Tom DeLonge Sibuk Mempersiapkan Buku Non-Fiksi tentang Fenomena UFO

‘Sekret Machines: Gods’ juga ditulis bersama penulis hal-hal gaib, seorang peneliti Peter Lavenda

Oleh
Tom DeLonge. Facebook/Official Tom DeLonge

Mantan gitaris Blink-182 Tom DeLonge akan merilis sebuah buku non-fiksi tentang UFO, Sekret Machines: Gods pada 7 Maret mendatang.

DeLonge menulis Sekret Machines bersama Peter Lavenda yang telah menulis banyak buku tentang sejarah dan hal gaib. Bukunya nanti dibuat berdasarkan wawancara beberapa ilmuwan, insinyur, petugas intelijen, dan pejabat militer. Hal ini bertujuan menantang cara berpikir orang tentang penampakan UFO dan fenomena terkait.

"Sekret Machines adalah tembakan salvo pembukaan pada kepuasan lembaga manusia dimana Fenomena UFO menjadi perhatian," ujar Lavenda. "Ini didesain untuk mengguncang orang-orang mempertanyakan asumsi mereka. Buku ini tidak hanya berisi sebuah fenomena baru –memperlakukan sebagaimana yang diberikan– tapi sebuah pendekatan baru untuk agama yang memandang keras dengan tulisan dan gagasan agama dari seluruh dunia untuk membedakan jejak dari suatu peristiwa yang mengubah kita selamanya."

DeLonge memuji masukan Lavenda: "Ini adalah kemampuannya untuk membingkai sebuah tesis esoteric yang memberi saya amunisi untuk mengatakan dengan jelas subyek itu dan membuat saya masuk ke dalamnya."

Sekret Machines juga akan memuat jawaban Jacques Vallee, seorang ilmuwan komputer dan salah satu penulis terkenal sekaligus peneliti UFO (dia adalah orang yang memberikan inspirasi Claude Lacombe, ilmuwan Perancis dalam Close Encounters With a Third Kind). "Penampakan itu sudah diabaikan para akademisi, ditepis para politisi, disensor gereja, diklasifikasikan militer, dan ditertawakan media," ujar Vallee. "Namun laporan terus datang. Pengalaman yang tidak diketahui hanya diperdalam, memunculkan pertanyaan meresahkan tentang intrusi luar biasa di kilauan dunia modern kita yang dipenuhi mesin yang sesuai dan hiburan dangkal."

Sekret Machines: Gods menjadi buku non-fiksi pertama DeLonge setelah sebelumnya sempat terlibat menulis novel. Buku-bukunya merupakan bagian dari proyek multimedia besar, To the Stars, yang menyibukkan DeLonge setelah keluar dari Blink-182. To the Stars juga termasuk musik dan film, dan DeLonge mengatakan kepada Rolling Stone bahwa dia mendapatkan informasi dari pejabat di industri penerbangan, Departemen Pertahanan dan NASA.

"Ini sulit untuk dipikirkan, "Bagaimana mungkin seorang anak band memiliki akses seperti itu,"" ujar DeLonge. "Ini terdengar gila. Namun karena saya bisa bicara kepada pendengar yang lebih spesifik. Saya memperoleh kepercayaan dari mereka. Saya paham materinya." (rb/wnz)

Editor's Pick

Add a Comment