Sutradara Iran Kecam Pencekalan Muslim oleh Presiden Trump Setelah Menang Oscar

Penyataan Asghar Farhadi dibacakan Anousheh Ansari setelah sang sineas menolak hadir di perayaan

Oleh
Ashghar Farhadi. Hamed Malekpour

Sutradara asal Iran Ashghar Farhadi mengungkapkan perlawanannya terhadap kebijakan pencekalan muslim oleh Presiden Trump dalam penyataan yang dibacakan oleh Anousheh Ansari setelah sang sineas memenangkan penghargaan Best Foreign Language Film untuk The Salesman pada Academy Awards 2017.

Farhadi mengumumkan bahwa dia tidak akan menghadiri perayaan sebagai protes atas pencekalan, yang melarang imigran dan wisatawan dari tujuh negara, termasuk Iran, untuk memasuki Amerika Serikat. Pengadilan Federal kemudian berhasil menghentikan perintah eksekutif tersebut, sementara pemerintahan Trump berjanji untuk menggantinya dengan kebijakan yang sama segera.

Dalam penyataannya, Farhadi berkata: "Saya minta maaf, saya tidak dapat bersama kalian malam ini. Ketidakhadiran saya adalah untuk menghormati orang-orang dari negara saya, dan orang-orang enam negara lain yang tidak dihormati oleh hukum yang tidak manusiawi yang mencekal masuknya para imigran ke Amerika Serikat. Membagi dunia dengan dua kategori "kami" dan "musuh kami" telah menimbulkan rasa takut. Sebuah pembenaran yang licik untuk agresi dan perang. Perang ini mencegah demokrasi dan hak asasi manusia di negara-negara yang telah menjadi korban agresi itu sendiri.

"Para sineas mampu menggunakan kamera untuk menangkap kualitas manusia dan mematahkan stereotip dari berbagai bangsa dan agama. Mereka menciptakan empati antara kita dan orang lain, empati yang kita butuhkan hari ini lebih dari sebelumnya."

The Salesman menandai kemenangan Farhadi yang kedua, setelah sebelumnya memenangkan kategori Best Foreign Language Film pada 2012 untuk A Separation. The Salesman bercerita tentang pasangan di Teheran yang hubungannya mulai berantakan saat membintangi sebuah produksi lokal Death of Salesman dari Arthur Miller.

Dalam resensi film The Salesman, penulis Rolling Stone Peter Travers menuliskan: "Jika kamu tahu film-film Farhadi –dan jika tidak, cari tahu film About Elly, A Separation, dan The Past– Anda tahu Anda berada di tangan seorang seniman film besar. Dia bukan salah satu untuk menggarisbawahi arti dari film-filmnya. Dia melempar penonton ke dalam hal dan meninggalkan kita untuk mengurai maknanya. Ini adalah pujian yang jarang film Hollywood berikan." (rb/wnz)

Editor's Pick

Add a Comment