Film-film Studio Ghibli Akan Ditayangkan di Jaringan Bioskop Indonesia

Empat puluh lima layar bioskop di tujuh belas kota di tanah air

Oleh
Salah satu adegan di film karya Studio Ghibli, 'Spirited Away' (2001) Studio Ghibli

Film-film terpopuler Studio Ghibli, studio animasi pemenang Academy Award asal Jepang akan ditayangkan di empat puluh lima layar bioskop di tujuh belas kota di Indonesia. Perilisan film-film tersebut di bioskop Indonesia diprakarsai oleh Kaninga Pictures dan Hakuhodo DY media partners, dengan Studio Ghibli sebagai pemberi lisensi, bekerjasama dengan jaringan bioskop terbesar di Indonesia, Cinema 21.

Film-film yang diputar adalah Spirited Away, My Neighbour Totoro, Ponyo, Princess Mononoke, dan Howl"s Moving Castle. Untuk film pertama yang diputar adalah Spirited Away dengan jadwal tayang mulai 1-7 April 2017. Menyusul My Neighbour Totoro pada Mei 2017, Ponyo pada Juli 2017, Princess Mononoke pada Agustus 2017, dan Howl"s Moving Castle pada September 2017.

Bisa dibilang pemutaran secara luas ini akan menjadi yang pertama kali untuk publik Indonesia. Karena biasanya film-film Studio Ghibli hanya ditayangkan secara terbatas di kota tertentu atau pada acara khusus seperti festival film dan pekan kebudayaan.

"Studio Ghibli memiliki penggemar setia dari seluruh penjuru dunia karena film-film mereka memiliki kualitas animasi yang memikat dan cerita yang sarat nilai, mulai dari kecintaan terhadap keluarga, kelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan perempuan," ungkap Willawati, CEO Kaninga Pictures melalui rilis pers yang diterima Rolling Stone. "Kami berharap film-film Studio Ghibli dapat diterima dengan baik tidak hanya oleh penggemarnya di Indonesia, namun juga oleh masyarakat pada umumnya," lanjutnya.

Informasi lebih lanjut mengenai kota, lokasi bioskop, jadwal penayangan, serta harga tiket dapat ditemukan dengan mengakses situs worldofghibli.id. Saat ini, tiket pertunjukan juga sudah dapat dibeli secara online di situs yang sama.

Penayangan film-film Studio Ghibli di bioskop Indonesia ini memungkinkan terwujudnya bentuk kerja sama yang lebih menarik di masa depan, yang akan menjadi pertama kalinya di Asia Tenggara. Informasi selanjutnya akan diumumkan pada konferensi pers yang akan diselenggarakan pada 30 Maret mendatang.

Editor's Pick

Add a Comment