Adipati Dolken Akan Tampil Dalam Film Terbaru Sutradara Edwin, ‘Posesif’

Direncanakan rilis pada pertengahan tahun 2017

Oleh
Muhammad Zaidy, Gina S. Noer, Adipati Dolken, Putri Marino, Edwin, Meiske Taurisa (dari kiri) Ivan Makhsara

Bintang muda Adipati Dolken telah diumumkan bakal berperan pada film Posesif, karya terbaru sutradara arthouse Edwin. Berjenis drama remaja, film ini direncanakan rilis pada pertengahan tahun 2017.

Adipati akan memerankan karakter Yudhis, remaja Sekolah Menengah Atas, yang jatuh cinta kepada atlet loncat indah bernama Lala. Selayaknya cinta remaja, Lala berjanji setia hanya untuk Yudhis selamanya. Namun janji setia ini malah jadi jebakan, karena cinta yang awalnya sederhana dan melindungi ternyata rumit dan berbahaya. Lala pun mengambang dalam pertanyaan: apa artinya cinta? Apakah seperti loncat indah yang bila gagal, harus ia coba lagi atas nama kesetiaan? Ataukah ia hanya sedang tenggelam dalam kesia-siaan?

Berperan sebagai Lala adalah pendatang baru Putri Marino. Putri sebelumnya dikenal sebagai presenter acara televisi My Trip My Adventure. Dalam konferensi pers yang digelar di NuArt Sculpture Park, Bandung pada Selasa (24/1) lalu, Putri menceritakan pengalaman pertamanya bermain film: "Awalnya ada trial and error­-nya. Tapi karena dibantu oleh Edwin dan Adipati, jadi learning by doing."

Produser Muhammad Zaidy menjelaskan, "Film ini berkisah tentang cinta pertama. Bagaimana dua orang terjebak dalam cinta. Perasaan cinta bukan hanya surface, tapi juga bisa rumit dan intens."

Adipati kemudian menambahkan bahwa film ini bisa terhubung ke banyak orang. "Dalam film ini, pasti ada bagian-bagian yang ketika ditonton kalian berkomentar: "Wah, I"ve been there.""

Dalam pengerjaan Posesif, Edwin yang dikenal atas film-film puitisnya mendapat bantuan dari Gina S. Noer (Rudy Habibie dan Habibie & Ainun) dalam tahap penulisan naskah. Mengenai kolaborasi unik ini, Edwin mengatakan: "Saya ingin merasakan bagaimana kerja dengan penulis seperti Gina. Ia punya pengalaman lebih banyak dengan cerita yang bertuturnya lancar."

Sedangkan Gina sudah pernah bekerja dengan sutradara arthouse lainnya, yaitu Faozan Rizal, sehingga proses adaptasinya tidak terlalu sulit. "Kolaborasi dengan Edwin adalah kolaborasi yang menyenangkan. Nggak ada kata berhenti untuk menulis. Selama syuting bisa saja skripnya diganti," ujar Gina.

"Tantangannya adalah eksplorasi visual. Sebagai penulis skenario, saya tidak bisa bekerja semaunya sendiri. Tapi bagaimana agar bisa enak buat sutradara, lalu dicocokkan dengan visi produser. Ibaratnya, Edwin dari kutub utara, saya dari tropis. Jadi bagaimana kami bisa bertemu di titik yang enak buat masing-masing," jelas Gina.

Posesif diproduksi oleh Palari Fims, sebuah rumah produksi yang memiliki visi untuk menghasilkan film-film unik dan berkualitas. Produser film ini adalah Meiske Taurisa (The Fox Exploits the Tiger"s Might, Rocket Rain, Postcards from the Zoo) dan Muhammad Zaidy (Athirah).

Film telah selesai diproduksi setelah melalui dua puluh satu hari pengambilan gambar yang dilakukan di Jakarta dan Bandung. Untuk tahap pasca-produksi, Meiske dan Eddy memproyeksikan pengerjaan pada Februari hingga Mei mendatang. (rn)

Editor's Pick

Add a Comment