7 Fakta Penting Album Solo Perdana Harry Styles

Dari judul asli albumnya sampai lokasi rekaman yang mengejutkan, simak apa saja yang dibeberkan oleh personel One Direction ini untuk Rolling Stone

Oleh
Harry Styles. (Theo Wenner)

Harry Styles akan merilis album solo debut berjudul sama dengan namanya pada Mei mendatang. Setelah mundurnya Zayn Malik dari One Direction dan mereka memutuskan vakum setelah merilis album Made in the A.M. (2015), Styles akan menjadi personel kedua 1D yang bakal merilis album penuh, namun menjadi yang keempat untuk yang merilis musiknya sendiri. Karier solo Styles menjadi salah satu yang diantisipasi oleh banyak penggemar karena memiliki selera lebih vintage ketimbang personel lainnya, yang membuat album terakhir One Direction memiliki sentuhan Seventies FM. Di cover story Rolling Stone terbaru, Styles dan produser Jeff Bhasker membeberkan beberapa informasi tentang apa yang bisa diharapkan dari album debut ini yang berisikan sepuluh lagu.

1) Harry Styles bukan judul asli dari album ini

Styles yang berusia 23 tahun ingin mengarahkan musiknya ke jalur rock dan berencana menggunakan kata Pink untuk judul albumnya. Ia mengutip Paul Simonon dari The Clash adalah alasan bagaimana warna itu bisa dipilihnya: "merah jambu adalah warna rock & roll sejati." Nama lain yang sempat muncul adalah Sign of the Times, yang digunakan juga sebagai judul single-nya yang anthemic, rilis pada awal bulan ini. "Saya tidak tahu. Maksud saya, itu telah digunakan," Bhasker mengatakan kepada Styles di studio, mengacu kepada album ikonik dari Prince yang menggunakan judul yang sama.

2) Ia merasa ia tidak pernah menulis kisah hidupnya sendiri sebelumnya

Meski Styles mendapat kesempatan lebih banyak untuk menulis seiring berjalannya waktu bersama One Direction, perubahan musik yang besar di grup itu tidak memberi ruang eksplorasi yang besar tentang hidup dan pikirannya. "Saya rasa ini berat untuk benar-benar menggali dan mencari tahu siapa Anda sebagai penulis ketika Anda hanyalah seorang yang tidak bereksplorasi," jelasnya, tidak ada cinta untuk lagu-lagu seperti "Olivia", "Stockholm Syndrome" dan "Happily", lagu-lagu 1D di mana ia terlibatnya di dalamnya.

"Kami tidak mempunyai enam bulan untuk melihat hal seperti apa yang bisa Anda kerjakan. Untuk memiliki waktu yang bisa hidup dengan sebuah lagu, lihat apa yang Anda cintai sebagai seorang penggemar, ambil itu, rasakan, dan lakukan… itu adalah surga."

Memiliki waktu lebih dari satu tahun untuk menulis dan merekam materi album solonya, ia berusaha sebisa mungkin untuk membuat album ini dalam mewakili dirinya sendiri. "Saya tidak mau menulis tentang sebuah cerita," katanya. "saya mau menulis tentang cerita saya, segala sesuatu yang terjadi di hidup saya. Saya selalu ingin menjadi seseorang yang jujur. Saya tidak sempat melakukan itu sebelumnya."

3) Album tersebut direkam di Inggris, California dan lokasi ketiga yang mengejutkan: Jamaika

Selama dua bulan di musim gugur, Styles, Bhasker dan band telah merekam studio terpencil Geejam dekat Port Antonio, lokasi di mana sebelumnya Rihanna dan Drake juga mereka musik di sana.

4) Cinta adalah subyek favorit yang ia tulis, bahkan ia menumbuhkan obsesi terhadap komedi-romantis ketika di Jamaika

"Satu subyek yang sangat berat adalah cinta, di mana ini platonis, romantis, menyukainya, menumbuhkannya, menghilangkannya … ini selalu menghampiri Anda dengan sangat berat," katanya di wawancara RS. "Saya tidak berpikir orang-orang ingin mendengarkan saya berbicara tentang pergi ke bar-bar, dan betapa hebat semuanya. Champagne yang terbuka … siapa yang mau mendengarkan itu? Saya tidak mau mendengarkan artis-artis favorit saya berbicara tentang betapa luar biasanya bualan yang harus mereka lakukan. Saya mau mendengarkan, "apa yang Anda rasakan ketika Anda sendiri di sebuah kamar hotel, karena Anda memilih untuk sendiri?""

Ketika rekaman di Jamaika, Styles dan gitaris dari bandnya mulai menyaksikan acara komedi-romantis di Netflix, dan ia mulai menaruh perhatian kepada Nicholas Sparks. Ia bahkan mulai menyebut nama Spakrs "Nicky Spee."

5) Sebuah hubungan yang baru menjadi inti dari album ini, namun ia tidak ingin membeberkan dengan siapa ia berhubungan

Ketika ia akhirnya ditanya tentang lagu-lagu Taylor Swift yang rumornya ditulis demi menggambarkan hubungan pendek mereka, Styles lebih memilih tidak peduli dan tetap diam tentang siapa yang ia nyanyikan di dalam albumnya. Styles membeberkan bahwa ceritanya dari hubungan terbaru yang telah terjadi selama beberapa tahun belakangan dan memengaruhi gayanya dalam menulis, di mana ada yang beberapa percaya bahwa ia menceritakan tentang rumor hubungannya dengan Kendall Jenner. "Dia memiliki bagian yang besar di dalam album ini," katanya. "Terkadang Anda ingin menghormatinya, dan terkadang Anda hanya ingin memberi rasa hormat yang paling tinggi, dan semoga mereka tahu ini hanya untuk mereka."

6) Bahkan para penggemar akan terasa asing dengan gaya musik Harry Styles di album ini

Meskipun selera dan gaya musiknya sudah dikenal oleh para Directioners yang memberi perhatian mendalam terhadap setiap langkah musiknya selama bertahun-tahun, yang berpotensi mengarah kepada seperti apa Styles ketika menjadi solo artis, nyatanya hasil akhir dari albumnya akan mengejutkan bahkan bagi para penggemar fanatik Styles, begitu menurut Bhasker. "Ini akan berbeda dengan apa yang kalian harapkan. Ini membuat saya sadar bahwa Harry [di 1D] adalah Harry yang digital. Seperti sebuah karakter. Saya rasa orang-orang tidak mengetahui banyak tentang sisi hidupnya yang ada di album ini. Anda mendengarkannya dan mengatakan, "Ini Harry Styles?"

7) Karier solonya bukan menjadi pertanda berakhirnya One Direction

Setelah kemundurannya, berbeda dengan Zayn Malik yang sedikit pahit dalam waktunya bersama boyband tersebut, Styles masih meninggalkan kenangan yang lebih positif. "Saya mencintai band tersebut, dan saya tidak akan mengesampingkan apa pun di masa depan. Band tersebut mengubah hidup saya, memberikan saya segalanya." (prm/wnz)



Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. 10 Film Indonesia Terbaik 2016
  3. Killing Me Inside Kolaborasi dengan Aiu eks-Garasi, Rilis Single Baru “Fractured”
  4. Harry Styles: Superstar Pop Dunia
  5. Saksikan Video Musik Terbaru Monita Tahalea, “Hai”

Editor's Pick

Add a Comment