Trio Hardcore asal Depok, HURT’EM, Lepas Dua Lagu Sekaligus

Sebagai perkenalan album perdana bertajuk 'Condolence'

Oleh
HURT'EM. Lawless Records

Trio hardcore pendatang baru asal Depok, HURT"EM, merilis dua lagu yang masing-masing berjudul "Deceit" dan "Patronage"; bisa didengar pada laman Soundcloud resmi HURT"EM. Keduanya dirilis lebih cepat sebagai perkenalan album perdana mereka bertajuk Condolence yang siap dirilis 27 Januari mendatang lewat label rekaman independen Lawless Records.

Melalui situs resmi Lawless Records, "Deceit" dan "Patronage" digambarkan sebagai lagu dengan "durasi yang singkat padat, tanpa basa basi, juga nyaris tanpa jeda. "Deceit" menggerus cepat tanpa ampun dan langsung dilanjutkan oleh "Patronage" yang merupakan sebuah anthem untuk headbanging dan fist-throwing."

Rencananya, video musik kedua lagu tersebut akan dirilis pada 20 Januari mendatang.

HURT"EM resmi berdiri sejak Juni 2015 silam. Awalnya band ini diperkuat oleh pemain bas Epan (dari band Deth Krokodil), gitaris Chuky (Slutguts dan Beauty Killed the Beast), dan drummer Syarif (Deth Krokodil). Namun Syarif tidak bertahan lama dan akhirnya digantikan oleh drummer Oces dari band death metal Carnivored. Lalu HURT"EM mengajak Adul dari band grindcore bernama Ancaman untuk mengisi posisi vokal. Mereka berempat kemudian mengerjakan Condolence.

"Kami ingin menulis musik yang agresif dan straight in your face, tapi kami juga ingin membuatnya terdengar melodius tanpa harus kehilangan sisi brutalnya," jelas Epan yang bertindak sebagai penulis lirik.

Proses rekaman album Condolence berjalan dari Agustus hingga Oktober 2015 kemarin. Namun vokalis Adul harus mengundurkan diri setelah selesai menjalani proses rekaman, dan kini posisinya diisi oleh additional Reza (eks-Last Action Hero).

HURT"EM cukup cerdik meramu musik mereka, antara riff gitar hardcore dengan rentetan ketukan drum hyperblast ala musik grindcore. "Bayangkan jika Nasum dan Converge dimasukkan ke dalam sebuat death match, hasilnya mungkin kurang lebih akan seperti HURT"EM," terang pihak Lawless Records. (rn)

Editor's Pick

Related

Most Viewed

  1. SORE Merekam Ulang Lagu Grup Fariz RM dan Erwin Gutawa
  2. Live Review: Mocca x Payung Teduh
  3. Mundur dari Payung Teduh, Is: “Saya Enggak Egois”
  4. Live Review: Elephant Kind X Rock N Roll Mafia
  5. Perpaduan Gairah Musik dan Skateboard di Volcom: Road to Cakrawala

Add a Comment