Kunto Aji, Eva Celia, Jordy Waelauruw Gelar Tur Bersama ke Enam Kota

Bertajuk '3 Cerita, 1 Ruang' dan akan memakan waktu sepuluh hari

Oleh
Jordy Waelauruw, Eva Celia, dan Kunto Aji (dari kiri) Rigel Haryanto

Tiga musisi muda tanah air Kunto Aji, Eva Celia, dan Jordy Waelauruw dikabarkan bakal menjalankan tur bersama-sama ke enam kota yang diberi tajuk MLDSPOT Intimate Tour "3 Cerita, 1 Ruang".

Berjalan mulai 6 Mei mendatang, tur ini akan menyambangi kota-kota yang terdiri dari Surabaya, Malang, Yogyakarta, Semarang, Bandung, dan Jakarta. Total Aji, Eva, dan Jordy akan menjalani tur dengan rentang waktu sepuluh hari, termasuk perjalanan darat menggunakan satu bus yang sama.

Surabaya menjadi titik pertama, lokasi tepatnya Visma Art Gallery, pada 6 Mei. Lalu disusul Vargo Kitchen, Malang pada 8 Mei. Mereka kemudian bertolak ke Yogyakarta untuk konser di Langgeng Art Foundation pada 10 Mei. Semarang menjadi tujuan selanjutnya lewat konser di Semarang Gallery pada 12 Mei. Dua kota terakhir, Bandung dan Jakarta, kebagian masing-masing di Maja House pada 14 Mei dan Teater Salihara pada 16 Mei.

Ada pun tiketnya dijual secara eksklusif melalui aplikasi G0-Tix. Tiket berstatus pre-sale sudah bisa dipesan dari Selasa (18/4) hingga Kamis (20/4) mendatang.

Aji, Eva, dan Jordy menjanjikan pertunjukan intim pada setiap titik tur ini dengan materi album pertama masing-masing sebagai suguhan utama. Harapan ketiga musisi ini agar album perdana masing-masing bisa didengar seluas mungkin menjadi kesamaan hingga akhirnya mereka memutuskan tur bersama. Aji dengan album Generation Y (2015), Eva lewat And So It Begins (2016), dan Jordy yang segera merilis Standstill dalam waktu dekat.

"Setelah bertemu dan ngobrol lebih jauh dengan Eva Celia dan Jordy Waelauruw, ternyata kami bertiga punya frekuensi yang sama dalam bermusik. Bagaimana kami memperlakukan musik, terlebih kepada karya-karya yang kami buat," ujar Aji melalui rilis pers yang diterima Rolling Stone.

Ia melanjutkan, "Saya, Eva, dan Jordy juga sama-sama menjalani album pertama yang punya cerita masing-masing di baliknya dan terus mencari ruang untuk menyebarkannya. Adanya persamaan ini membuat ide awal saya berkembang menjadi sebuah tur."

Pemilihan ide konser intim sendiri tidak lepas dari kepercayaan ketiganya tentang energi yang tersimpan dalam suatu pertunjukan yang relatif tak berjarak antara pengisi acara dan penonton. Menurut mereka, energi tersebut nantinya mampu menggaungkan karya dan semangat mereka secara lebih luas lagi.

Oleh karena itulah mereka memilih galeri sebagai tempat pertunjukan dengan jumlah penonton yang dibatasi hingga dua ratus orang saja.

"Saya pribadi percaya kalau intimate tour ini tidak hanya bisa memberikan pertunjukan yang impactful melalui passion, cinta, dan kejujuran yang saya letakkan dalam lagu-lagu yang saya bawakan nanti. Lebih lanjut lagi, saya bisa membangkitkan semangat independen untuk jujur dalam berkarya kepada audiens," ungkap Eva Celia yakin. (rn)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. Grass Rock, Steven Jam, SATCF Siap Ramaikan RadioShow di Kota Malang
  2. 24 Kota Merayakan Record Store Day 2017 di Indonesia
  3. Alvin Eka Putra: Bermusik dengan Sikap Mental Positif
  4. Kelompok Penerbang Roket dan Mooner Dijadwalkan Tampil di Australia
  5. Unit Post-Punk Pendatang Baru Ibu Kota, Pelteras, Rilis Dua Lagu dalam Format Kaset

Add a Comment