Glenn Fredly, Astrid, Melanie Subono Siap Tampil di Konser ‘Musika Foresta’

Salah satu aktivitas yang digarap oleh gerakan Hutan Itu Indonesia

Oleh
5Romeo, Arief Aziz (Change.org). Riry Silalahi (Musika Forestra), Astrid, Nina Tamam, Glenn Fredly, dan Bhismo (KunoKini). Pramedya Nataprawira

Gerakan bernama Hutan Itu Indonesia siap menyelenggarakan sebuah konser bertajuk "Musika Foresta" pada 13 Mei mendatang di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta. Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan Hari Hutan Indonesia sekaligus untuk menyampaikan pesan-pesan positif perlindungan akan hutan di Indonesia lewat sebuah karya seni.

Beberapa waktu sebelum "Musika Foresta" diselenggarakan, empat musisi yang juga menjadi pengisi acara di konser tersebut sempat menjelajahi dan tinggal di hutan-hutan Indonesia. Mereka adalah Glenn Fredly di Taman Nasional Manusela, Ambon, Maluku; Astrid di Hutan Nagari Sungai Buluh, Sumatera Barat; Achi Hardjakusumah di Hutan Kemenyan, Tapanuli Utara; dan Alam Urbach di Hutan Adat Dayat Iban, Sui Uti, Kalimantan Barat.

Para musisi tersebut menikmati keindahan dan kekayaan alam sekaligus mencari inspirasi demi dituangkan ke dalam sebuah lagu. "Saya lahir dan tumbuh besar di Jakarta. Mengunjungi hutan Manusela ini membuat saya sadar siapa diri saya sebenarnya," ucap Glenn ketika menjalani konferensi pers di Serendipity, Jakarta, pada Rabu (10/5) siang.

Bagi Astrid gerakan peduli akan hutan Indonesia ini sangat penting untuk dipahami oleh semua orang. "Tapi sebelum semua orang tahu, lebih baik menjelaskan dari keluarga terdekat dulu bagaimana pentingnya hutan di Indonesia, dengan cara yang menyenangkan," katanya. "Karena aku musisi, aku akan membuat lagu tentang perjalanan kemarin. Melihat bagaimana mereka para penghuninya menjaga seisi hutan di dalamnya."

Selain empat musisi yang sudah di sebutkan sebelumnya, konser "Musika Foresta" juga akan diramaikan oleh beberapa musisi lain seperti Nina Tamam, 5Romeo, Sandra Fay, hingga The Weekend Rockstars. Untuk calon penonton yang ingin mendukung gerakan ini dapat membeli tiket seharga Rp 100 ribu untuk kategori Regular dan Rp 175 rib untuk kategori VIP.

"Semua musisi yang terlibat di sini melakukan semuanya secara sukarela. Uang untuk penjualan tiket akan disalurkan untuk adopsi pohon, bekerja sama dengan Warsi (Komuintas Konservasi Indonesia – Red), dan MyBabyTree dari WWF Indonesia," ungkap Riry Silalahi, selaku Kordinator "Musika Foresta".

"Hutan Itu Indonesia adalah sebuah organisasi atau kelompok yang punya pemikiran bagaimana memberikan perspektif baru tentang hutan di Indonesia," jelas Glenn. "saya terinspirasi akan apa yang mereka kerjakan. Karena yang mereka kerjakan adalah sesuatu yang menyenangkan. Kita kehilangan itu di Indonesia."

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Iko Uwais Melawan Alien di Candi Prambanan dalam Trailer 'Beyond Skyline'
  2. 17 Lagu Indonesia Bertema Kebangsaan Terbaik
  3. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  4. Prambanan Jazz Festival 2017: Paduan Seni, Musik, dan Budaya
  5. We The Fest 2017 (Hari ke-3)

Add a Comment