Film ‘Ziarah’ Mulai Tayang di Bioskop pada 18 Mei

Berkisah tentang seorang nenek yang mencari makam suaminya

Oleh

Film tentang seorang nenek yang mencari makam suaminya, Ziarah, akan tayang di bioskop nasional pada 18 Mei mendatang. Diarahkan oleh BW Purba Negara, film ini sempat diputar terbatas di Jogja-Netpac Asian Film Festival 2016 dan tiketnya ludes terjual dalam tiga puluh menit saja.

Ziarah mengisahkan kehidupan Mbah Sri yang terpisah dengan suaminya, Prawiro, yang pergi perang pada Agresi Militer Belanda ke-2 tahun 1948. Setelah perang usai, suaminya tak pernah kembali. Mbah Sri menjanda hingga masa tuanya. Pada usia tua ini, Mbah Sri berharap bisa menemukan tanah terbaik untuk pemakamannya sendiri; satu petak di sebelah makam orang yang dicintainya. Maka berjalanlah dia mencari makam sang suami.

Film Ziarah dikerjakan secara independen dengan produksi Purbanegara Films dan bekerjasama dengan Limaenam Films, Lotus Cinema, Hide Project Films, Super 8mm Studio, dan GoodWork. Kebanyakan pekerja film berasal dari Yogyakarta, termasuk aktris utama Ponco Sutiyem yang berusia 95 tahun.

Sejauh ini, Ziarah telah diputar keliling untuk skala komunitas dan festival. Pada SalaMindanaw Asian Film Festival 2016, film ini meraih penghargaan film terbaik. Ziarah juga tercatat sebagai nomine Penulis Skenario Terbaik pada Festival Film Indonesia (FFI) 2016 dan kategori Film Non Bioskop Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016.

Ziarah merupakan film panjang pertama dari BW Purba Negara yang sebelumnya dikenal sebagai sutradara film pendek. Film pendeknya yang berjudul Bermula dari A memenangkan kategori Film Pendek Terbaik pada Festival Film Indonesia 2011. (rn)

Editor's Pick

Add a Comment