Chuck Berry Dimakamkan di Kampung Halamannya

Upacara penghormatan secara terbuka dan tertutup untuk publik dilakukan untuk sang legenda rock, menampilkan Gene Simmons, Paul Shaffer dan lainnya

Oleh
Chuck Berry saat tampil di Long Beach Blues Festival pada 1997. Masahiro Sumori

Chuck Berry akhirnya dimakamkan pada Minggu (9/4) lalu dengan serangkaian upacara pemakaman di kampung halamannya St. Louis, Missouri, AS. Sang legenda musik wafat pada 18 Maret lalu di usianya yang ke-90 tahun.

Sejak minggu pagi buta, ratusan penggemar mulai memadati barisan iringan pawai untuk acara penghormatan terbuka bagi Berry yang akan dilangsungkan selama empat jam. Jenazah Berry, yang dikenakan jas putih, kemeja berpayet ungu, dan topi kapten ikoniknya disemayamkan bersama gitar Gibson ES-335 warna merah miliknya.

Sebuah karangan bunga berbentuk gitar, yang dikirimkan oleh band The Rolling Stones turut menemani di samping peti mati Berry, seperti dilaporkan St. Louis Post-Dispatch. "Terima kasih atas inspirasinya. Dengan kenangan terindah, Mick, Keith, Charlie dan Ronnie, The Rolling Stones," demikian tertulis pada kartu ucapan.


Selain itu ratusan penggemar juga turut mengantre untuk mendapatkan satu dari 300 tiket untuk bergabung bersama teman-teman, keluarga, dan rekan sesama musisi Berry di upacara tertutup pada sore harinya di tempat yang sama.

Setelah upacara penghormatan terbuka, pemakaman secara tertutup bertajuk Celebration of Life pun dilakukan, dengan Gene Simmons dari Kiss, mantan pemimpin band dalam Late Show Paul Shaffer dan Marshall Chess, putra dari pendiri Chess Records, Leonard Chess, dimana diantara mereka saling memberikan pernyataan untuk menghormati Berry.

Upacara dibuka dengan pidato anggota kongres Missouri William Lacy Clay yang membacakan ucapan yang ditulis oleh mantan Presiden AS Bill Clinton yang pernah mengajak Berry untuk tampil di kedua upacara pelantikan presidennya.

"Dia adalah salah satu pionir rock & roll Amerika terhebat," tulis Clinton. "Dia memikat hati pendengar di seluruh dunia. Musiknya berbicara soal harapan dan mimpi yang kita miliki bersama. Saya dan Hillary tumbuh besar mendengarkannya."

Gene Simmons yang awalnya tidak berencana berbicara pada upacara, akhirnya mengambil alih podium dan berterima kasih kepada Berry, "Tanpa Chuck Berry saya tidak akan berada di sini saat ini, juga semua yang hadir, sesuatu yang menjadi besar dan disebut rock & roll dimulai oleh seorang pria yang hanya ingin membuat orang-orang merasa senang dan melupakan kemacetan di dunia dan semuanya," tutur Simmons dengan nada emosional.

"Dia mendobrak batas yang tak satu pun dapat menduganya. Chuck, dia mengubah sedikit lebih banyak hidup anak laki-laki dan perempuan kulit putih daripada semua politikus dengan ocehannya," imbuh pemain bass Kiss ini. "Mungkin Chuck mengatakannya dengan sangat baik: 'Roll over Beethoven, tell Tchaikovsky the news.'." Rapatkan lututmu, tundukkan kepalamu, Chuck Berry yang hebat kini telah berpulang."

Shaffer menyebut Berry sebagai orang "yang menemukan rock & roll," sementara Presiden Rock and Roll Hall of Fame, Joel Peresman mengakui bahwa "sejak bata pertama, semua yang dibangun adalah berdasarkan Chuck Berry," yang mana dirinya adalah satu diantara yang pertama dilantik di Rock Hall.

Sebuah surat penghormatan juga ditulis oleh Paul McCartney – "Sebagaimana yang mungkin Anda ketahui, Chuck adalah sebuah pengaruh yang besar bagi saya dan rekan-rekan saya, dan saya selalu tetap menjadi seorang penggemar dari musik-musik hebatnya," tulisnya – begitu pula surat dari Little Richard dibacakan untuk para pelayat.

Di dalam rangkaian Celebration of Life, Themetta "Toddy" Berry, istri Chuck selama 68 tahun, turut menuliskan sepucuk surat untuk mendiang suaminya :

Diantara para penampil pada upacara penghormatan bagi Berry, termasuk di antaranya Johnny Rivers, yang memiliki hits di awal enam puluhan dengan menggarap ulang lagu Berry "Memphis" dan "Maybellene" serta memainkan "Blue Suede Shoes" dalam upacara tersebut, termasuk pula dua cucu Berry dan beberapa anggota dari band pengiring Berry, termasuk Billy Peek, yang menyumbang "Johnny B. Goode". (mz/wnz)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. 20 Lagu Indonesia untuk Kaum Buruh
  2. [Exclusive] Emir Hermono Merilis Album '3 AM in Jakarta'
  3. Movie Review: Guardians of the Galaxy Vol. 2
  4. Stars and Rabbit Siap Menjalani Tur Konser Asia 2017
  5. Damon Albarn Bicara tentang Album Terbaru Gorillaz yang Penuh Bintang dan Masa Depan Blur

Add a Comment