Bruce Langhorne, Inspirasi Bob Dylan Untuk Lagu "Mr. Tambourine Man", Meninggal di Usia 78 Tahun

Sang gitaris bermain untuk album Bob Dylan penting, 'Bringing It All Back Home'

Oleh
Bruce Langhorne BruceLanghorne.com

Bruce Langhorne, musisi folk dan gitaris sesi yang menginspirasi lagu klasik Bob Dylan berjudul "Mr. Tambourine Man", meninggal dunia pada Jumat (14/4) lalu di rumahnya yang terletak di daerah Venice, California, AS. Ia berusia 78 tahun.

Teman Langhorne, Cynthia Riddle, mengonfirmasi kematian sang gitaris kepada New York Times; mengatakan bahwa gagal ginjal adalah penyebab kematiannya.

Lagu pertama Langhorne yang direkam bersama Dylan adalah "Corrina, Corrina" dan single perdana Dylan "Mixed Up Confusion" untuk sesi album The Freewheelin" Bob Dylan. Dia kemudian memegang peranan lebih penting dalam album Bringing It All Back Home, menjadi gitaris utama pada lagu-lagu seperti "Subterranean Homesick Blues", "Maggie"s Farm", dan "Outlaw Blues", serta menyediakan countermelody penting untuk lagu "Mr. Tambourine Man".

"Jika Bruce bermain untukmu, hanya itu yang kau butuhkan untuk melakukan apa pun," tulis Dylan dalam otobiografinya, Chronicles Volume One.

Langhorne juga mendapat kredit sebagai inspirasi Dylan ketika menulis "Mr. Tambourine Man", lagu legendaris yang kemudian menjadi hits besar untuk The Byrds.

"'Mr. Tambourine Man', saya pikir, terinspirasi dari Bruce Langhorne," tulis Dylan pada catatan pinggir box set Biograph-nya. "Bruce bermain gitar dengan saya di banyak rekaman awal. Pada satu sesi, [produser] Tom Wilson memintanya bermain tamborin. Dan dia punya tamborin yang besar. Sangat, sangat besar. Sebesar roda kendaraan. Dia bermain, dan pemandangan dia bermain tamborin melekat di kepala saya. Dia memiliki karakter menarik. Saya tidak tahu apakah saya pernah mengatakan hal ini kepadanya."

Selain bekerja sama dengan Dylan--termasuk pula penggarapan soundtrack untuk film Pat Garret & Billy the Kid--Langhorne juga merekam lagu bersama Joan Baez, Judy Collins, Richie Havens, Gordon Lightfoot, Tom Rush, Richard & Mimi Farina, dan banyak lagi lainnya.

Dalam sebuah catatan pada The New York Times, Langhorne juga dilaporkan pernah bermain dengan legenda folk Odetta pada demonstrasi 1963 di Washington, bermain sebelum Martin Luther King, Jr. membacakan pidato "I Have a Dream" yang terkenal. (im/rn)

Editor's Pick

Most Viewed

  1. Kisah di Balik Tur Konser Keliling Dunia Raksasa Metallica
  2. Ed Sheeran Angkat Bicara tentang Perseteruan Taylor Swift dan Katy Perry
  3. Album Debut Eleventwelfth Dirilis Ulang di Jepang
  4. Grup Folk Rock asal Bandung, Rusa Militan, Merilis Album Perdana
  5. Saksikan Video Musik Terbaru Monita Tahalea, “Hai”

Add a Comment