Rilis Album Mini, Mantan Anggota Midnight Quickie Akui Tak Pernah Hengkang dari Grup Lamanya

Sambil menjalankan duo pop elektronik Wizard, DJ Aydra bersolo karier dengan merilis EP 'Rule Together'

Oleh
DJ Aydra. Dok. Aydra

Jaya Aydra, DJ sekaligus produser musik yang dulu tergabung dalam kolektif pop elektronik Midnight Quickie, baru-baru ini melanjutkan karier bermusiknya seorang diri dengan meluncurkan album mini bertajuk Rules Together.

Dirilis pula secara mandiri melalui beberapa platform digital seperti iTunes dan Spotify, album mini ini berisi tiga buah lagu baru dengan musik dance namun masih memiliki sentuhan R&B dan urban pop yang kental di dalamnya.

Hadir Arief Muhammad, vokalis grup Rumahsakit mengisi suara pada lagu "Something to Believe In". Sementara dua lagu lainnya : "Rule Together" dan "Your Love is All I Need" masing-masing dikerjakan Aydra bersama dengan penyanyi Trichia Clar dan grup vokal Jakarta Soul System.

"Rule Together ini bukan lagu-lagu move on. Formula komposisi musik nya masih sama, good vibes, lirik positif, dan friendly keys. Album mini yang bisa dinikmati bareng teman-teman, saat hangout bersama menghabiskan quality times," ungkap Aydra melalui surat elektronik.

Mengaku merilis album mini bukan untuk mengalihkan diri dari Midnight Quickie, Aydra justru menyatakan dirinya tidak pernah hengkang dari grup yang kini menyisakan Charita Utamy dan Irsan Ramadhan itu.

"Aydra sendiri nggak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Aydra keluar dari MQ (Midnight Quickie). Kalo nama Aydra sudah nggak ada di bio MQ, mungkin bisa ditanya ke Angga (manajer MQ)," jelasnya tegas.

"Gue sangat mencintai Midnight Troops, mereka orang yang berjasa dalam karier musik gue, I respect them a lot. Jadi jangan pernah mempertanyakan komitmen ke gue, karena MQ sendiri adalah rumah gue. I never said I"m leaving, never was, never will. Tapi ini adalah momen dimana its time to say goodbye," lanjutnya lagi.

Aydra sendiri mulai terlihat tak bersama grup yang turut dia dirikan tersebut sejak dirinya mengikuti salah satu program televisi swasta, yang mengharuskan sang DJ menjalankan duo baru bersama solois Wizzy, dan menggunakan nama Wizard di sepanjang acara itu.

"Its a funny thing knowing 90 persen karya dari Midnight Quickie kurun waktu 2011 hingga 2015 adalah bikinan gue dan sekarang masih ada beberapa yang dibawakan mereka, dan gue belom dapat sharing royalty apa-apa sampai detik ini. But that"s okay, as long as Midnight Troops bahagia, I"m totally happy," ungkapnya.

Dikonfirmasi soal semua pernyataan Aydra tersebut, manajemen Midnight Quickie, diwakili Angga tak berkomentar apapun. "No comment ya mengenai komentar itu," ujarnya singkat ketika dihubungi melalui aplikasi obrolan.

Lantas keputusan Aydra untuk merilis album mini solo saat ini tak membuat dirinya meninggalkan duo pop elektronik miliknya, Wizard. Menurutnya, Wizard masih berjalan dan sedang melakukan proses rekaman untuk materi-materi baru.

"Selama bermusik EDM sejak tahun 2009 gue selalu ngajak teman untuk bikin grup atau duo. Belum pernya mencoba solo. Di tahun 2016 akhir lalu, datang lah kesempatan itu, setelah gue ikutan The Remix kan dipasangkan dengan Wizzy," jelasnya.

Sebelum merilis mini album Rule Together ini, Aydra sempat merilis satu album penuh bersama Midnight Quickie bertajuk Being Bad Feels Good pada 2014.

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. Killing Me Inside Kolaborasi dengan Aiu eks-Garasi, Rilis Single Baru “Fractured”
  3. Harry Styles: Superstar Pop Dunia
  4. Grup Folk Rock asal Bandung, Rusa Militan, Merilis Album Perdana
  5. Jazz Gunung Bromo 2017 Siap Diselenggarakan

Add a Comment