Cerita dari Bandcamp Para Finalis Rockin' Battle

Vokalis legendaris God Bless Achmad Albar turut menjadi salah satu pembicara

Oleh
Saat Achmad Albar (tengah) memberikan materi Bandcamp Megapro Communication

Pasca melewati fase audisi peserta secara langsung di empat kota : Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya selama dua bulan, kompetisi band Rockin" Battle akhirnya sampai pada tahap bandcamp. Digelar selama dua hari di Rancamaya, Bogor, Jawa Barat selama dua hari pada awal pekan ini dan akhirnya menghasilkan delapan band yang bertahan dan layak menjadi finalis.

Delapan band ini adalah yang tersisa setelah lebih dari 1200 pendaftar tercatat dalam basis data kompetisi ini sejak dibuka pada 5 Desember 2016 lalu dan ditutup pada 5 Februari 2017. Dari ribuan pendaftar, akhirnya tersaring menjadi 40 band melalui hearing session dan kemudian tersaring lagi menjadi delapan setelah melewati fase Live Audition.

Akhirnya, delapan band terpilih ini di antaranya Meets After The Storm (M.A.T.S), GHO$$, Jakarta Blues Factory, Kasino Brothers, Equaliz, The GRGTZ, Killa The Phia, dan Radioaktif. Dalam fase bandcamp, kedelapan band finalis yang kemudian disebut The Mighty 8 akan dikarantina, diberikan pelatihan, serta sejumlah sesi yang bersifat sharing satu sama lain.

Hadir sebagai pemateri, tentu saja keempat juri Rockin" Battle : Ian Antono (gitaris God Bless), Stevi Item (gitaris Andra & The Backbone dan Deadsquad), Stephan Santoso (arranger, produser, gitaris Musikimia), dan Iman (vokalis-gitaris J-Rocks).

Selain itu hadir pula Managing Director MegaPro Communication, Albert Widjaja, Ketua Sentra Lisensi Musik Indonesia (SELMI) Jusak Irwan Sutiono, manajer Rocket Rockers dan Revenge The Fate, Mochamad Andika Agustiansyah, dan seorang pemateri kejutan, yang tiba-tiba mengisi di malam pertama fase bandcamp, vokalis God Bless dan Gong 2000, Achmad Albar.

Kedatangan legenda rock sekaligus tandem Ian Antono dalam band tersebut cukup membuat lima puluhan peserta bandcamp tercengang dan langsung membombardir sang legenda dengan sejumlah pertanyaan kritis mengenai musik.

Salah satu peserta dari band rock asal Jogjakarta, Kasino Brothers misalnya bertanya soal bagaimana membentuk karakter sound God Bless, ketika awal mula band tersebut terbentuk. Achmad Albar pun tak segan membocorkan rahasia dapur bandnya yang kini telah berusia 43 tahun tersebut.

"Untuk pertama kali, tiru saja dulu. Misal suka dengan musik suatu band, ya tiru saja dulu, kejar sound-nya. Seperti saat kami album pertama, tentunya juga banyak pengaruh dari The Beatles dan juga The Rolling Stones," ungkap Albar saat memberikan materi.

Ada pula peserta yang menanyakan soal energi di atas panggung. "Bagaimana menjaga penampilan di atas panggung, baik ketika penonton sedang banyak ataupun sedikit? Padahal kan penonton itu kan energi buat kami yang ada di atas panggung," tanya Diego, vokalis dari band GHO$$.

"Jawabnya ya harus profesional. God Bless juga pernah mengalami penonton sebanyak di stadium, juga pernah tampil di hadapan penonton sedikit. Ya, penonton nggak mau tahu. Mereka sudah bayar, sudah datang untuk menonton kamu, ya kamu harus tampil semaksimal mungkin," ujar pria yang akrab disapa Iyek ini.

Berlangsung selama dua hari, fase bandcamp Rockin" Battle pun ditutup dengan acara "Super Jamming Session" di hari kedua (18/4) dimana masing-masing band saling bertukar personel dan bertemu untuk saling jamming bebas.

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. 10 Film Indonesia Terbaik 2016
  3. Killing Me Inside Kolaborasi dengan Aiu eks-Garasi, Rilis Single Baru “Fractured”
  4. Harry Styles: Superstar Pop Dunia
  5. Saksikan Video Musik Terbaru Monita Tahalea, “Hai”

Add a Comment