The Jadugar Mengajak Urun Dana Demi Penerbitan Buku Perdana

Direncanakan rilis pada pertengahan 2017

Oleh
Facebook/The Jadugar

Kolektif pembuat video, The Jadugar berusaha mewujudkan pembuatan buku perdana yang akan menampilkan arsip dari setiap karya mereka. Melalui situs wujudkan.com, semua orang bisa ikut urun dana untuk biaya pembuatan buku.

Buku akan memuat catatan di balik setiap video, sketsa kasar, storyboard, beberapa materi unreleased hingga properti dari video yang belum pernah ditampilkan sebelumnya kepada khalayak luas. Kisah pembuatan video yang dilakukan The Jadugar akan diungkap mulai dari video pertama LAIN "Train Song" pada 2002 hingga 2016.

Arsip tadi akan dirangkai dengan cerita menarik yang dikumpulkan dari pihak-pihak yang pernah menjadi bagian dari sejarah The Jadugar. Mulai dari musisi independen seperti Arian13 dan Cholil Mahmud, musisi nasional seperti Ariel Noah dan Kaka Slank, nama penting pada kancah musik lokal seperti sosok bos Musica Studio's, Bu Acin, yang legendaris hingga kru yang menjadi bagian penting pada setiap karya yang dihasilkan.

Ide untuk membukukan arsip karya The Jadugar sebenarnya sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Namun baru sejak tahun lalu pengerjaan benar-benar dilakukan. "Pelan-pelan mengumpulkan materi arsip yang banyak sekali di rumah. Dan akhir tahun lalu makin lebih serius karena timnya sudah mulai terkumpul dan bekerja. Juga ditambah Gramedia tertarik, jadi makin semangat lagi," jelas Anggun Priambodo, salah satu anggota The Jadugar dalam wawancara bersama Rolling Stone Indonesia.

Buku The Jadugar direncanakan akan terbit sejumlah 2000 eksemplar, 150 hingga 200 halaman dengan harga estimasi Rp 150 ribu. Buku ini akan diterbitkan dan didistribusikan oleh Gramedia Pustaka Utama di kota-kota besar di Indonesia, maupun toko berbasis komunitas di seluruh Indonesia. Ditargetkan buku ini akan terbit pada pertengahan 2017.

Urun dana dilakukan untuk membiayai proses pengarsipan, desain, dan produksi sebelum cetak. Siapa saja bisa menyumbang mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 2 juta. Dengan masing-masing mendapatkan kompensasi yang berbeda. Selama 2 bulan, The Jadugar menargetkan bakal mendapatkan dana sebesar Rp 30 juta.

Tim yang mengerjakan buku adalah creative producer Anggun Priambodo dan Henry "Betmen" Foundation. Tim riset adalah The Youngrrr. Desain grafis dan buku adalah Agra Satria (Mata Studio), sementara editor adalah M. Hilmi.

The Jadugar dikenal lewat video musiknya yang unik. Beberapa yang terkenal adalah video Peterpan "Yang Terdalam", Efek Rumah Kaca "Kenakalan Remaja di Era Informatika", dan NAIF "Dia adalah Pusaka Sejuta Umat Manusia di Seluruh Dunia".

Editor's Pick

Add a Comment