord” - George Harrison

"Ini adalah salah satu dari lagu pertama yang saya pilih untuk gunakan di dalam film dan itu harus ditampilkan secuplik untuk menceritakan asal mula Ego," kata Gunn, merujuk pada ayah alien dari Peter Quill (bernama panjang : Ego, The Living Planet), diperankan oleh Kurt Russell.

"Dan di lagu itu ada mitos penciptaan besar tentang bagaimana dia kini hadir dan tampaknya seperti sejalan saja dengan lagu itu. Saya selalu berada dalam mitos pencitraan Hindu dan ada beberapa kesamaan di dalammnya."

8. “Brandy You’re a Fine Girl” - Looking Glass

Gunn telah lama mengagumi hit norak rilisan 1972 ini ("selalu menjadi sebuah lagu yang cukup sedih, dan secara tragis berhubungan dengan saya"), yang mana memainkan peran kunci emosional di film baru ini, muncul di adegan paling pertama.

9. “Come a Little Bit Closer” - Jay and The Americans

Hit pada 1964 ini adalah lagu yang paling tua dalam soundtrack, diputar saat adegan aksi yang Gunn sempat tampilkan pratinjaunya di Comic-Con dimana para jagoan "menikmati pengalaman ultra-violence ketika lagu ini diputar dan ini benar-benar menyenangkan."

10. “Wham Bang Shang-A-Lang” - Silver

Sejak film pertama, penggemar dan rekan-rekan selalu mengajukan lagu-lagu tahun 70-an kepada Gunn untuk soundtrack film yang baru – dan hampir selalu, dia mendengarkan dulu sebelumnya. Namun ketika seseorang mengirimkan lagu pop dengan nada manis ini, hal ini benar-benar baru bagi Gunn, dan dia menyukainya. "Ini aneh," ucap Gunn. "Seketika saya tidak yakin, apakah saya ditipu karena saya belum pernah mendengarkan lagunya. Saya tidak yakin jika ada band modern membawakan versi retro sebuah lagu itu sebenanya hanya benar-benar lagu lama."

11. “Surrender” - Cheap Trick

Dengan mencantumkan lagu klasik rilisan 1978 dari Cheap Trick ini, Gunn membalas budi kepada band, yang mengizinkannya menggunakan "If You Want My Love" untuk film indie Gunn pada 2011 Super, tanpa ada imbalan apapun.

12. “Father and Son” - Yusuf/ Cat Stevens

Gunn terinspirasi untuk menggunakan pendekatan tematis lagu balada tahun 1970 ini setelah mendengar Howard Stern tampil dengan gitar akustik di panggungnya.

13. “Flashlight” - Parliament

Sulit rasanya tidak membayangkan Baby Groot berjoget di lagu ini. "Anda akan melihatmya," kata Gunn. "Tapi ini hanya sebuah lagu funk favorit saya."

14. “Guardians Inferno” - The Sneepers featuring David Hasselhoff

Lagu yang versi aslinya adalah komedi, ditulis bersama Gunn dan komposer musik latar Tyler Bates, dimaksudkan semacam tema disko Star Wars milik Meco. Gunn sangat senang dengan sebuah baris lirik "procyon lotor" di dalamnya, "racoon," seperti pada Bradley Cooper Rocket dengan "motor." Mereka mempekerjakan David Hasselhoff sebagai vokalis utama.



Related

Most Viewed

  1. Rich Chigga Siap Tur Konser Keliling Amerika Serikat Kedua Kalinya
  2. 17 Lagu Indonesia Bertema Kebangsaan Terbaik
  3. Pesta Death Metal Maksimal di Everloud III
  4. Bag Raiders, Pendulum dan Colour Castle Akan Tampil di Bestival Bali 2017
  5. Kahitna, Slank, hingga Superman Is Dead Siap Ramaikan Synchronize Fest 2017

Editor's Pick

Add a Comment