Komikus Ardian Syaf Mengumumkan Berhenti Bekerja Untuk Marvel

Setelah desakan orang banyak di media sosial

Oleh
Ardian Syaf. Facebook.com/Ardian.Syaf

Komikus yang sedang hangat diperbincangkan, Ardian Syaf mengumumkan bahwa kariernya telah berakhir. Melalui status Facebook, ia menyampaikan telah menerima konsekuensi dari tindakan yang dia lakukan. Ia juga berharap tak ada lagi hinaan, kebencian, sampai debat yang tertuju pada dirinya.

Ardian Syaf menjadi pusat perbincangan setelah easter egg (pesan tersembunyi yang tidak ada hubungannya dengan karya dasarnya) dalam ilustrasinya untuk komik X-Men Gold #1 dibahas oleh para pembaca komik di Amerika Serikat. Sang komikus memasukkan tulisan "QS 5:51" di kaos karakter Colossus dan juga tulisan '212' di beberapa tempat yang menjadi latar belakang adegan. Para penggemar asal Amerika Serikat mencari surat Al-Quran tersebut dan membacanya sebagai pernyataan anti-Semit dan anti-Kristen.

Komik X-Men Gold #1 dirilis di awal April 2017. Obrolan mengenai easter egg tersebut bermula dari seorang pembaca di forum reddit bernama akun wdowney yang melempar pertanyaan mengenai arti surat tersebut. Kemudian makin viral ketika akun Twitter @diekarasu menuding Marvel tidak mendukung toleransi dengan easter egg yang ditanamkan oleh Ardian Syaf. Berita semakin menyebar ketika menjadi konsumsi media komik Amerika Serikat seperti comicbook.com dan bleedingcool.com.

Semenjak ramai dibicarakan, komikus Indonesia maupun Amerika Serikat ikut berkomentar mengenai kejadian ini. G. Willow Wilson, penulis cerita Ms. Marvel (karakter superhero muslim pertama) mengutuk tindakan yang dilakukan Ardian Syaf melalui cuitan, "Yeah pardon my French but f**k this guy. Kiss your career goodbye." Ia kemudian menulis di tumblr resminya untuk meluruskan pemahaman mengenai surat Al-Quran yang dikutip dan apa konteks dari surat tersebut.

Sedangkan dari Indonesia, komikus Ario Anindito yang juga telah menggambar beberapa kali untuk Marvel menyampaikan keprihatinannya. Lewat Twitternya, ia berkata "Saya menyukai karya Ardian Syaf, tapi saya pikir apa yang ia lakukan untuk buku X-Men terbaru sangat tidak menghormati dan tidak profesional."

Komikus Indonesia lainnya yang juga bekerja untuk Marvel, Admira Wijaya dalam komentar Facebook yang kemudian beredar di Twitter mengatakan kalau dia ditanyai oleh penyuntingnya mengenai kemungkinan ia juga memasukkan easter egg.

Dari pihak Marvel, perusahaan sudah mengatakan akan melakukan tindakan indisipliner mengenai tindakan Ardian. Dalam pernyataan yang disebarkan lewat comicbook.com, mereka menyatakan keresahannya. "Karya gambar yang menjadi bahan perbincangan dalam X-Men Gold #1 dimasukkan tanpa pengetahuan mengenai arti yang banyak beredar. Referensi tersebut tidak merefleksikan pandangan dari penulis, penyunting atau siapapun di Marvel dan merupakan paham yang berseberangan dengan pandangan komik-komik Marvel dan apa yang ingin X-Men sampaikan sejak pertama kali dibuat. Karya gambar tersebut akan dihapus dari cetakan yang akan datang dan versi digital. Aksi indisipliner akan dilakukan."

Penulis cerita untuk X-Men Gold #1 Marc Guggenheim tidak berkomentar mengenai tindakan Ardian Syaf. Di akun Twitternya, ia hanya memberi tautan mengenai pernyataan Marvel. Sementara di situs resmi toko komik Marvel, X-Men Gold #1 sudah tidak bisa dibeli versi digitalnya.

Rolling Stone Indonesia telah mengontak Ardian Syaf untuk meminta keterangan tentang hal ini namun hingga berita ini diturunkan tidak direspons.

Editor's Pick

Add a Comment